Syurga Untuk Adibah

Syurga Untuk Adibah
Bab38 ~ Sempurna karena Bahagia


__ADS_3

Hari-hari adibah disibukkan dengan mengurus bayinya sendiri dirumah, namun ia tak perlu khawatir karna Rista pun ikut serta dalam membantunya jika Yuda sedang pergi dan berangkat kantor bersama papanya .


Adibah bersyukur setelah melahirkan buah hatinya kebahagiaan yang ia rasakan sudah lengkap dan cukup. Belum lagi dia akan berencana membangun keluarga kecilnya dirumah nya sendiri kelak bersama Yuda jika usia bayi nyaa sudah besar .


Saat ini dia masih membutuhkan sosok Rista, meski mungkin dia akan membutuhkannya selamanya tapi dia juga sadar bahwa hidup bertiga dengan suami dan anaknya kelak itu baik dan dapat membuat dirinya banyak belajar tentang arti keluarga .


"Sayang, papa berangkat kerja dulu yah. Kamu harus nurut sama mama gak boleh nakal yahh. Okee!" Ucap Yuda sambil menciumi pipi anaknya secara bergantian .


Adibah pun terkekeh dan menjawab Yuda dengan mode suara anak-anak juga "iya papa, Bilal gak akan rewel heheh" ucap adibah .


Yah nama anak mereka adalah Aydin Bilal Hadi, dipanggil Bilal. Dia lucu dan gemas kata orang wajahnya mirip banget sama ibunya tapi mata dan hidungnnya mirip ayahnya .


Diumur nya yang sudah masuk dua bulan dia mulai merespon jika diajak berbicara dan juga memutar-mutar tubuhnya untuk mencari kesenangan. Kadang juga tertawa dan terdiam sesaat saat menatap wajah ibunya yang sedang mengajaknya berbicara .


"Bilal mau bilang apa sama ibu sayang?" Ucap adibah saat sedang melihat Bilal berbicara padanya meski yang ia katakan belum dimengerti adibah .


"Ohh Bilal lagi senang yah karna hari ini mau digendong sama Oma lagi, iyaa?" Ucap adibah lagi .


"Aduhhhh cucu Oma udah ganteng nih, udah mandi yahh? Humm harum banget sihh cucu Oma ini, sini sayang Oma gendong!" Ucap Rista yang baru saja masuk ke kamar adibah .


"Ehh itu Oma udah datang, Bilal udah gak sabar loh digendong sama oma. Iya kan nak?hehe" ucap adibah sambil terkekeh .


Bilal pun tersenyum dan meracau dengan sendirinya sesaat diambil dan digendong oleh omanyaa keluar kamar dan menuju lantai bawah untuk menonton tv .


"Kamu mandi saja dulu, biar mama bawa Bilal kebawah" ucap Rista sambil menggendong bilal .


"Iya mah makasih" jawab adibah .


Setelah Rista turun kebawah, adibah mulai bergegas mandi dan membersihkan kamarnya yang berantakan kemudian dia akan kebawah juga untuk menyusul anaknya .


Sore hari disaat pulang kerja, Yuda mencari keberadaan istrinya dibawah namun ia tak kunjung melihatnya .


"Mah, adibah diatas?" Tanya Yuda .

__ADS_1


"Iya nak, mungkin lagi nidurin Bilal. Tadi seharian main disini kok bareng mama juga" jawab Rista .


"Ohh iya mah" ucap Yuda lagi sambil melangkah naik ketangga menuju kamarnya .


*Ceklekkkk..."


Saat Yuda membuka pintu kamarnya, benar kini Bilal sedang tertidur bersama Adibah. Saat adibah memberi Asi pada Bilal ia pun ikut tertidur disampingnya tanpa menyadari kalau kini suaminya sudah pulang .


"Kasian banget istriku kelelahan, pasti capek yah seharian ngurus Bilal?" Ucap Yuda sendirian sambil mengelus rambut istrinya dan mencium keningnnya .


Karna tidak ingin mengganggu tidur adibah, Yuda pun bergegas untuk mandi terlebih dahulu kemudian menunggu Bilal terbangun dan mengganti adibah untuk menjaganya. Yuda senang jika dapat meringankan beban istrinya .


Disaat bersamaan kini ayu pun sudah melahirkan anak pertamanya di RS yang sama dengan adibah melahirkan kemarin sementara Rima usia kandungannya sudah memasuki 7bulan .


Mereka sempat datang juga untuk menjenguk adibah saat masih dirumah sakit bersama pasangannya masing-masing. Begitupun adibah juga datang bersama Yuda untuk melihat baby ayu yang dianugerahkan bayi kembar .


"Wahhh selamat yah beb, bayi nyaa twins. Lucu banget!" Ucap adibah saat sedang berada didekat keranjang bayi yang sudah tersedia disamping brangkar ayu berbaring .


"Maaf yu' Bilal lagi flu berat, aku kasian banget kalau harus bawa-bawa dia keluar rumah. Jadi aku titip sama Oma opanya saja" jelas adibah .


"Aduhh kasian banget beb, udah kamu bawa periksa ke dokter?" Tanya ayu lagu khawatir mendengar kabar bilal sakit flu .


"Udah kok, udah diberi obatnya juga. Mudah-mudahan cepat mendingan" ucap adibah .


"Mudah-mudahan beb yah, aaminnn" Jawab ayu lagi .


Adibah pun mengambil dan menggendong salah satu dari mereka hingga tak lama kemudian Rima pun juga datang menjenguk ayu bersama suaminya, alhasil mereka bertiga jadi hebob bareng dan membuat suasana ruangan menjadi riuh karna kehebohan Rima .


Setelah pulang dari rumah sakit adibah dan Yuda kini berada didalam kamarnya, mereka bermain dan mengajak Bilal bercerita dan Bilal pun merocos sendiri merespon ucapan dari kedua orangtuanya .


"Bilal ngomong apa sayang?hehe" tanya adibah pada anaknya .


"Ohh Bilal bilang ayah belum mandi yah hehe" ucap adibah lagi .

__ADS_1


Bilal pun terdiam kemudian tergelak ketawa kembali dan menatap kedua orangtuanya bergantian seolah mengerti apa yang dikatakan Adibah tadi .


"Ihh Bilal kok gitu sama ayah, ayah ngambek nih gak mau jagain Bilal lagi huhhh" ucap Yuda dengan mode ngambek .


Seketika Bilal pun terdiam dan menangis mendengar penuturan kata dari ayahnya .


"Oooekkkk..ooeeekkkkk" tangis Bilal .


"Aduh Bilal sayang kok nangis?" Tanya Adibah sambil mengambil dan menggendongnnya namun ia tak kunjung diam .


"Maafin ayah yah, ayah cuma bercanda kokm sini biar ayah gendong" ucap Yuda sambil mengambil Bilal dari gendongan adibah dan seketika Bilal pun langsung terdiam .


"Nah kan mas beneran ngambek dia pas kamu tadi bilang gitu, ihh" ucap adibah .


"Iya sayang maaf, ternyata dia udah mulai ngerti apa yang dikatakan hehe" ucap Yuda gemash melihat tingkah anak laki-lakinya yang udah mulai mengerti dan aktif .


"Mas!" Panggil adibah .


"Iya sayang" jawab Yuda sambil menoleh menatap istrinya .


"Terimakasih sudah menjaga dan memberi kami kebahagiaan yang tiada hentinya" ucap adibah .


"Sama-sama sayang, kalian adalah harta paling berharga yang mas miliki didunia ini" jawab Yuda sambil mencium kening istrinya dan juga Bilal .


"Ya mas, adibah bersyukur kita dikaruniai anak selucu Bilal diusia pernikahan kita yang masih muda ini, adibah masih belum menyangka kini sudah menjadi ibu dan istri untuk mas dan Bilal, semoga kedepannya aku akan tetap menjalani tugasku dengan baik terhadap kalian berdua" ucap Adibah lagi sambil menitihkan air mata .


"Iya sayang, kamu itu wanita yang kuat dan luar biasa buat kami berdua. Cintamu dan kasih sayangmu yang tulus yang membuat kami berdua bahagia" jawab Yuda. Sudah sayang jangan nangis, nanti cantik kamu luntur loh hehhe" ucap Yuda lagi sambil menenangkan hati Adibah yang mulai luruh airmatanya karna terbawa suasana .


"Iya mas, kok adibah bisa cengeng gini yah hehe" ucap adibah sambil mengusap air matanya dan tertawa. "Mas mandi dulu, habis itu kita makan malam" ucap adibah lagi .


"Oke sayang! Bilal sama ibu dulu yah, ayah mau mandi dulu" ucap Yuda sambil menatap mata Bilal dan Bilal pun tersenyum mendengar ucapan ayahnya kemudian adibah pun meraihnnya digendongan Yuda dan membawanya berbaring diatas nakas .


Jika mereka sedang makan, adibah menitipkan Bilal pada bi Hasna untuk menemaninya sebentar, selain pembantu rumah tangga dia juga berbakat mengasuh anak. Di usianya yang sudah masuk 40tahunan dia masih kuat bekerja pada keluarga Pratama. Sejak umur dia 29th sudah mulai bekerja dikediaman Pratama dan Rista menyukai pribadinya yang terkesan sopan dan penuh kekeluargaan makanya Rista tidak ingin menggantinya dengan ART yang lain yang mungkin akan jauh lebih muda dari Bi Hasna .

__ADS_1


__ADS_2