Syurga Untuk Adibah

Syurga Untuk Adibah
Bab13 ~ Makan Malam Bersama Keluarga Yuda


__ADS_3

Keesokan paginya .


Di kediaman purwanto, mereka berdua sedang sarapan pagi bersama tanpa minah lagi, bukan sedih yang dirasakan purwanto . Dia semakin bersyukur karna telah menemui celah penghianatan dari istrinya, andai saja yuda tidak bertindak mungkin dia akan tetap dibodohi hingga saat ini karna kesibukannya dikantor membuat mata dan hatinya buta .


Adibah yang merasa hatinya berbunga-bunga sejak semalam pun mempunyai semangat yang begitu ektra dipagi ini, purwanto pun heran melihat ponakannya begitu lahap menyantap sarapan pagi bersamanya .


"Tumben kamu makannya lahap nak? biasanya cuma makan roti saja udah kabur ajaa hehe" Tanya purwanto heran .


"Iya om, mungkin adibah lagi laper-lapenya hehe . Soalnya masakan bi Arsih enak sih" Jawabnyaa .


"Masa' iyaa? Orang bi Arsih masaknya tiap hari kok, ada apa ayoo?" Goda purwanto lagi .


"Uhukkkk...uhukkkkk..." Adibah pun tersendak menanggapi ucapan dari pamannya .


"Minum dulu nak, maafin om yah udah ganggu makan kamu" Ucap purwanto.


"Emmm gak apa-apa om, adibah mau bilang kalau semalam yuda ngelamar dibah" Jawab dibah sambil menundukkan kepala .


"Ohh jadi karna itu kamu jadi semangat begini? Bagus dong nak, paman juga setuju kamu sama yuda, Dia lelaki yang baik buat kamu" Ucap purwanto sambil mengelus rambut adibah .


"Iya Om, tapi apa om gak sedih kalau nanti setelah adibah menikah, yuda membawaku ikut bersamanya" Tanyanya lagi .


"Pasti om sedih, tapi om akan lebih bahagia kalau kamu ikut bahagia dengan pernikahanmu, om udah terbiasa seperti ini, asal kamu sesekali datang mengunjungi om kemari yah" Jawab purwanto .


"Iya om pasti, adibah sayang banget sama om, adibah juga nanti mau kemakan ayah ibu buat minta restu" Ucapnya lagi .


"Iya nak, kamu pergilah bersama yuda"


"Iya om, pulang kampus adibah akan kesana dulu bersama yuda"


"Iya nak, semoga kelak kamu mendapati bahagia yang tiada ujungnya"


"Amiiin, Adibah berangkat dulu om, yuda udah nunggu didepan" pamit adibah .


"Kok gak diajak masuk dulu nak, sekalian sarapan" Ucap purwanto .


"Udah om, tapi katanya dia udah sarapan tuh, yaudah om babayyy" pamit adibah lagi sambil berlari kehalaman menuju mobil yuda .


"Hai sayang, good morning" Sapa yuda .


"Morningg ayanggg, tuh paman ngajak kamu masuk sarapan bersama, tapi aku udah bilang kalau kamu udah sarapan tadi dirumah" Jawab adibah sembari duduk disamping yuda .


"Iya sayang, lain kali yah" Ucapnya lagi .


"Iyaa ayangg"


Mereka berduapun tak henti bercakap hingga tiba di parkiran kampus universitas Wira bhakti husada .


"Makasih ayangg, Nanti jadi kan temenin aku kemakam?" Tanya adibah sambil membuka pintu mobil .


"Iya sayang, Kabari yah kalau sudah mau keluar kelas"  jawab yuda .

__ADS_1


"Babayy, aku masuk dulu" pamit adibah .


"Gak peluk dulu nih? Atau apa gitu?" Teriak yuda menghentikan langkah adibah .


Adibah pun segera menoleh dan berlari kembali menghampiri yuda yang sudah turun dari mobilnya, segera yuda merentangkan kedua tangannya dan adibah pun memeluknya dengan erat .


"Aduhh so Sweet banget sihh calon manten, hehe" Sapa ayu tiba-tiba memergoki mereka berdua .


"Aduhh masih pagi bestiee, jangan bikin gue irii" Ucap rima tak mau kalah .


Adibah pun segera melepas pelukannya dari yuda dan menoleh kepada kedua sahabatnya, kemudian tersipu malu dan menatap mata yuda kembali mengisyaratkan yuda untuk segera pergi .


"Oke sayang, aku balik kantor yah, jangan lupa kabarin" Pamit yuda .


"Iya ayangg, hati-hati" Ucap adibah tersenyum manis .


Kemudian dia berlari ke arah kedua sahabatnya "Bawel banget sih kalian" Ucap adiabah sambil tertawa .


"Habis kamu sih bikin iri kita berdua tau, ya kan yu'?" Jawab rima .


"Hahah Iya nihh, kapan yah kita punya ayang beb" Jawab ayu tak mau kalah .


"Noh banyak dikampus ini, kalian sisa seleksi aja mana yang cocok hehe" Ucap adibah mengejek .


"Kayak take me out aja, main seleksi hahah" Jawab ayu .


"Nanti deh mikirin itu, tau juga bakalan datang dengan sendirinya" Ucap rima .


"Ihh apaan sih, yuk buruan ke kelas" Ucap rima lagi mengakhiri percakapan diantara mereka bertiga .


Sesampai dikelas mereka langsung memulai pelajaran pertamanya hingga jam kelas usai .


Sebelum menuju parkiran, adibah menghubungi ponsel yuda untuk mengabari agar segera menjemputnya kekampus .


"Adibah, kamu dijemput yuda?" Tanya Ayu.


"Iya, aku mau kemakam ayah dan ibu" Jawabnya .


"Yaudah kita duluan yah, kamu gak apa-apa kan kita tinggal? Soalnya aku mau antar rima kesalon mamanya" pamit ayu .


"Iya, sebentar lagi Yuda datang kok" Jawab adibah .


"Babay Adibah" Ucap Rima sembari melambaikan tangan meninggalkan adibah dihalaman kampus .


Tak lama kemudian mobil yuda pun melaju menghampiri adibah "Ayo sayang" Ajak yuda .


"Heii ayangg, ayukk" Jawab Adibah .


Tiba di pemakaman, adibah tak lupa membeli bucket bunga untuk kedua orangtuanya, dia dibantu yuda untuk membawanya masuk menuju nisan Riana dan juga suaminya .


"Ayahh, ibuu, Adibah datang lagi, tapi kali ini bersama calon suami dibah calon mantu kalian, dibah minta restu dan doa dari kalian yah, adibah rindu banget sama kalian, hikssss.hiksss" tangis adibah pun pecah didepan yuda dia tak kuasa menahannya kala rindu mengahampirinya.

__ADS_1


Sudah 3 tahun kepergian orangtuanya, yang membuat adibah bisa setangguh itu.


Sungguh berat yang dia rasakan saat ini, karna sebentar lagi dia akan menikahi lelaki yang saat ini disampingnya, lelaki yang begitu tulus mencintainya, tanpa dampingan dari kedua orangtuanya .


"Sudah sayang, jangan menangis terus nantii ibu dan ayah sedih melihat kamu seperti ini" Ucap yuda menenangkan kekasihnya .


"Iya" Jawab adibah singkat sambil tersenyum, yuda pun menyerka air mata yang sedari tadi membasahi pipi kekasihnya itu .


"Ayuk kita pulang" ajak yuda .


Adibah pun mengangguk merespon ajakan yuda .


Sesampai mereka diatas mobil, yuda membuka suara menyampaikan permintaan orangtuanya yang ingin bertemu dengan adibah dan juga pamannya di kediaman nyaa untuk makan malam bersama dan membicarakan soal pernikahan mereka berdua .


Singkat cerita adibah sudah sampai di rumah pamannya, yuda pun pamit dan segera kembali kerumahnya .


Adibah membawa diri melangkah masuk kerumahnya, dia mendapati pamannya yang sedang bersantai sambil membaca koran .


"Tumben om cepat balik kantor" Sapa adibah sambil menyalami tangan pamannya .


"Iya Nak, lagi gak banyak kerjaan, kamu diantar yuda pulang?" Tanya purwanto.


"Iya paman tapi sudah pulang kerumahnya" Jawab adibah. "Ohh Iya om orangtua yuda undang kita makan malam kerumahnya nanti malam, om gak ada janji penting kan? katanya sekalian bahas persiapan aku kedepannya" jelas adibah lagi .


"Emm, om gak ada janji kok, nanti malam kita kesana, kamu sampaikan ke yuda kalau kita akan datang" Jawab purwanto .


"Baik om, adibah keatas dulu mau istirahat" pamit adibah .


"Iya Nak" Jawab purwanto sambil tersenyum .


Dia bahagia karna sebentar lagi adibah akan menikah dengan lelaki pilihannya sendiri, dan dia pun sudah tau seluk beluk keluarga yuda yang juga tulus menerima adibah apa adanya .


Jam 07.00 malam mereka berdua telah tiba dikediaman orangtua yud .


"Silahkan duduk pak, mari" Ajak Pratama selaku Ayah yuda .


"Mari Nak sini duduk disebelah ibu" ajak bu Rista juga sambil membuka kursi untuk Adibah .


Yuda pun tak henti menatap lekat wajah kekasihnya itu, dia terlihat begitu sempurna tanpa celah sedikitpun, itulah adibah gadis sederhana yang punya pendirian teguh, meski rundung sedih dia mampu menyembunyikan semua lukanya sendirian .


Tapi kini setelah dia bertemu dengan yuda, yuda takkan pernah membiarkan adibah merasakan kesedihan lagi, dia berjanji akan selalu menjadi pelindung dan memberikan kebahagiaan yang tiada hentinya untuk adibah .


Adibah pun bersyukur dan merasa sangat bahagia karna menemukan syurga dikehidupannya setelah orangtuanya pergi membawa sejuta kebahagiaan yang dia impikan .


.


.


.


.

__ADS_1


#Stay tune ! Gomawo


__ADS_2