
Malam ini tepat sesuai perjanjian yuda kepada istrinya. Mereka kini berada di sebuah wisata yang adibah dambakan. Dia melihat yuda kini membeli 2 tiket untuk mereka berdua. Kemudian berjalan masuk mengelilingi terlebih dahulu dan mampir untuk mencicipi beberapa makanan khas korea yang ada ditempat itu.
Yahh adibah sangat senang jika sudah melihat banyak makanan yang menggodanya saat ini.
"Kamu mau?" Tanya yuda .
"Iya mas. Adibah mau yang itu" tunjuknya pada salah satu makanan itu .
"Oke mas ambilkan"
"Makasih mas"
Mereka berduapun mengambil alih untuk duduk dikursi yang telah disediakan sambil menikmati menu makanan dan melihat sekeliling street food yang membentang luas mengelilingi wisata ini.
"Wahhh" mata indah adibah tak henti menyoroti tempat tersebut .
"Kenapa sayang?" Tanya yuda .
"Adibah kagum mas, ternyata ada syurga seindah ini didunia" Ucapnya.
"Hmmm, makanlah. Habis ini kita keliling lagi"
"Iya mas heheh"
Setelah dirasa kenyang mereka berduapun beranjak dan melangkah menyusuri wisata tersebut. Adibah pun mulai tersihir oleh beberapa arena yang terpampang didepan matanya .
"Mas, aku mau naik yang itu" tunjuk adibah pada salah satu kincir angin .
"Serius kamu? Isinya kebanyakan anak kecil sayang" Ucap yuda heran .
"Gak apa-apa mas. Pasti seru!" Jawabnyaa.
"Oh. Okee..!" Jawab yuda menuruti kemauan istrinya .
Mereka berdua pun menaiki dan duduk diatas sana. Sambil menunggu yang lainnya juga ikut mengisi jaring tersebut. Setelah full, kincir angin itupun mulai berputar naik turun .
"Wahhh, dilihat dari atas sini lebih indah yah mas?" Ucap adibah saat sudah berada diatas puncak yang mulai bergerak kebawah .
"Iya sayang" jawab yuda singkat .
Adibah pun tak henti tersenyum menanggapi pemandangan indah yang ia lihat malam ini. Sungguh kota jeju sangat menjanjikan. Mampu memanjakan semua mata yang datang berkunjung kesini. Nikmat indah syurga dunia, itulah yang adibah rasakan sekarang .
Permainan selesai. Mereka berduapun beranjak dari sana kemudian pergi ketempat lain. Tak mau hilang kesempatan adibah pun mengambil spoot foto untuk diabadikan. Yuda pun mengambil gambar istrinya diam-diam saat sedang menikmati gulali ditangannya .
Semalaman menyusuri wisata. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan beristirahat. Tiba divilla adibah kembali merasakan mual. Dan kali ini lebih parah dari sebelumnya.
"Uwekkkkkk...uwekkkkkkkk...uwekkkkkk.." adibah pun merasa lapar kembali saat memuntahkan semua makanan yang sudah ia makan tadi disana .
"Sayang, kamu gak apa-apa? Jangan-jangan kamu sakit loh! Kamu mau kita periksa ke rumah sakit dulu?" Ucap yuda khawatir .
"Aku gak apa-apa kok mas, cuma mual saja. Aku cuma lapar hehe" Jawab adibah sambil terkekeh .
Yuda pun mengerutkan alisnya dan mulai mengangguk .
__ADS_1
"Tunggu mas pesan lewat sini saja, biar sekalian diantar kesini juga. Aku gak mau kamu capek jalan ke resort" Ucap yuda .
"Iya. Terserah mas saja"
"Oke sayang, sebentar yah"
Yuda pun menelfon staff yang bekerja diresort untuk memesan menu dan mengantarkannya kevilla mereka berdua.
"Baik mas. Terima kasih" Ucap yuda sambil mengakhiri telfon tersebut .
"Sayang?" Panggil yuda .
"Iya mas" jawab adibah yang kini menyandarkan diri dibahu tempat tidur .
"Kepala kamu agak pusing gak?" Tanya yuda memastikan .
"Sedikit sih mas" Jawabnya .
"Atau jangan-jangan kamu sudah isi sayang?" Tanya yuda penasaran .
"Hah isi apa mas?" Ucap adibah heran .
"Hamil sayang. Aku melihat banyak perubahan dari kamu akhir-akhir ini, salah satunya kamu jadi lebih banyak porsi makannya. Iyakan? Emang kamu gak ngerasain itu?" Jelas yuda .
"Emm iya sih mas, besok aku coba cek dulu" Jawab adibah .
"Iya sayang. Nanti mas beli tespeck nya kedepan sana"
"Selamat menikmati" Ucap pelayan tersebut.
"Terimakasih" jawah yuda kemudian menutup pintu kamarnya kembali .
"Ayo dimakan sayang" Ucap yuda pada istrinya sambil mengelus rambutnya .
"Temenin mas" rengek adibah .
"Iya mas temenin kamu disini" Jawab yuda .
Adibah pun mulai menyantap makanan tersebut. Yuda pun ikut tersenyum karna akan mengetahui bahwa ada janin kecil yang tumbuh didalam rahim istrinya. Itu sangat menggemaskan dan dia begitu senang. Meski belum terbukti tapi dia sudah yakin kalau benih cinta diantara mereka sudah tumbuh didalam sana .
Sehabis makan yuda berpamitan untuk ke apotik membeli beberapa tespeck untuk istrinya. Dan tidak butuh waktu lama ia pun sudah kembali. Adibah menyimpannya dan akan dia gunakan esok pagi saat bangun tidur .
*
*
*
Pagi hari tepat pukul 06.00 pagi adibah pun terbangun. Dia melihat sepasang mata disampingnya masih terlelap dalam tidurnya dan memeluk erat tubuhnya hingga dis takut bergerak sedikitpun. Saat hendak melerai tangan yuda matanya pun terbuka .
"Selamat pagi sayang" Ucap yuda tersenyum menatap istrinya.
"Pagi mas" jawab adibah .
__ADS_1
Diapun bangun dan memperbaiki posisinya untuk duduk .
"Mas, aku tes sekarang yah" Ucap adibah .
"Iya sayang" jawab yuda .
Adibah pun beranjak dan meraih beberapa benda tes untuk ia bawa kedalam kamar mandi .
"Sayang?" Panggil yuda lagi .
"Kenapa mas?" Jawab adibah .
"Apapun hasilnya. Mas menerima kamu apa adanya" Ucap yuda .
Kemudian adibah pun mengangguk sambil tersenyum dan beranjak masuk meninggalkan yuda .
10 menit kemudian adibah masih menunggu hasil tespeck yang sudah dia lakukan, masih samar-samar tapi itu sudah menunjukkan 2garis.
Selang 5 menit kemudian garis samar itu pun berubah menjadi nyata dan terlihat jelas. Kelima tespeck itu menunjukan garis 2 dan itu artinya adibah positif hamil. Bulir bening di matanya kini mulai membasahi, ia bersyukur karna sebentar lagi ia akan digelar sebagai seorang ibu. Dia menangis haru sampai yuda datang mengetuk pintu .
Tok...tokkk...tokkkk!
"Sayang, kamu kenapa nangis?" Teriak yuda dari depan pintu .
Adibah belum merespon.
"Sayang, buka pintunya" Teriak yuda lagi .
"Tunggu mas" jawab adibah .
Pintu pun terbuka dan adibah mengahamburkan pelukan kepada suaminya .
"Kamu kenapa sayang? Kok nangis? Hasilnya belum yah? Gak apa-apa. Kita masih punya banyak kesempatan kok, sabar yah!" Ucap yuda sambil menenangkan istrinya .
Adibah pun menggeleng kuat. Yuda masih heran menatapnya sampai adibah pun memberi 5 alat tespeck itu pada suaminya .
"Ini, mas liat dulu!" Ucapnyaa .
Yuda pin meraihnya dan sekejap dia meneteskan air mata.
"Kamu beneran hamil sayang?" Ucapnya lagi memastikan. Tak henti dia melihat kelima tespeck itu menunjukkan 2garis .
"Iya mas. Adibah positif hamil" Jawabnya sambil tersenyum .
Yuda kembali memeluk istrinya dan tak henti menciuminya .
"Terimakasih sayang. Papa akan jaga kamu sampai kamu hadir ke dunia nak" Ucap yuda lagi sambil mengelus perut istrinya .
"Iya papa, terimakasih hehe" Jawab adibah dengan mode suara anak kecil seolah dia mewakili suara anak yang ada dalam perutnya .
Meski dia belum tau berapa usia kandunganya. Mereka berdua sangat bahagia karna bukan tentang mereka berdua lagi tapi bertiga. Yah bertiga dengan calon anak yang ada diperut istrinya.
Kebahagiaan mulai menghinggapi kehidupan adibah. Dia sangat bersyukur tuhan memberi semua untuknya dari sekian banyak luka yang dia sudah lewati.
__ADS_1