
Pagi yang indah menyongsong kota Bali, seperti janji Yuda yang akan membawa Adibah untuk wisata kesini ketika anak-anak mereka telah lahir.
Dipantai kuta, tempat tujuan pertama mereka berkunjung. Disana sudah terlihat Adibah, Yuda dan ketiga anaknya sedang bermain diatas pasir putih, membangun rumah-rumahan yang terbuat dari pasir juga, membuat mereka menikmatinya dengan penuh tawa dan bahagia .
"Ayah, ini istana yah?" Tanya Azma penasaran dengan apa yang dibuat oleh ayahnya .
"Iya sayang, ini istana si putri duyung cantik itu hehe, yang biasa kalian tonton diTv kan, namanya? Hmmm ayah lupa hehe" Jawab Yuda terkekeh .
"Namanya Ariel ayah hehe" Jawab Asifah yang juga ikut terkekeh melihat ayahnya kebingungan mengingat nama putri duyung itu .
"Iya sayang, benar Ariel namanya hehe" Ucap Yuda membenarkan .
"Kamu ini Mas, sama anak aja kalah hehe" Ucap Adibah pun juga ikut menertawakan suaminya .
"Hahaha Ayah ada-ada saja" Ucap Bilal juga .
Seketika mereka asik saling tertawa, tiba-tiba ombak datang dan menghempas bangunan yang mereka buat hingga hancur seketika .
"Yahh, rubuh deh" Ucap Azma kecewa .
"Yah" Ucap Asifah juga sambil menatap ke Ayahnya yang hanya merespon dengan tawa cengingisan .
"Nanti Ayah buat lagi deh, sekarang kita istirahat dan makan dulu. Oke!" Ajak Yuda.
"Baik Ayah, Ayoooo! " Jawab Azma dan Asifah semangat sambil menggandeng tangan ayahnya .
"Horeee" Teriak Bilal yang sedari tadi menahan lapar karna kedinginan .
Adibah ikut tersenyum menanggapi mereka dan juga menggandeng Bilal menuju resort untuk menikmati beberapa hidangan yang telah tersedia disana .
Yuda mengambil alih untuk memesan semua menu yang diinginkan istri dan anak-anaknya, sementara mereka duduk dikursi untuk menunggu ayahnya selesai memesan dan juga membayar billnya .
"Wahh lezat sekali ayah" Ucap Asifah saat melihat beberapa macam hidangan yang berupa seafood khas laut .
"Azma mau yang itu ibu" tunjuknya pada udang saos kecap itu .
"Tunggu yah ibu ambilkan" Jawab Adibah sambil menyendok beberapa potong udang kepiring Azma. "Kalau adik mau apa?" Tanyanya pada Asifah juga .
"Hmm, mau udang juga ibu, ituuu!" Tunjuknnya pada udang udang yang berbalut tepung itu .
Adibah tersenyum dan mengambilnya untuk Asifah, kemudian saat ia menoleh pada anaknya Bilal yang sedari tadi tidak mengeluarkan kata-kata apapun .
"Kakak Bilal ambil sendiri aja bu, kan udah besar hehe" Ucapnya saat ibunya menoleh padanya .
"Oke anak pintar, ayo makan!" Ucap Yuda yang tersenyum menatap anaknya secara bergantian .
__ADS_1
Mereka kini sedang asik menikmati makan siangnya sambil menikmati pemandangan laut luas didepannya yang dipenuhi oleh pengunjung lokal dan juga non lokal. Terlihat suasana yang begitu ramai dari pagi hingga menjelang malam.
Saat ini mereka sudah berada diVilla yang mereka tempati, beristirahat sejenak dan juga mengganti pakaian anak-anaknya. Mereka kini sudah merasa puas bermain air seharian dipantai kuta dan akan mengunjungi wisata lainnya di esok hari .
"Hoaammmm" Azma dan Asifah menguap bersamaan saat sedang bermain bersama kakaknya bilal .
"Kalian udah ngantuk ya?" Tanya Bilal saat melihat adiknya menguap bersamaan .
"Iya kak Hehe" Jawab Azma terkekeh melihat ekspresi kakanya .
"Gak seru ihh, ini kan rumah-rumahanya belum jadi, tunggu sebentar yah kakak pasang semua dulu" Ucap Bilal mencegah adiknya tidur dulu sambil memasang blok kayu untuk dibuat rumah-rumahan .
Saat selesai ia kemudian berbalik menoleh pada adik-adiknya yang hening sedari tadi tanpa suara, yang ternyata kini mereka sudah tertidur pulas tanpa mengharaukan apa yang dikatakan olehnya .
"Yahh, emang nih dua bocah main tidur aja tanpa bilang sama kakanya dulu huhh" Ucapnya kesal pada adik-adiknya .
"Kenapa sayang?" Tanya Adibah yang baru saja keluar dari toilet .
"Tuh bu, mereka nyebelin" tunjuknya pada kedua adiknya yang tertidur .
"Mereka pasti sangat lelah itu karna habis main dipantai tadi" Ucap Adibah memberi pengertian pada anaknya .
"Iya ibu, tapi kan bisa bilang sama Bilal dulu kalau mereka mau tidur" Protesnya sambil memanyunkan bibirnya .
"Iya ibu" Jawabnya kemudian ikut berbaring disamping adik-adiknya juga .
Adibah pun kembali untuk berpakaian dan duduk berhias didepan cermin. Saat menoleh kebelakang kini Bilal pun ikut terlelap bersama adik-adiknya. Dia tersenyum dan kembali melanjutkan aktivitasnya, lalu diapun ke teras depan villanya untuk memanggil Yuda agar anak-anaknya segera dipindahkan keatas tempat tidur .
"Mas"
"Hei sayang"
"Mas, mereka udah tidur loh"
"Iyakah?"
"Iya Mas, mungkin mereka lelah karna seharian bermain dipatai tadi"
"Hmm, iya sayang"
"Itu Mas, mereka mau dipindahkan keatas tempat tidur karna mereka tidur diatas karpet"
"Iya sayang, bentar yah! duduk sini dulu!"
"Iya Mas"
__ADS_1
Adibah pun ikut duduk disamping suaminya, menemaninya yang masih sibuk mengecek beberapa berkas file yang dikirim Gio lewat email di laptopnya. Meski berlibur Yuda masih memikirkan pekerjaannya disana meski dia sudah mempercayai Gio untuk menghandle semuanya, namun Gio juga kerap meminta persetujuan lebih dahulu pada Yuda selalu CEO diperusahaannya .
"Uweekkkkk..uweeekkkk..." Mual Adibah sesaat beberapa menit duduk didepan Villa .
"Kamu kenapa sayang?" Tanya Yuda panik.
"Aku juga gak tau Mas, sejak kemarin lalu Adibah mual-mual terus" Jawab Adibah .
"Kamu mau cek kedokter besok sayang?" Usul Yuda pada istrinya .
"Gak usah mas, nanti saja setelah kita balik kesurabaya. Mungkin aku cuma masuk angin saja" Jawabnya .
"Baiklah sayang, yuk kita masuk kedalam" Ajak Yuda kemudian menggandeng istrinya masuk kedalam kamarnya .
*********
Pagi hari mereka sudah bersiap-siap kembali untuk melanjutkan perjalanan wisata ketempat selanjutnya, sebelumnya mereka tak lupa untuk sarapan terlebih dahulu agar aktivitas mereka tidak terganggu saat diperjalanan nanti .
"Kita kemana lagi ayah?" Tanya Azma saat sedang dalam perjalanan .
"Iya ayah, kita mau kemana?" Tanya Asifah juga tak mau kalah .
"Ishh kalian berdua ini cerewet sekali" Ucap Bilal geram pada adik-adiknya yang sedari tadi tak mau diam dan bertanya terus .
"Kita mau ke Bali Zo, wisata kebun binatang, kalian mau gak?" Jawab Yuda menoleh pada mereka .
"Iya Ayah, aku mau! Yeaayyyy" Teriak Azma senang begitupun Asifah .
Sesampai mereka disana, yuda memarkirkan mobilnya. Kemudian mereka turun dan menggandeng anak-anaknya menuju ke loket pembelian tiket. Mereka memesan tiket sebanyak 5orang sesuai jumlah mereka .
Lalu mereka pun masuk saat tiket sudah ia pegang, dan menaiki mobil yang telah disediakan untuk mereka naiki dan berkeliling didalam sana. Terlihat anak-anaknya yang begitu senang menikmatinya, mencoba mengenali beberapa hewan yang ia temui dan memberinya makan .
"Ayah, Ibu, lihat. Itu leher jerapahnya panjang sekali" Ucap Azma menunjuk pada binatang jerapah itu .
"Iya sayang, emang seperti itu" Ucap Adibah menanggapi ucapan Azma .
"Azma biasa liat diTv kan?" Tanya Yuda pada Azma .
"Iya ayah, jerapahnya tinggi" Jawabnya sambil memperagakannya .
"Hehe Iya sayang benar sekali" Ucap yusa memberi jempol .
Sepanjang perjalanan Adibah dan Yuda harus ekstra sabar menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh anak-anaknya itu. Karna mereka pun terlihat begitu antusias mendapati beberapa binatang yang baru lihat secara langsung, berbeda dengan yang sudah ia pernah lihat sebelumnya .
Bilal pun ikut menjawab pertanyaan adik-adiknya. Manakala ia sudah banyak mengetahui tentang binatang, mulai dari yang jinak, buas, langka dan juga yang sudah punah. Dia sudah cukup faham untuk mengajari adik-adiknya, karna ia sudah mempelajarinya disekolah setiap hari .
__ADS_1