
Hari ini tepat hari ulang tahun Bilal, acaranya berlangsung di kediamannya sendiri dengan dekor spongebob yang meriah menghiasi rumahnya, taburan balon warna-warni yang memenuhi ruangan itu pun serta para tamu yang mulai berdatangan memenuhi undangan .
"Selamat ulang tahun cucunya Opa yang ganteng" Ucap Purwanto sambil menggendong Bilal .
"Makacihh Opa" Jawab Bilal tersenyum senang sambil mengeratkan pelukannya pada Purwanto .
"Opa kok baru main kecini lagi? Bilal lindu tau'" Ucap Bilal lagi dengan nada ngambek .
"Maafkan Opa sayang, Opa sibuk dikantor minggu kemarin. Makanya Opa jarang kesini nengok Bilal, Opa janji setelah ini pasti Opa akan sering datang nemanin Bilal main yah?!" Jawab Purwanto memberi janji pada cucunya .
"Bener yah Opa?! Opa ngak boyeh bo'ong cama anak kecil hehe, Opa hayus janji dulu cama Bilal" Pinta Bilal sambil mengacungkan jari kelingkingnya pada Purwanto untuk berjanji .
"Iya Opa janji deh" Jawab Purwanto mengaitkan jarinya sembari tersenyum .
Bilal pun tersenyum senang karna Purwanto sudah berjanji padanya, itu artinya opanya Purwanto ngak akan mengingkari janji padanya .
Rista dan Pratama pun juga datang menghampiri cucunya memberi kecupan secara bergantian dan memberikannya selamat .
Bilal antusias menyambut kedatangan mereka, bagi bilal mereka adalah sumber kebahagiaannya, beberapa kado pun ia terima dari opa omanya dan juga beberapa tamu kompleks yang datang menghadiri. Banyak anak-anak yang seusianya ada juga yang lebih tua darinya namun bilal menyapa mereka semua dengan ramah layaknya tamu dan tuan rumah .
Setelah semua tamu berkumpul bilal pun kembali ketengah tepat di mana kue ulang tahunnya terpampang indah dan waktunya ia meniup lilin .
Selamat Ulang tahun
Kami ucapkan
Selamat Panjang umur
Kita ‘kan doakan
Selamat Sejahtera
Sehat sentosa
Selamat panjang umur dan bahagia!
panjang umurnya
panjang umurnya
panjang umurnya
serta mulia
serta mulia
serta mulia
tiup lilinnya
tiup lilinnya
tiup lilinnya
sekarang juga
sekarang juga
sekarang juga
potong kuenya
potong kuenya
potong kuenya
sekarang juga
sekarang juga
__ADS_1
sekarang juga
happy birthday to you
happy birthday to you
happy birthday happy birthday
happy birthday to you
happy birthday to you
happy birthday to you
happy birthday happy birthday
happy birthday to you
selamat ulang tahun
kami ucapkan
selamat panjang umur
kita kan doakan
selamat sejahtera
sehat sentosa
selamat panjang umur
dan bahagia .
Horeeeeeeeeeee.....!
Bilal pun meniup lilinya ditemani oleh ayah dan juga ibunya, kemudian dibantu untuk memotong kuenya dan memberi suapan pertama kepada ibunya adibah lalu ayahnya yuda kemudian oma opanya rista dan pratama dan terakhir pada opanya juga purwanto .
"Cama-cama opa" Jawabnya .
Acara pun berlangsung meriah hingga acara selesai, suasana rumah mulai sepi yang tersisa hanya rista, pratam, purwanto dan tuan rumah .
"Akhirnyaa selesai juga" Ucap Adibah sambil menyadarkan diri disofa .
"Kamu kecapean sayang?" Tanya Yuda saat melihat raut wajah istrinya .
"Lumayan mas hehe" Jawab Adibah mengangguk sembari terkekeh menatap pada suaminya .
"Kamu istirahat aja sayang dikamar, Bilal biar Mama yang jaga" Ucap Rista pada Adibah .
"Iya Nak benar, kami masih disini kok" Ucap Purwanto mengangguk menatap Adibah .
"Baik Mah, Papa, Paman, Adibah keatas dulu" pamitnya sembari naik ke kamarnya ditemani oleh suaminya Yuda .
Mereka bertiga pun mengangguk sedangkan Bilal sibuk menonton kartun kesayangannya di tab miliknya .
Yuda mengantar istrinya kekamar untuk segera istirahat, seharian berdiri membuat pinggulnya sakit dan kram apalagi usia kandungannya yang tidak muda lagi. Dia hanya tidak enak meninggalkan bilal bersama ayahnya dibawah tanpanya karna ini adalah hari spesial bagi bilal .
"Baring disini sayang, Mas bantu" Ucap Yuda sambil merapikan bantal yang akan adibah pakai .
"Makasih Mas" Jawabnya mengangguk .
"Kepala kamu ngak pusing sayang?" Tanya Yuda memastikan .
"Gak kok Mas, hanya saja aku kelelahan karna seharian berdiri dibawah tadi" Ucapnya menjelaskan keluhanya pada suaminya .
"Emm, yaudah kamu tidur dulu supaya badan kamu nanti enakan kembali" Pinta Yuda pada istrinya .
"Iya Mas" Angguk Adibah lalu memperbaiki posisi tidurnya .
__ADS_1
Yuda menemani Adibah sebentar hingga ia tertidur, ia mengelus rambutnya dan sesekali mencium keningnya .
Yuda menatap sendu istrinya yang sudah terlelap tidur, dia dapat melihat bahwa banyak lelah yang ia tampung disana namun ia tak mengatakannya. Dia menopangnya sendirian karna dia tau yuda juga kelelahan karna seharian bekerja demi kecukupan hidupnya dan bilal .
Di sisi lain bilal yang sedang asik membuka kado bersama ayahnya, dan juga opa omanya .
"Wah ini kado dayi opa yah?" Tanya bilal saat membuka kado berupa mainan mobilan remot mewah .
"Iya sayang" jawab pratama .
"Kalau yang ini daryi oma?" Tanya bilal lagi saat membuka kado berikutnya yang berisikan mainan robot mewah dan menyala .
"Iya cucu oma yang ganteng, bilal suka?" Ucap rista sambil memangku cucunya .
"Iya oma, bilal cuka bagus sekayii' Jawabnya sambil tersenyum lepas menatap mainan itu .
"Ini sayang, ada kado dari opa purwanto juga" tunjuk yuda pada kado berukuran besar itu .
"Wah besal sekayii ayah" Ucap bilal sambil membulatkan kedua matanya .
"Ayo dibuka sayang!" Ucap rista pada bilal.
Bilal pun mulai membuka kado itu, diantara semua kado yang ada. Kado pemberian dari purwanto yang sangat besar. Bilal sudah tak sabar ingin membukanya meski kini purwanto sudah balik karna dia kedatangan tamu dirumahnya. Padahal seharusnya tadi ia ingin tinggal bermain lebih lama dengan cucunya .
Setelah semua bungkusannya terlepas, sepeda roda tiga pun berhasil memikat hati bilal. Dia sudah lama ingin memiliki sepeda itu namun adibah belum sempat membelikan untuknya dan kini dia telah memilikinya dan itu kado pemberian dari opanya purwanto .
"Wahh ayahh bilal cukaa banget, oma bilal punya sepeda baru" Ucapnya senang sambil melompat-lompat .
"Yeayyy bilal udah bisa naik sepeda keliling komplek hehe" Ucap rista juga .
Pratama dan yuda pun tersenyum bahagia melihat bilal tertawa lepas karna senang mendapat kado sepeda dari opanya. Meski tadi dia sempat ngambek karna opanya jarang menemuinya akhir-akhir ini karna kesibukannya dikantor yang tidak bisa ia tinggalkan .
"Bilal mau coba ayah, boyeh?" Tanya bilal pada ayahnya .
"Boleh sayang, ayo ayah bantu naik" Jawab yuda sambil membantu bilal menaiki sepedanya .
Bilal pun menaiki sepedanya sambil berputar mengelilingi ruangan, menikmati saat didorong oleh ayahnya yuda karna ia belum tahu menggayungnya sendiri .
Setelah beberapa jam, rista dan pratama pun pamit pulang karna hari sudah menjelang sore dan sebentar lagi akan masuk maghrib. Adibah yang masih lelap dalam tidurnya kini tidak tahu kalau mertuanya sudah pamit untuk pulang kerumahnya .
Yuda membangunkan istrinya karna waktu sudah masuk maghrib, bilal pun kini telah mandi bersama ayahnya karna seharian berkeringat setelah bermain dan melompat-lompat .
"Jam berapa ini mas?" Tanya adibah saat baru saja bangun dan menatap bilal yang kini sedang dipakaikan baju oleh ayahnya.
"Jam enam kurang sayang" jawab yuda .
"Berarti mama papa dan paman udah pulang?" Tanyanya lagi .
"Udah dari tadi kok" Jawab yuda .
"Kok kamu gak bangunin aku mas" ucap adibah dengan nada ngambek .
"Mas kasian liat kamu tertidur lelap tadi, lagian juga mama gak mau ganggu tidur kamu" jelas yuda pada adibah .
"Emm. Bilal udah mandi sayang?" Tanya adibah sambil menengok pada putranya ..
"Iya ibu, udah. Bilal udah hayum ibu hehe" Jawabnya sambil tertawa .
"Maafin ibu yah, ibu ketiduran karna capek temanin bilal berdiri dibawah" Ucap adibah lagi .
"Pasti ibu capek yah kalna ada dua adik bilal dipeyut ibu?" Jawab bilal sambil menunjuk perut ibunya .
"Ibu cuma kelelahan sayang, tapi sekarang ibu udah kuat lagi hehe"
Selesai memakai baju ia pun berlari menemui ibunya lalu memeluknya .
"Anak ibu udah ganteng nih, harum lagi" Ucap adibah sambil mencium pipi anaknya bergantian .
"Bilal hayum?" Tanya bilal .
__ADS_1
"Iya sayang, harum" Jawab adibah tersenyum.
Bilal tak henti mengoceh mempertanyakan semua yang dikatakan ibunya padanya. Yuda dan Adibah hanya tertawa mendengar celoteh anaknya .