
Balik dari rumah sakit mereka melaju menuju wisata yang belum pernah mereka kunjungi .
"Kita mau kemana mas?" Tanya adibah .
"Kita mau woljeongri, pantai disana sangat indah banyak kincir angin dan resort nya juga nyaman" jelas yuda .
"Emm. Iya mas adibah mau kesana, udah lama adiabah gak liat pantai" Ucap adibah .
"Iya sayang"
Laju mobil yuda mengarah ke pantai woljeongri yang dikenal sebagai pantai yang berpasir putih dan indah. Banyak pengunjung yang berdatangan disana. Selain indah dan sejuk disana juga kita bisa menikmati beberapa wisata kuliner khas korea .
"Wahh!" Ucap adibah sambil menatap sekeliling pantai itu .
"Kamu suka?" Tanya yuda .
"Iya mas, ini jauh dari yang aku bayangkan" Ucapnya sambil tersenyum lepas .
"Kita duduk disana mas, ayoo..!" Ajak adibah kemudian berlari menuju tempat duduk dibawa pohon yang melindungi kursi itu .
"Jangan lari-lari sayang!" Teriak yuda sambil mengikuti istrinya dari belakang .
Adibah begitu senang ketika sudah melihat laut luas. Hatinya terasa lebih lega seperti baru saja angin itu membawa bedanya pergi menjauh darinya. Dia sangat senang dan takjub dengan suasana yang telah tuhan sajikan untuk para pengunjung yang berdatangan kesini. Baginya ini lebih dari sekedar syurga untuknya .
Adibah membaringkan kepalanya dipundak suaminya.
"Kamu capek sayang?" Tanya yuda .
"Gak mas, adibah hanya ingin bersandar sebentar menikmati hembusan angin yang begitu sejuk menerpa wajah dibah" Jawab adibah .
Yuda pun kembali tersenyum sambil mengusap rambut istrinya .
"Kamu lapar?" Tanya yuda lagi .
"Iya mas" jawab adibah cepat .
"Yuk kita kesana, kata orang disini makanannya tak kalah enak" Ucap yuda .
Kemudian adibah pun mulai memperbaiki duduknya dan menatap suaminya dengan matanya yang membulat karna saking senangnya .
"Benar mas?" Tanya adibah meyakini .
"Iya sayang, ayoo!" Ajak yuda lagi .
Mereka berduapun mengambil langkah menuju resort yang letaknya ada didepan pantai itu tak jauh dari tempat mereka duduk tadi .
Tiba disana benar saja hampir semua makanan khas korea terpampang rapi disana. Kita hanya tinggal memilih saja mana yang jadi menu favorit. Adibah pun sigap memilih yang ingin dia cicipi juga tak lupa mengambil untuk suaminya juga.
Setelah selesai mereka mengambil meja untuk duduk mereka berdua sambil menunggu pesanan mereka selesai untuk diolah .
*
*
*
__ADS_1
Setelah makan mereka menuju toko oleh-oleh untuk membeli beberapa pakaian dan lainnya untuk dibawa pulang kesurabaya. Mereka besok sudah kembali kesana dan ini adalah hari terakhir mereka disana. Yuda juga tak ingin membiarkan adibah berlama-lama disini mengingat kondisinya yang sedang hamil muda dan harus banyak istirahat dirumah.
Mereka juga belum mengumumkan kesemuanya keluarganya kalau adibah kini telah hamil. Dia berencana akan memberi tahu saat mereka sudah kembali kesana. Agar menjadi surprise dan oleh-oleh terbaik dari mereka .
Yuda berharap semoga setelah kejadian kemarin yang menimpa istrinya hingga psikis nya terganggu semoga itu yang terakhir kalinya. Karna dia tidak ingin kehamilan adibah terganggu karna adanya orang yang ingin menjatuhkannya.
Mengingat juga istrinya yang masih duduk dibangku kuliah, yuda menyarankan kalau untuk sementara adibah mengambil kuliah kelas online dirumah agak tidak kecapean .
*
*
*
>BUII HANGGUL SEOUL
Mereka berdua kini tengah menunggu jam keberangkatan pulang kesurabaya. Dikursi tunggu adibah sedang menyandarkan pundaknya dibahu yuda. Sedangkan yuda asik menerima telfon dari gio membahas beberapa project kerjaan yang ia tangani disana .
"Baik gio, aku tutup dulu yah. Terimakasih!" Ucapnya sambil memutus sambungan telfon mereka .
"Sayang, kamu oke?" Tanya yuda .
"Iya mas, adibah hanya sedikit mengantuk" Jawabnya .
Selama adibah hamil dia memang kerap merasa lelah dan mengantuk mungkin karna efek dari kehamilannya.
"Diatas pesawat kamu tidur yah, mas akan jagain kamu" Ucap yuda lagi .
"Hmm, iya mas" jawab adibah .
Selama perjalanan kesurabaya adibah hanya tertidur karna masih belum terlalu bersahabat dengan traumanya. Yuda hanya membangunkannya saat makan saja dan kemudian menyuruhnya tidur kembali .
Saat mereka sampai dibandara, dia disambut oleh pamannya dan juga kedua mertuanya didampingi oleh supir yang akan mengantar mereka sampai dirumah.
"Sayanggggggggg" Teriak rista pada menantunya .
"Mamahhhh" Jawab adibah sambil menghamburkan diri memeluknya.
"Mama rindu sekali sama kamu nak. Are you okey?" Ucap rista lagi .
"Ya mah, adibah baik-baik saja seperti yang mama liat" jawab adibah tersenyum sambil menoleh ke pamannya kemudian bergantian memeluknya .
"Ponakan paman hehe" Ucap purwanto saat memeluk adibah .
"Paman rindu kan sama adibah?" Tanya adibah manja .
"Tentu dong nak" Ucap purwanto sambil mengelus rambut adibah .
Yuda yang kini ada dipelukan papanya hanya tersenyum melihat adibah yang kini menjadi ceria tak sama seperti saat sebelum mereka honeymoon ke jeju .
Saat mereka diatas mobil mereka beriman kini saling bercanda dan tertawa bersama hingga perjalanan yang mereka tepat ditujuan. Mereka kini ada dikediaman pratama. Purwanto pun ikut turun karna sebelum tadi mereka kebandara dia menitipkan mobilnya disana dan bersama menjemput adibah dan yuda dibandara .
"Masuk dulu om" ajak yuda .
"Iya nak" Jawab purwanto .
__ADS_1
Mereka beriman kini ada diruangan tepat depan tv .
"Bibii, bi hasnaaa" panggil rista.
Hasna pun berlari menemui majikannya. "Iya bu" Jawabnya sambil menundukkan kepala .
"Bi tolong buatin minuman yah!" Ucap rista lagi .
"Baik bu" bu hasna pun kembali kedapur untuk menyiapkan minuman kepada mereka .
"Mah yuda ada kabar baik, sekaligus oleh-oleh spesial buat kita semua" Ucap yuda tersenyum ingin memberi surprise pada keluarganya, mumpun juga disini ada pamannya .
"Apa itu nak?" Tanya rista penasaran .
"Bukannya tadi kamu sudah kasi kita semua bingkisan nak? Emang ada apa lagi?" Ucap pratama juga .
Purwanto hanya tersenyum menunggu jawaban dari yuda .
"Ini mah, pah, om. Kemarin yuda sama adibah sempat kerumah sak_". Ucap yuda tiba-tiba terjeda karna rista langsung panik mendengar mereka ke rumah sakit .
"Adibah sakit? Sakit apa sayang?" Ucap rista sambil memeriksa wajah dan semua anggota tubuh adibah .
Adibah pun tersenyum lepas menanggapi kekhawatiran mama mertuanya itu .
"Gak mah, adibah gak sakit kok. Dengarin kata mas yuda dulu ahh" Jawab adibah manja .
"Ohh. Oke, huhhh" Hampir saja jantung rista copot mendengar mantu kesayangannya sakit dinegeri orang .
"Udah siap dengar nih?" Tanya yuda .
"Iya nak lanjutkan, om penasaran loh ini" Jawab purwanto .
"Kemarin kami berdua ke RS, kebetulan nih nindi teman SMA yuda tugas disana. Mama masih ingatkan sama nindi?" Ucap yuda .
"Iya mama ingat kok, setahu mama dia dokter SPOG kan? yang memeriksa kandungan ibu hamil" Jawab rista .
"Nah itu mah, aku bawa adibah kesana buat periksa karna sehari sebelum kami kesana adibah mual parah. Akhirnya dia coba tespeck paginya eh hasilnya positif. Pas kami periksa ke nindi ternyata usianya sudah masuk enam minggu loh heheh" jelas yuda panjang lebar .
Adibah hanya mengangguk mendengar penjelasan yuda. Tapi mereka bertiga terdiam dan menganga. Rasa haru dan bahagia pun muncul diwajah mereka. Rista reflek langsung memeluk adibah .
"Benar sayang kamu hamil?" Tanya rista lagi memastikan kembali .
"Iya mah" Jawab adibah tersenyum .
"Pahh akhirnya mama udah mau jadi oma, kita udah mau punya cucu pah" Ucap rista lagi sambil meneteskan air mata haru .
"Wahhh. Paman bahagia banget nak dengar kabar baik dari kalian, semoga kalian tetap bahagia" Ucap purwanto .
"Papa juga senang, semoga kalian tetap utuh dan bahagia. Banyak-banyak istirahat juga kan masih muda banget, iya kan mah?" Ucap pratama .
"Iya sayang. Dulu mama saat hamil yuda mama kebanyakan habiskan waktu dirumah karna masih muda banget. Nanti kalau udah masuk trisemester2 baru deh bisa bebas kemana saja" Ucap rista .
"Iya mah, mama tolong ajarin adibah yah. Adibah belum tau apa-apa loh ini hehe" Jawab adibah manja .
Sampai akhirnya mereka terlibat terus dalam percakapan panjang sambil menikmati hidangan minuman dan cemilan yang bi hasna sediakan tadi .
__ADS_1