
...Season 3 - I'm Not a Hero...
Terlihat seorang pria memakai sebuah kimono berwarna putih dengan bercak naga berwarna biru sedang meminum segelas soda di cafe kecil. Ya, itu adalah aku. Yoga, eh bukan, tapi Higashikata Oga.
Sebenarnya aku sudah mengalami tiga kali kematian selama hidupku. Yang pertama, aku dieksekusi mati. Yang kedua, aku tertusuk pedang karena kecerobohanku sendiri. Dan yang terakhir, aku mati terbakar. Entah perbuatan siapa yang berani membakarku, tapi yang jelas aku kembali reinkarnasi menjadi remaja lagi.
Sesuai ingatanku sih, kematian terakhir itu atas kecerobohan tetangga sebelah kamar penginapanku. Dia waktu itu sedang memasak dan lupa mematikan kompornya.
Tidak, aku hanya bercanda. Aku hanya mati dua kali selama hidupku ini. Tapi karena aku mempunyai sistem untuk membangkitkan kembali, akhirnya aku hidup untuk ketiga kalinya dari dua kali kematian.
Kematian yang ketiga kalinya hanya ku buat buat. Sebenarnya juga, semua korban yang terbakar bukanlah penduduk asli. Melainkan para berandalan yang selalu mengganggu masyarakat sekitar.
Entah mengapa sistem memberiku sebuah misi yang aneh, tidak seperti biasanya. Aku juga mendapatkan update-an baru dari sistemku.
Baiklah, sebelum kalian memasuki kisahku bersama sistem yang baru. Lebih baik kalian mengetahui kejadian kejadian yang kualami akhir-akhir ini.
...----------------...
Beberapa hari setelah aku dihidupkan kembali oleh sistem, aku mendapatkan misi yang aneh yaitu menghilang dari kehidupan.
...[ Misi ]...
...[ Batas Waktu 5 tahun ]...
...[ Menghilang dari kehidupan ]...
...[ Reward ]...
...[ Reinstall System ]...
__ADS_1
Awalnya aku tak paham dengan hadiah yang akan diberikan oleh sistem. Namun setelah dipikirkan kembali, ternyata hukumannya lebih berat dari mengerjakan misinya.
...[ Hukuman jika tidak mengerjakan misi. ]...
...[ Kehilangan kemampuan bicara, kemampuan berjalan, kemampuan melihat, kemampuan mendengar, kemampuan mencium dan semua kemampuan yang host miliki. ]...
Siapa juga yang mau kehilangan semua kemampuannya, itu sama aja seperti bunuh diri tapi dengan perlahan-lahan. Jadi dalam waktu lima tahun yang diberikan oleh sistem. Aku menyelesaikan seluruh studi kuliahku, mengambil gelar sarjana, menjadi CEO diperusahaan milik Jonathan dan menghadiri pernikahan Joseph dan Nana.
Setelah semuanya selesai, barulah aku membuat sebuah drama. Yang dimana seolah-olah aku sedang mencari orang yang ingin bekerjasama denganku untuk membuat game.
Itu hanya bualan semata, sebenarnya aku akan menghilangkan diriku dari kehidupan yang mereka ketahui. Mereka yang kumaksud adalah orang-orang yang mengenalku.
Kebetulan ditempat penginapanku ada berandalan yang sering meminta uang kepada para penginap. Katanya sih, sebagai biaya keamanan.
Tiba-tiba dimalam hari, beberapa penginap mengalami kehilangan barang. Meski tidak begitu berharga, tapi yang jelas barang mereka ada yang hilang. Berarti mereka para berandalan tidak menjaga para penginap, melainkan hanya mengambil uangnya saja.
Aku mulai berpikir semalaman, lalu mendapatkan jawaban ketika sedang berada di panggilan alam. Aku berpikir, kenapa aku tak membunuh mereka saja. Setelah itu membakar tempat penginapan ini dan membuat kematian palsu.
Seluruh para penginap sudah tak ada lagi di kamarnya masing-masing. Aku juga telah mengeceknya satu persatu kamar mereka.
Setelah semuanya kosong, barulah aku memulai keributan kepada seluruh berandalan yang sedang nongkrong di bawah jembatan.
Mereka semua mengejarku hingga sampai ke penginapan, total semua berandalan yang mengejarku ada dua puluh orang. Itu semua sudah cukup untuk membuat berita kebohongan.
Aku membunuh mereka satu persatu dengan mudah, karena memang level bertarung mereka sangat jauh denganku.
Setelah semuanya tumbang, barulah aku membocorkan semua tabung gas dan menyiram seluruh gedung menggunakan bensin.
Aku meletakkan satu mayat di masing-masing kamar, begitu juga dengan kamarku. Aku memasukkan mayat dengan tubuh yang lumayan sama denganku. Tak lupa dengan dompet dan kartu nama sebagai bukti, bahwa aku benar-benar mati.
__ADS_1
Setelah selesai semuanya, barulah aku melemparkan korek api ke dalam kamar yang sudah terisi dengan gas yang bocor. Aku segera melompat dan terjadi sebuah ledakan yang besar.
Lalu datanglah pemadam kebakaran, polisi dan ambulan ke tempat itu. Aku pun pergi dari sana agar jejakku menghilang ikut juga.
Beberapa minggu setelah kejadian tersebut, aku mengecat rambutku menjadi warna silver. Dan aku melamar pekerjaan sebagai seorang pengangguran. Ya, aku tak memiliki pekerjaan.
Tapi aku diberikan tempat tinggal dengan seorang wanita yang bernama 'Mikayo'. Dia adalah mantan hostess dari sebuah cafe yang cukup terkenal di Chiba.
Tapi karena ia sudah lelah dengan pekerjaannya, ia mengundurkan diri dan membuka sebuah cafe kecil. Meski terlihat sederhana, cafe itu sering dikunjungi dengan orang-orang yang memiliki nama di kota itu.
" Oga, sudah berapa botol kau minum? "
Suara itu tak asing ditelingaku, itu adalah suara Mikayo. Seketika lamunanku tertepis akibat suara itu.
" Oga-chan, sudah berapa botol kamu minum? "
Sudah berapa botol yang ku minum, ya? Ah tidak, ternyata aku meminum alkohol bukan soda.
...### System Sang Psikopat ###...
.
.
.
.
.
__ADS_1
Kalian yang sudah membaca sampai sini pasti agak bingung dengan plot cerita. Sebenarnya memang agak ribet plot cerita dari season 3 ini. Soalnya bakal nyambung dengan novel berjudul 'Impossible System' yang udah upload dari kemarin.
Mungkinkah Yoga bakal bertemu dengan pemeran utama di novel sebelah atau mungkin malah menjadi musuhnya. Jangan lupa dibaca keduanya dan jangan lupa dukungannya. :)