
Hari ini adibah dan yuda sudah kembali dari hotel, mereka kini sudah berada dirumah orangtua yuda .
Tok..tok..tokkk..!
"Nak ayo kita makan dulu, papa kamu udah nunggu dibawah" panggil rista sambil mengetuk pintu kamar yuda .
"Iya ma sebentar, yuda pasti nyusul kok" Teriak yuda pada ibunya .
"Oke mama tunggu dibawah" Jawab rista lagi kemudian melangkah kebawah meninggalkan kamar yuda .
Rista faham betul bagaimana gejolak asmara ketika jadi pasangan yang baru saja halal, dia hanya mampu menggeleng-gelengkan kepala dan tersenyum sumringan melihat tingka putra tuggalnya itu .
"Udah ah mas peluk-peluknya, malu tuh di liatin mama papa" Ucap adibah saat tiba dimeja makan .
"Biarin, mereka juga pasti faham kok" Jawab yuda sambil mengeratkan pelukannya .
"Mass ayolahhh, adibah malu ini" Ucap dibah lagi dengan muka memelas .
"Yaudahh iyaa.. iyaa sayang hehe" Jawab yuda terkekeh .
Adibah pun tersenyum ke arah mertuanya. Meski kelakuan suaminya itu seperti anak kecil yang tidak mau pisah dengan ibunya .
"Duduk sebelah sini nak" ajak rista pada menantunya .
"Makasih ma" Jawab adibah .
"Makan yang banyak yud, biar tenagamu banyak" Ucap pratama menggoda yuda hingga yuda pun tersendak mendengar ucapan ayahnya .
"Uhukkkk...uhukkkkk"
"Papa ih bercandanya gak lucu" Ucap rista menegur suaminya .
"Minum dulu mas nih" Ucap adibah sambil memberi segelas air putih pada suaminya .
"Papa ihh buat yuda kaget tau" protes yuda .
"Maafin Papa hehe, papa cuma mau kamu nikmatin masa-masa muda kamu bersama istrimu sebelum tua dan keriput kayak kami hehe" Jawab pratama semakin membuat suasana jadi heboh .
"Iya papa, tapi papa masih tetap ganteng kok meski sudah berumur" goda yuda .
"Iya dong, kan ada mama kamu yang selalu buat papa bahagia jadinya awet muda gini hehe, iya kan ma? Ucap pratama sambil menyenggol lengan istrinya .
"Ihh papa nih udah tua, malu tau di liatin sama mantu baru kita" protes rista kepada suaminya yang begitu heboh .
Adibah hanya tersenyum melihat kekonyolan bapak mertuanya itu .
"Adibah apa kamu bahagia berada di tengah-tengah kita nak?" Tanya pratama .
"Iya pah, tentu adibah bahagia . Kalian sudah menerimaku dengan baik disini, Adibah sangat berterima kasih sudah menjadikan adibah salah satu anggota keluarga dirumah ini" jawab adibah sendu.
"Iya sayang, mama juga senang akhirnya punya anak perempuan . Mama tuh kadang merasa kesepian karna gak ada temannya, mereka berdua ini sibuk sama pekerjaan masing-masing. Ada kamu disini pasti mama tidak akan merasa sendiri lagi" Ucap rista sambil tersenyum menatap adibah .
"Iya mah, adibah akan selalu ada untuk mama . Sebagai pengganti ibu" Jawab adibah lagi dan tanpa dia sadari air matanya pun terjatuh .
"Iya sayang, anggap mama sebagai mama kamu . Udah jangan sedih nanti kamu gak cantik lagi hehe" Ucap rista sambil mengelus punggung adibah guna menenangkannya .
"Mama tuh suka sama anak perempuan, dari dulu dia pengen banget yuda punya adik perempuan tapi tuhan belum memberinya sampai saat ini, hingga kamu muncul dan hadir di hidup mas . Mama papa langsung merasa senang karna akan mempunyai anak perempuan meski itu bukan dari rahimnya sendiri" jelas yuda sambil tersenyum menatap istrinya .
__ADS_1
"Iya mas, adibah sangat bersyukur ada ditengah-tengah keluarga ini" Jawab adibah "Makasih pah, mah, adibah sayang kalian" Ucapnya lagi sambil menatap kedua mertunya bergantian .
"Iya sayang, ibu juga" jawab Rista .
"Iyaa, papa juga. Semoga kamu bahagia berada di dalam keluarga ini" Jawab pratama juga .
Yuda pun ikut tersenyum bahagia melihat keakraban mereka bertiga. Dia tidak salah memilih istri dan menantu buat ayah ibunya karna adibah sangat tulus menyayangi keluarganya .
Adibah pun begitu, dia semakin bersyukur bisa di sayangi layaknya anak kandung mereka sendiri. Orangtua yuda sungguh tulus menerima kehadiran adibah di dalam keluarga, perlakuannya yang begitu baik dan juga tutur kata yang di lontarkan mampu membuat adibah merasa begitu di hargai kehadirannya .
Selesai makan malam, mereka berduapun pamit untuk kembali ke kamar mereka masing-masing .
Yuda mengekor dan mengikuti langkah istrinya hingga menuju ke kamar mereka .
Dikamar mereka tak henti tertawa karna lelucon yang di lontarkan yuda membuat adibah tertawa terbahak-bahak hingga membuat perutnya sakit .
"Udah ahh mas, perut adibah sakit nih ketawa terus" Ucap adibah .
"Iyaa sayang..iyaaa!" Jawab yuda "Gimana kalau aku nyanyi buat kamu?" Tanya yuda.
Nyanyi adalah hobi yuda sejak berada di bangku SMP, hingga sampai sekarang itu yang membuatnya populer sampai dibangku kuliah . Karna suaranya yang merdu dengan bantuan gitar kesayangannya .
"Boleh mas, adibah suka dengar mas nyanyi . Tempo hari di kampus adibah pernah liat mas nyanyi sekali dan itu bagus banget" Jawab adibah .
"Tunggu sayang, Mas ambil gitar dulu" Ucap yuda lagi sambil berjalan mengambil gitar kesayangannya .
Yuda pun duduk tepat di sebelah istrinya dan mulai memetik gitar dan menyanyikan sebuah lagu untuk adibah .
"… Aku tercipta olehnya
Beri aku kesempatan
Tuk bahagiakan dirimu
… Kamu tercipta olehnya
Untuk selalu aku cintai
Genggam erat tangan ini
Jangan sampai kau lepaskan
… Sampai aku tutup usia
Kan kujaga hatimu
Sampai aku tua
Walau keriput di pipimu terlihat
Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat
… Kamu tercipta olehnya
Untuk selalu aku cintai
Genggam erat tangan ini
__ADS_1
Jangan sampai kau lepaskan
… Sampai aku tutup usia
Kan kujaga hatimu
Sampai aku tua
Walau keriput di pipimu terlihat
Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat (ah)
… Sampai aku tutup usia
Kan kujaga hatimu
Sampai aku tua
Walau keriput di pipimu terlihat
Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat
… Sampai aku tutup usia
Kan kujaga hatimu
Sampai aku tua
Walau keriput di pipimu terlihat
Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat ".
Adibah pun tak henti tersenyum menatap suaminya, "Makasih mas, adibah suka" Ucap adibah sambil memeluk pinggang suaminya .
Yuda pun mengangguk dan mencium jidat istrinya .
"Ayo kita tidur" ajak yuda .
"Ayo mas, adibah juga lelah udah di nyanyiin hehe" Jawab adibah .
Yuda menyimpan gitarnya kemudian ikut berbaring di samping istrinya. Dia mensejajarkan diri dengan adibah kemudian saling bertatap yang membuat mereka hilang kendali dan saling ******* satu sama lain .
Yuda tak mampu melihat bibir adibah yang begitu merah layaknya buah stroberry. Yah baginya itu sangat manis dan menggoda, dan tentu itu hanya miliknya seorang .
Hingga mereka pun melakukan hubungan suami istri tanpa ada jeda sedikitpun, entah itu berapa jam lamanya. Mereka kini berada di ambang asmara cinta yang menggebu-gebu, membuat suasana malam inj begitu panas dan memabukkan
Mereka belum melakukan planning untuk honeymoon di mana karna masih ingin menghabiskan waktu bersama keluarganya. Mungkin setelah berkunjung kerumah pamannya dan menginap di sana, baru mereka akan pergi honeymoon. Untuk menuntaskan gelora cinta mereka berdua .
.
.
.
#stay tune terus yahhhh man-teman
#Gomawoo !!
__ADS_1