System Sang Psikopat

System Sang Psikopat
EPISODE 40 - Rumah Hantu (Bagian 1)


__ADS_3

Setelah mengalami beberapa kejadian di siang menjelang sore tadi, Yoga hari ini sedang tidur nyenyak dan tak ingin diganggu oleh siapapun. Ia mengunci pintu kamarnya, padahal kamarnya itu tidak dihuni dengannya sendiri melainkan dengan Leon dan Arthur.


Tok! Tok! Tok!


" Yog... Yoga... bangun woi, aku mau ambil baju. " Leon yang menggedor pintu kamar.


Arthur yang sudah pasrah menggedor pintu kamar, hanya bisa rebahan di depan televisi sambil melihat serial anime.


" Thur, bantuin... Apa kek, jangan nonton mulu. " Seru Leon yang kesal dengan pintu kamarnya yang dikunci.


" Pas kamu mandi, aku dah gedor beberapa kali tuh pintu. Memang mayat tuh anak. " Jawab Arthur yang sedang asyik rebahan sambil memakan keripik kentang.


Jonathan dan Rian yang mendengar kegaduhan dari kamar sebelah langsung keluar dari kamar.


" Kenapa kok berisik malam-malam gini. Orang lagi tidur juga. " Ucap Rian yang masih dalam keadaan ngantuk.


" Ini nih, Yoga ngunci kamar. Orang baru pulang dari kampus, main kunci kamar aja. " Ucap Leon yang kesal.


Jonathan lalu menggedor pintu kamar berkali-kali dan Yoga lalu membukakan pintu. " Apasih, ribut amat malam-malam gini. " Gumam Yoga yang kelihatan masih setengah sadar.


" Makanya jangan dikunci kamarnya. " Jawab Leon dan masuk ke kamar.


Jonathan dan Rian kembali lagi ke kamar untuk melanjutkan tidur sedangkan Arthur masih asyik melihat serial anime di televisi.


Yoga yang masih berdiri di depan pintu kamar mulai ke dapur perlahan-lahan. Ia mengambil segelas air putih dan meminumnya dan kembali lagi ke kamar untuk melanjutkan mimpi indahnya.


Keesokan paginya, hari senin, Yoga berangkat ke kampus karena ia mendapatkan jadwal kelas pagi. Ia juga baru ingat bahwa dua minggu lagi bakal ada ujian tengah semester. Untung saja dia mempunyai sistem dan kecerdasan yang melampaui manusia.


Tapi meski mempunyai kecerdasan yang tinggi, apalah daya kalau yang memakai kecerdasannya itu seperti Yoga. Orang yang hanya memikirkan kesenangan dan kebahagiaan untuk hidupnya sendiri.


Meski begitu, Yoga masih tetap memiliki hati untuk menggerakkan pikirannya menuju ke jalan yang terbaik.


...----------------...


Sesampainya ia di kampus, Yoga mendengar desas-desus dari beberapa mahasiswa yang sedang membicarakan rumah hantu.

__ADS_1


Yoga mendengar sekilas pembicaraan mereka dan langsung duduk di bangkunya. Ia melihat Leon dari tadi sedang asyik memainkan ponselnya, Yoga lalu menegur Leon dan bertanya suatu hal.


" Leon, emang sekarang lagi ramainya orang bahas rumah hantu, ya? Dari gerbang masuk sampai ke kelas, mereka ngomongin rumah hantu. " Ucap Yoga lalu mengambil ponsel milik Leon.


Yoga lalu melihat video penampakan hantu di rumah kosong akhir-akhir ini yang menjadi pembicaraan mereka semua. Rumah kosong itu cukup terkenal dan mungkin sudah tak asing lagi ditelinga masyarakat asli Surabaya. Rumah kosong itu bernama Rumah Hantu Darmo.


" Eh, Yoga... jangan asal main ambil aja. " Ucap Leon yang mengambil balik ponselnya dari tangan Yoga.


Yoga lalu kembali ke tempat duduknya karena dosen sudah masuk ke dalam kelas.


...----------------...


Siang hari, seperti biasanya Yoga pulang sendirian, tapi kali ini ia tidak mengendarai motor antik nya melainkan motor sport nya.


Yoga lalu terhalang dengan dua anak laki-laki yang sedang mengeluarkan motor mereka.


" Bim, ikut challenge yuk. Denger-denger ada youtuber yang ngadain challenge di rumah hantu itu. Katanya sih, yang paling lama bertahan di rumah hantu itu bakalan dapat uang 100 juta. " Ucap seorang mahasiswa bernama Andi yang satu kelas dengan Yoga.


" Eh, menarik tuh. Ikutan yuk. " Jawab Bima yang juga sekelas dengan Yoga.


Belum sampai keluar, Yoga dihalangi dengan Karim dari kelas bisnis.


" Eh, Yog... ikutan challenge yuk. Aku nggak ada temen nih. " Ajak Karim lalu mendekati Yoga.


" Eh... enggak deh. Aku banyak urusan, lain kali aja. " Jawab Yoga dan menstarter motornya.


" Ayolah Yog, hadiahnya lumayan besar lho. Seratus juta, kalo kita menang bisa dibagi dua. " Ucap Karim yang meyakinkan Yoga.


Yoga lalu mematikan motornya dan berpikir sejenak. Sebenarnya Yoga mau aja ikut challenge itu, tapi hari ini ia ada janji dengan Luna untuk jalan-jalan ke pasar malam.


" Kenapa nggak ngajak Luna aja, ya. Dia kan juga selebgram, kalo menang challenge ini, mungkin dapat followers banyak. " Batin Yoga lalu menatap Karim.


" Gimana Yoga? " Tanya Karim yang menunggu jawaban.


" Tidak! Aku lagi ada janji dengan seseorang. " Jawabnya dan menyalakan kembali motornya dan segera pulang.

__ADS_1


" Uhh... siapa lagi yang mau menemaniku. " Gumam Karim lalu mengeluarkan motornya.


...----------------...


Sesampainya di apartemen, Yoga segera naik dan menaruh tasnya di kamar. Setelah itu ia mengganti pakaian dan langsung makan siang, karena tinggal ia sendiri yang belum makan.


Setelah makan, ia duduk di ruang santai bersama dengan yang lainnya. Boys Only


" Katanya mau jalan-jalan sama, Luna. " Ucap Leon yang melihat Yoga duduk di depan mereka.


" Nanti aja... Oh iya, kalian nggak mau ikutan challenge? " Tanya Yoga dengan senyum menatap mereka satu persatu.


" Challenge apa? " Tanya Jonathan.


" Masa kalian nggak tau. " Ucap Yoga.


Mereka hanya menggelengkan kepala sambil mengangkat pundak.


" Challenge dari Youtuber, yang katanya kalo bisa bertahan paling lama bakalan dapet seratus juta. "


Jonathan dan lainnya hanya menatap Yoga dengan tatapan tidak yakin.


" Beneran? " Tanya mereka serentak ke Yoga.


" I-iya, iya nggak tau. Orang anak-anak kampus pada ngomongin ini. " Ucap Yoga yang juga agak ragu.


" Kalo masalah uang sih, aku udah punya. Tapi kalo ikutan challenge, bolehlah. " Ucap Jonathan lalu memainkan alisnya.


" Bener nih, Yog... kalo sampai nggak ada orang disana. Kamu bakalan ku ikat sendirian disana. " Ucap Leon lalu melakukan tos bersama Jonathan dan lainnya.


" Setuju. " Ucap Rian dan juga Arthur.


Yoga menelan ludah karena takut challenge itu hanya omongan belaka. Ia lalu pergi ke kamar dan tidur untuk tidak di ajak oleh mereka.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2