
Sepulang dari rumah sakit adibah masih tinggal dirumah Purwanto untuk menemaninya sampai Yuda datang untuk menjemputnya .
"Paman perasaannya gimana? Udah baikan?" Tanya adibah .
"Iya nak, paman rasa ini sudah lebih baik. Sebaiknya kamu pulang nanti Yuda khawatir sama kamu" ucap Purwanto .
"Gak kok paman, adibah sudah kirim pesan sama mas Yuda buat jemput nanti kesini" jawab adibah .
"Oh gitu nak, syukurlah" ucap Purwanto lagi .
"Paman harus banyak istirahat, gak boleh bandel lohh yaaa. Ingat kata dokter" ucap adibah .
"Iya nak iyaa"
"Nanti ada bi Arsih yang pantau paman terus, adibah marah loh sama paman kalau paman gak dengar apa yang adibah bilang tadi" ucap adibah lagi dengan mode ngambek .
"Iya nak, paman akan dengar kata ponakan paman yang cantik ini hehe" ucap Purwanto terkekeh .
Setelah berbincang lama akhirnya Yuda pun datang menyusul Adibah di rumah pamannya .
"Assalamualaikum paman" Ucapnya saat memasuki kamar .
"Masuk nak" panggil Purwanto .
"Gimana keadaan paman?" Tanya Yuda .
"Udah lebih baik nak, cuma kecapean saja" ucap Purwanto .
"Paman harus banyak istirahat kalau begitu dan jangan lupa konsumsi vitamin" ucap Yuda lagi .
"Iya nak"
"Kalau begitu adibah pamit dulu paman, lekas sembuh" pamit adibah sambil mencium punggung tangan Purwanto .
"Iya nak hati-hati" jawab Purwanto .
"Mari om, Yuda jalan dulu" pamit Yuda juga .
Purwanto pun mengangguk dan mereka berduapun melangkah keluar menuju kebawah untuk pulang .
"Bibi titip paman yah, jangan lupa obatnyaa dikasih" ucap adibah saat berada dilantai bawah .
"Iya non, siap!" Jawab bi Arsih .
Mereka berdua pun pergi meninggalkan kediaman Purwanto .
__ADS_1
"Mas kamu sudah makan?" Ucap adibah saat mereka baru saja tiba .
"Belum sayang, tadi dari kantor mas langsung kesana jemput kamu" jawab Yuda .
"Kalau gitu kita makan yuk mas" ajak adibah .
"Iya sayang, mas mandi dulu yah" ucap Yuda .
"Iya mas" jawab adibah sambil tersenyum .
Adibah pun memainkan ponselnya sambil menunggu suaminya kelar mandi. Dia melihat beberapa postingan dari sahabatnya ayu dan juga Rima yang sedang bahagia disana. Mereka juga sering datang menemui adibah saat suami mereka berdua sibuk bekerja. Sampai sekarang jalinan persahabatan mereka semakin erat .
Setelah Yuda selesai mandi mereka berdua turun kebawah untuk makan malam bersama. Mereka menceritakan kejadian yang menimpa pamannya kepada kedua mertuanya itu karna tak sempat menjenguk nya dirumah sakit. Pratama tau bahwa Purwanto sangat bekerja keras untuk perusahaannya padahal jika difikir dia kini singgle dan tidak ada tanggungan biaya apapun kecuali kebutuhan hidup dan juga gaji asistennyaa dirumah .
Mereka tau bahwa kekayaan yang dimiliki paman adibah sangat fantastis, apalagi sekarang adibah bukanlah lagi tanggungjawabnya .
Purwanto sangat gigih dalam bekerja hingga dia tak ada celah untuk istirahat dan memanjakan dirinya. Sejak perceraian dengan istrinya membuatnya semakin menyibukkan dirinya agar dia tak terlalu memikirkan penghianatan yang dilakukan Minah padanya. Baginya ini sangat melukai hatinya karna dia begitu setia pada Minah walau tak diberi keturunan namun kesetiaan dan kepercayaannya belum cukup membuatnya setia padanya seorang .
Sungguh dia begitu terpukul, namun karna selalu diberi support oleh ponakannya adibah dia berusaha menutupi semuanya dengan baik dan pura-pura bahagia .
__________________
"Sayang mas ada rencana BabyMoon kita kebali, kamu mau?" Ucap Yuda pada istrinya saat sedang bersantai didalam kamarnya .
"Iya sayang, mas serius. Makanya mas tanya sama kamu, kamu mau gak?" Ucap Yuda lagi .
"Iyaa mas, adibah mau hehe" Jawab adibah .
"Oke sayang nanti mas atur ticketnyaa, lusa kita berangkat. Supaya kamu bisa refreshing sebelum lahiran kamu tiba"
"Iya mas, terimakasih" ucap adibah sambil memeluk erat suaminya .
Yuda pun mengangguk dan membalas pelukan istrinya .
Pagi hari dikantor Yuda, Bima dan sandi sedang berkumpul diruangan kerja Yuda .
"Eh yud Lo jadi ke Bali?" Tanya Bima .
"Ia Bim, loh gak mau ikut sekalian bawa istri lo juga supaya adibah ada temannya disana, Lo juga san ajak Rima sekalian kita liburan sama-sama" ajak Yuda .
"Boleh tuh yud, nanti gue tanya Rima pasti dia mau" ucap sandi .
"Iyaa san, perut ayu juga udah masuk 6bulan. Udah mulai bisa diajak jalan jauh hehe" ucap Bima juga .
"Sekali-kali kita liburan bersama, apalagi bawa istri masing-masing pasti seru banget tuhh" ucap sandi .
__ADS_1
"Iyaa pasti bakalan rame" ucap Bima .
"Iyaa nanti gue bilang sama adibah, lusa kita berangkat lo berdua siapin keperluan saja. Urusan ticket biar gua yang urus. Gampang" ucap Yuda lagi .
"Thanks bro" ucap Bima
"Ya bro, thanks" ucap sandi juga .
"Sip heheh" jawab Yuda sambil terkekeh .
Persahabatan mereka cukup erat hingga membuat mereka tidak saling menjatuhkan. Apalagi istri mereka pun saling bersahabat. Jika mereka berenam saling bertemu akan menciptakan keharmonisan layaknya keluarga .
Itulah yang membuat mereka saling mendukung satu sama lainnya hingga sekarang, meski mereka juga bekerja dikantor milik Yuda tapi Yuda tidak pernah menganggap mereka bawahan jika sedang berkumpul .
Jam makan siang mereka bertiga melangkah menuju cafe tepat didepan kantor mereka, disana tempat biasa mereka melakukan cengkrama jika sedang istirahat kantor .
"Yud gue dengar si laura udah balik yah dari Jerman?" Ucap sandi membuka suara .
"Masa sihh? Aku malah gak dengar apa-apa sama sekali" ucap Bima juga .
"Ahh iyaa, kemarin gua juga gak nyangka ketemu dilobi rumah sakit pas ngantar adibah USG disana, ternyata dia juga salah satu dokter anak dirumah sakit sana" jelas Yuda pada mereka berdua .
"Hahh serius yud? Terus dia bilang apa saja pas ketemu loh? Kan perdana tuh selama dia ninggalin Lo tanpa kabar" ucap Bima .
"Yah gak banyak sih, dia cuma jelasin kenapa dia pilih jadi dokter dan itu juga ngobrolnya lebih banyak ke mamah aku soalnya aku gak enak sama adibah" jelas Yuda lagi .
"Ohh gitu, gila sih Laura makin cantik bro. Gua sempat liat dia juga pas antar istri gue cek kandungan disana" ucap Bima .
"Hmm iya, dan asal kalian tau dia pernah ajak gue ketemu dicafe ini" ucap Yuda .
"Bener yud? ngomongin apa?" Ucap sandi penasaran .
Bima hanya mengangguk menunggu penjelasan Yuda .
"Awalnya dia ngajak ketemu hanya alasan ketemu ala kadarnya, eh lama-lama dia maksa gue buat mulai semuanya dari awal padahal dia tau jelas kalau gue udah ada istri dan dia lagi hamil besar. Gila kan?" Jelas Yuda lagi .
"Hahh, emang apa yang gue fikir kalau si Laura pasti udah nyesel ninggalin kamu yud. Makanya sekarang dia ngotot pengen kamu kembali sama dia" ucap sandi .
"Iya bro, biar bagaimanapun gue gak akan mau terima lagi. Adibah adalah sumber kebahagiaan gue dan dia gak akan tergantikan" jelas Yuda .
"Lo akan nyesel kalau Lo ninggalin Adibah demi Laura. Lo tau betul dia dulu pergi tanpa beli Lo kejelasan apapun" kata Bima lagi .
"Gua juga setuju sama Lo Bim" ucap sandi juga .
Mereka bertiga pun terlibat percakapan panjang mengenai soal Laura yang datang kembali mengusik kehidupan Yuda. Sungguh mereka tidak percaya Laura senekat itu meminta Yuda mengisi hatinya kembali padahal jelas jika Yuda sudah beristri dan kini juga sedang mengandung buah hatinya .
__ADS_1