System Sang Psikopat

System Sang Psikopat
Episode 70 | S3


__ADS_3

Di Indonesia, terjadi banyak teror dari seorang ter-oris yang selalu membuat beberapa kericuhan di beberapa tempat. Ter-oris itu juga tak segan-segan menghancurkan gedung perusahaan milik Jonathan. Jonathan dan teman-temannya sangat marah kepada ter-oris yang menghancurkan gedungnya. Namun meski gedung tersebut hancur, tak ada satupun yang menjadi korban dari insiden tersebut. Entah kebetulan atau apa, tebakan dari Jonathan benar-benar tepat jika ter-oris tersebut bukanlah ter-oris sebenarnya.


Semua orang sibuk menangani kejadian yang mereka alami. Berbeda dengan Arthur yang menemukan Yoga di sebuah rekaman yang tak sengaja tertangkap saat Yoga melakukan aksi di festival malam.


Karena hal itu, Arthur pergi dengan diam-diam untuk mencari Yoga ke Jepang. Disaat yang tepat juga, Arthur mendapatkan informasi dari berbagai anggotanya jika Yoga akan melakukan penyerangan ke Yakuza wilayah utara Chiba.


Arthur segera mencari informasi lebih dalam lagi, seperti Yakuza mana yang akan bertemu dengan Yoga pertama kali. Apa yang akan Yoga lakukan jika Yoga telah sampai di tempat markas Yakuza, dan sebagainya.


Akhirnya Arthur menyiapkan cara dan menelpon Madao yang termasuk anggota Yakuza wilayah utara. Arthur berpura-pura menjadi seorang milyader yang akan bekerja sama dengan Madao. Tak lupa pula, Arthur membuat topeng persis menyerupai wajah Yoga.


Karena semua persiapan nya telah selesai semua. Ia tinggal menunggu hari H dan tak sabar melihat ekspresi Yoga yang seperti apa.


Niat Arthur mencari Yoga adalah untuk menghentikan aksi ter-oris yang meneror kota tempat tinggal mereka. Karena hanya satu-satunya Yoga lah yang bisa menghentikan hal tersebut menggunakan sistemnya. Meski yang lain memiliki sistem juga, tapi milik Yoga lebih mengarah ke pemburu sistem. Karena sang ter-oris juga adalah seorang user.

__ADS_1


Kembali ke sisi Arthur yang menceritakan semua kejadian di Indonesia kepada Oga. Oga yang mendengarkan cerita dari Arthur awalnya tak ingin berurusan dengan teman-temannya lagi. Namun ketika dipikir-pikir lagi, Oga menyetujui Arthur karena sistem memberikan misi untuk membantu Arthur.


"Baiklah, jika ingin ku bantu. Tolong bekerjasama denganku terlebih dahulu untuk menyelesaikan misi dari sistem," ucap Oga.


"Baiklah, mohon bantuannya," balas Arthur.


[ Misi diperbarui ]


[ Menerima ajakan Arthur ]


Oga membuka pintu dan langsung disambut oleh Naoki dan Megumi. Tak hanya mereka berdua, ternyata juga ada pengawal club malam ini berdiri bersama Naoki dan Megumi.


Oga yang heran, ia pun bertanya kepada Naoki. "Siapa dia?" tanya Oga.

__ADS_1


Pengawal itu menjawab, "Saya mantan anggota tim Naoki. Nama saya Mitsuhashi."


Oga memutar kedua bola matanya. "Terserah kalian mau berbuat apa," ucap Oga dan tak sengaja melihat seluruh club bersimbah darah.


"Tunggu-tunggu, selama kami di dalam–" Naoki memotong pembicaraan Oga. "Udah kami selesaikan semua. Kami terlalu bosan menunggumu untuk memberikan perintah."


Oga berjalan perlahan menuju pintu keluar. "Yaudah, langsung saja kita ke target selanjutnya," ucap Oga.


"Eh … bentar. Kita langsung kesana? Gila aja, kita ini udah ketahuan dengan seluruh Yakuza di Chiba. Kalau kita lanjutin yang ada kita bakalan terbunuh," tukas Naoki.


"Kau meremehkan aku?" tanya Oga.


Naoki hanya diam dan terpaksa mengikuti Oga. Megumi yang hanya mengikuti kakaknya hanya diam saja dan mengikuti kemana perginya sang kakak. Begitu juga dengan mantan anggota Naoki yang bernama Mitsuhashi.

__ADS_1


Arthur yang masih berdiri tegak, diam di depan pintu hanya tersenyum sembari merapikan rambutnya. "Benar-benar keras kepala," gumam Arthur.


...#### System Sang Psikopat ####...


__ADS_2