
Pagi hari dikampus Ayu dan Rima merasa kesepian karna adibah telat masuk kampus hari ini, mereka tau bahwa sahabatnya itu begitu sibuk mengurus persiapan pernikahannya padahal yuda sudah menawan untuk menerimanya secara beres saja agar adibah tak capek-capek lagi mengurus kesana kemari .
Tapi adibah merasa senang jika dirinya ikut andil dalam persiapan ini, karna dia berkata bahwa pernikahan sekali seumur hidup dan dia tidak mau melewatkan kesempatan itu .
Pagi hari seusai sarapan bersama pamannya, pesanan seragam pun telah datang .
"Ini Non ada pesanan buat Non adibah" Bi Arsih menyampaikan bahwa pesanannya telah tiba .
"Langsung bawa kekamar aja bi, Nanti dibah cek sendiri" Ucap adibah .
"Baik non" Jawab Arsih sambil menundukkan kepala kemudian berlalu menuju kamar adibah .
"Kamu gak ke kampus hari ini Nak?" Tanya purwanto .
"Kekampus om tapi agak siangan, tuh mau sekalian bawa seragam buat ayu dan rima, besok dibah udah cuti dan gak boleh keluar rumah lagi kan om hehe" Jawab adibah .
"Iya Nak bener, besok kamu harus dipingit sampai hari H tiba, gak baik loh calon manten keluar rumah terus" Ucap pamannya lagi .
"Baik om ku yang paling ganteng sedunia heheh" Jawab adibah terkekeh .
Purwanto pun tak henti tertawa mendengar ucapan adibah yang terus menggodanya .
Selesai sarapan pagi, Purwanto pun berangkat kekantornya meninggalkan adibah . Masih ada bi Arsih dan asisten rumah tangga lainnya yang menemaninya dirumah .
Adibah yang sedang dikamarnya mengecek seragam untuk kedua sahabatnya dan mempackingnya untuk di bawa kekampus nanti siang bersama yuda .
Di hari bahagianya dia menjadikan kedua sahabatnya sebagai bridesmaid untuk mendampinginyaa saat acara berlangsung .
Mereka juga berperan penting dikehidupan adibah, karna mereka berdua adibah menjadi wanita yang penuh semangat lagi karna kehebohan mereka berdua .
Jam 12.00 di siang hari, yuda telah datang untuk menjemput adibah dan mengantarkannya ke kampusnya .
Karna ini jam makan siang, mereka pun menuju kantin untuk makan siang terlebih dahulu, di sana mereka bertemu kedua sahabatnya dan memilih satu meja untuk duduk bersama .
"Sini dib, yud, duduk bareng kita" ajak ayu.
Rima hanya tersenyum mengangguk .
"Makasih yah" Jawab yuda .
"Maaf gue baru datang sekarang, jadi gak ikut kelas pertama tadi" Ucap adibah .
"Gak apa-apa, calon manten emang gitu, sibukkk hehe" Jawab ayu sambil berbisik .
"Hehe oh iyaa, ini aku ada sesuatu buat kalian" Ucap adibah lagi sambil memberi 2 paper bag yang dibawa yuda tadi .
"Wahh apa nih?" Tanya rima .
"Iya nih, loh beliin kita kue ?" Tanya ayu tak kalah penasaran .
Yuda hanya tertawa melihat tingkah kedua sahabat kekasihnya itu yang diliputi rasa penasaran .
"Itu gaun buat kalian untuk dipakai diacara pernikahan kita, iya kan mas?" Jawab adibah sambil menatap wajah yuda .
"Iyaa benar" Jawab yuda juga .
"Wahhhh, aku bakalan jadi bridesmaid nih" Ucap rima centil .
__ADS_1
"Iya Rim, Bridesmaid untuk sahabatku" Ucap ayu juga sambil memeluk kedua sahabatnya
"Terimakasih sudah mau menjadikan dibah sahabat kalian" Ucap adibah membuat keduanya menatap dengan sendu .
"Ihh apaan sih gak boleh sedih tau, calon manten tuh harus bahagia" Ucap rima memecah suasana menjadi heboh kembali .
"Iya dib, loh harus bahagia . Kita pasti juga ikut bahagia liat loh bahagia" Ucap ayu . "Yud gue titip sahabat gue ke loh, jangan sampai loh sakiti hatinya, dia itu sangat berharga buat kita, jadi tolong loh bahagiakan dia yah" Ucap ayu lagi sambil menatap ke arah yuda .
"Iya, tanpa kamu bilang pun aku udah laksanakan, iya kan sayang?" Jawab yuda sambil tersenyum menatap mata adibah .
Kedua sahabatnya pun hanya terdiam melihat kemesraan mereka berdua didepan matanya .
Jam istirahat selesai, adibah kembali ke kelas dengan kedua sahabatnya, sedangkan yuda sudah kembali ke kantornya sejak tadi .
*
*
*
Sepulang kampus adibah kembali dijemput oleh yuda .
Kedua sahabatnya itupun pamit lebih dulu saat melihat mobil yuda melaju mendekati adibah .
"Ayo sayang naik" Sapa yuda .
"Iya sayang" jawab adibah sambil naik ke mobil .
Yuda pun melajukan mobilnya melaju meninggalkan pelataran kampus .
"Kamu rencana mau kemana hari ini?" Tanya yuda .
"Kamu gak mau belanja?" Tanya yuda lagi.
"Aku gak tau mau belanja apa, aku bingung Mas" Jawabnya lagi .
"Yasudah kita ke Mall yah, nanti disana kamu pasti udah tau mau belanja apa" Ucap yuda sambil memutar arah menuju Mall ditengah kota .
"Emm, iyaa Mas" Jawab adibah pasrah. "Emang kamu gak balik kekantor lagi Mas?" Tanyanya .
"Gak sayang, ada Gio yang bisa menghandle pekerjaan di kantor" Jawab yuda .
"Ohh gitu, baiklah Mas" Ucap adibah .
Mereka pun tiba di sebuah Mall . Memasuki pelataran mall berdua sambil bergandengan tangan menuju toko pakaian, tas dan sepatu .
Tak sempat adibah memilih, yuda sudah mengambil semua yang adibah lirik, dia tau kalau adibah ingin memiliki barang itu tapi dia enggan dan malu untuk bilang .
"Ehh mas, gak semuanya juga" tolak adibah .
"Udah, semua buat kamu, gak apa-apa" Jawab yuda .
"Mbak tolong total semuanya, pakai card ini" Ucap yuda pada salah satu karyawan ditoko tersebut sambil memberi Black card untuknya .
"Duduk sini sayang" Ajak yuda yang melihat adibah berdiri mematung ditempatnyaa .
"Iya mas" Jawab adibah . "Tapi mas apa ini gak berlebihan?" Protes adibah lagi .
__ADS_1
"Gak sayang, kamu pantas mendapatkan ini semua, habis ini kita ketoko sebelah untuk membeli beberapa pakaian baru untukmu dan untukku juga" Ucap yuda .
"Iya mas, tapi gak sebanyak ini juga" Jawab nya lagi .
"Gak apa-apa sayang, yahh!" Ucap yuda sambil mengelus puncak kepala adibah untuk menenangkannya .
Selesai membayar semuanya, mereka berdua menuju toko pakaian untuk mereka berdua .
Adibah sudah menduga jika yuda tak main untuk membeli baju untuknya, sungguh ini terlalu banyak untuknya tapi dia tak boleh menolak pemberian dari yuda karna yuda telah membayar semuanya .
Setelah lelah mengelilingi mall, mereka pun segera kembali kemobil untuk menyimpan beberapa belanjaan tadi .
Mereka berdua pun tak lupa untuk makan, kemudian yuda mengantar adibah pulang ke kediaman pamannya .
Hari ini dia menghabiskan waktu bersama lebih lama, karna besok dia tidak akan bertemu lagi sampai hari H mereka tiba, sesuai adat mereka akan di pingit dan tidak boleh keluar rumah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan .
"Singgah dulu aja Mas, om kayaknya ada didalam tuh soalnya mobilnya ada" Ajak adibah .
"Iya sayang" jawab yuda .
Mereka berdua pun bergandengan tangan masuk kedalam rumah menemui pamannya .
"Bi Arsih, Tolong bantu adibah bawa itu yang ada dibagasi mobil Mas Yuda" Ucap adibah meminta bantuan karna dia tak sanggup membawanya sendirian .
"Baik Non" Jawab arsih kemudian menuju mobil Yuda .
Purwanto yang mendengarnya pun datang menghampiri mereka berdua .
"Eh yuda, apa kabar Nak?" Sapa purwanto.
"Baik Om Alhamdulillah, Om sendiri?" Jawab yuda .
"Baik juga nak, seperti yang kamu lihat" Ucap purwanto lagi sambil terkekeh .
Mereka bertiga pun duduk diruang tengah menghabiskan waktu mengobrol sambil menonton TV .
Bi Arsih datang membawa minuman dan juga kue untuk di sajikan kepada mereka bertiga .
"Makasih bi Arsih" Sapa yuda .
"Iya Den, monggo diminum" Jawabnya .
"Iya bi" Ucap yuda lagi .
Adibah yang melihatnya hanya tersenyum menanggapi .
Tak hanya kepada pamannya, yuda pun menghargai para asisten yang bekerja dirumah ini, dia mempunyai wibawa yang baik sehingga mampu menghargai semua orang yang ada dihadapannya .
.
.
.
.
#stay tune yahh, Author akan updte bab sesering mungkin !
__ADS_1
#Gomawo .