System Sang Psikopat

System Sang Psikopat
EPISODE 28 - Penjara yang menakutkan


__ADS_3

Setelah menaiki mobil dan dibawa menuju ke sel tahanan, Yoga mendapatkan notifikasi [Sistem Telah di Perbarui] yang membuat Yoga tersenyum-senyum sendiri. Ia juga melihat beberapa skill yang diperbarui dan ada skill yang dihilangkan oleh sistem. Skill yang dihilangkan oleh sistem adalah Necromancer dan Illusioner, karena Yoga tak dapat menggunakan skill itu dengan baik makan dengan otomatis skill itu dihapus dengan sistem.


Namun sebagai gantinya, ia mendapatkan title dari sistem sebagai pembunuh sistem. Yoga membuka menu [Status] dan ternyata benar, ia mempunyai title sebagai seorang pembunuh sistem.


...[STATUS]...


...NAMA : YOGA...


...UMUR : 20...


...JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI...


...KEKUATAN : 98/100...


...KECERDASAN : 120/120...


...KECEPATAN : 100/250...


...KETAHANAN : 120/250...


...TITLE : SYSTEM KILLER...


...____~~~____...


Dua polisi yang duduk disebelah Yoga nampak bingung dengan Yoga yang memainkan jarinya. Mereka tak menghiraukan dan terus fokus untuk menjaga Yoga agar ia tak berbuat apa-apa.

__ADS_1


Polisi yang berada disebelah kanan Yoga mendekat dan berbicara kepadanya.


" Jean. " Ucapnya dan memberikan tangan.


" Yoga. " Balas Yoga dan menerima tangan Jean.


Polisi yang disebelah kiri Yoga melirik dan mendekat ke Yoga juga. Ia melepaskan borgol Yoga dan membiarkan Yoga untuk tetap tenang.


" Aku Arman, kami harap bisa bekerjasama denganmu. " Ucapnya dan memberikan tangan ke Yoga.


Yoga menerimanya dan menatap senyum ke mereka berdua.


" Kami adalah orang suruhan dari Joseph, kami disuruh untuk menjagamu hingga sampai ke penjara Dragon Cage. " Lanjut Jean sambil melihat jalanan.


" Hah! Dragon Cage? Aku kira Nusa Kambangan. " Kaget Yoga yang mendengar ia akan dibawa ke Dragon Cage.


Tak hanya itu saja, letak Dragon Cage berada di tengah laut. Tepatnya di dekat sebuah gunung yang masih aktif. Penjara itu juga dikelilingi dengan lahar, sehingga tahanan tak bisa kabur meski penjara dibiarkan terbuka.


" Kalian yakin mengirim ku ke sana? " Tanya Yoga yang agak ketakutan mendengar Dragon Cage.


Mereka berdua menganggukkan kepala dan menyandarkan tubuh di kursi mobil. Sedangkan Yoga masih berpikir bagaimana ia bisa bertahan selama lima tahun di penjara itu. Yoga melamunkan ingatan bersama teman-temannya, seharusnya ia hari ini berangkat kuliah dan menjawab semua pertanyaan dari dosen. Namun lamunan itu terhenti karena polisi yang bernama Jean mengajaknya berbicara.


" Yoga... Kau tahu aturan yang ada di Dragon Cage? "


Yoga menggelengkan kepala.

__ADS_1


" Disana tidak ada aturan apapun, namun disana hanya ada hukum rimba. "


Yoga berfikir sejenak dan mencari informasi tentang Dragon Cage dengan virtual phone di sistemnya. Ia membaca sebuah artikel yang berisi tentang seorang tentara yang masuk ke Dragon Cage akibat mengkhianati negara dan diberi hukuman selama lima tahun penjara. Tapi tak sampai lima tahun, ia dikabarkan meninggal dunia akibat tusukan besi di bagian dadanya.


Yoga juga membaca artikel tentang seorang pemuda yang membunuh menteri pendidikan. Lalu pemuda itu dimasukkan ke Dragon Cage, namun tak sampai sebulan. Berita tentang kematiannya langsung tersebar di media. Yoga lalu bertanya kepada Jean untuk mendapatkan informasi yang lebih dalam.


" Ehem... Jean. " Panggil Yoga.


" Apa? " Balas Jean.


" Apa benar penjara disana tak ada penjaganya? " Tanya Yoga sambil menatap lampu merah.


" Bukannya tak ada penjaga, pos penjaganya hanya berada di luar kawasan penjara. Sedangkan yang membawa bahan pangan dan tahanan baru adalah sipir khusus yang sudah dilatih selayaknya seorang tentara khusus. " Jawab Jean.


" Kau bilang disana memakai sistem hukum rimba. Dan yang paling menarik, kenapa semua tahanan yang masuk kesana diberi masa tahanan lima tahun penjara? Bukankah tidak adil untuk seorang tahanan yang hanya membunuh seorang Menteri. " Ucap Yoga yang membuat Jean dan Arman menatap dirinya.


" Itu karena jika kau mampu membunuh para monster disana, kau akan dibebaskan meski belum waktunya kau bebas. Itulah mengapa semua tahanan yang dimasukkan kesana diberi waktu lima tahun. Siapa juga yang bisa bertahan selama itu disana. Bahkan tentara khusus pun tak dapat keluar dengan mudah dari sana. " Sahut Arman yang tadinya mendengar percakapan Yoga dan Jean.


" Lalu bagaimana dengan dirimu? Apakah Joseph salah memilih seseorang? Kau saja hanya seorang pembunuh yang membela diri. " Ucap remeh Jean sambil menatap remeh Yoga.


" Hei kalian, jangan terlalu berisi. Aku tak fokus untuk menyetir. " Ucap seorang supir yang mendengar pembicaraan mereka sedaritadi.


Mereka sampai di pelabuhan dan mobil langsung masuk ke kapal feri. Yoga diturunkan untuk menikmati sejenak pemandangan laut sebelum memasuki penjara yang menakutkan. Jean memberi Yoga sebatang rokok namun Yoga menolaknya. Karena memang, Yoga menjaga tubuh ini agar pemilik sebelumnya tenang di alam sana.


Yoga berdiri ditepi pagar penghalang dan melihat lumba-lumba yang sedang melompat mengikuti kapal yang berlayar. Ia menghirup udara yang masih segar dan menikmati perjalanannya sebelum memasuki area pembunuhan.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2