Syurga Untuk Adibah

Syurga Untuk Adibah
Bab60 ~ Ulang Tahun Si Kembar


__ADS_3

Tahun berganti tahun kini keluarga kecil Adibah semakin hangat dan bahagia, dikelilingi oleh orang-orang yang ia sayangi sudah cukup baginya. Dia berharap hingga tahun-tahun berikutnya Tuhan tetap memberi kesehatan untuknya dan suaminya agar bisa menemani perjalanan anak-anaknya hingga menikah nanti .


Saat ini Adibah sedang sibuk mengurus perayaan ulang Tahun si Kembar yang akan dirayakan esok hari. Semua dekorasi dan perlengkapan lainnya telah siap hingga 99%, begitupun catering dan juga kue ulangtahunnya .


Di usia siKembar yang sudah memasuki 5th itu sudah mulai mengerti dan paham, mereka sendiri yang meminta agar ulangtahunnya dirayakan bersama walaupun dirumahnya sendiri berkumpul bersama seluruh keluarga termasuk oma dan opa kesayangan mereka .


"Yeayyyy, kakak balonnya banyak banget" Ucap Asifah .


"Iya adek, gede-gede lagi. Ihh serem" Ucap Azma menanggapi ucapan adiknya .


"Kok serem sayang?" Tanya Adibah pada Azma.


"Tuh ibu lihat, nanti kalau balonnya pecah kan jadi serem bunyinya" Jelas Azma pada ibunya .


"Oh gitu hehe, ibu kira apa. Gak akan pecah kok nak, kecuali kalau kakak naik dan dudukin balonnya" Ucap Adibah menjelaskan .


*Doooooooorrrrrrr..." Balon pun tiba-tiba meletus sontak membuat mereka yang ada didalam ruangan itu kaget dibuatnya .


"Tuh kan ibu, Azma baru bilang" Ucap Azma dengan wajah sendu .


"Hehehe" Asifah pun terkekeh karna ulahnya yang naik duduk diatas balon akhirnya balon itu pecah .


"Adek kok gitu sayang? Balonnya jangan diduduki, Tuh kakak jadi kaget kan" Ucap Adibah mencoba menegur anaknya secara halus .


"Huuuuaaaaaaaa.." Tangis Azma pun pecah karna begitu panik mendengar letusan balon itu .


"Hmmm, maafin asifah yah kakak, ibuuu" Ucap asifah memohon maaf dan seketika juga ikut sendu melihat kakaknya menangis karenanya .


"Iya sayang, jangan diulang lagi yah!" Ucap Adibah padanya. "Udah yah nak, itu adiknya udah minta maaf tuh, adiknya gak tau kalau kakak takut sama suara balon Nak" Ucap Adibah menenangkan Azma yang masih terisak .


"Iya ibu, hiiikksss" Jawab Azma mengangguk dan menoleh pada adiknya .


Asifah yang ditatap oleh kakaknya langsung menunduk, ia merasa bersalah karna sudah membuat Azma panik dan menangis. Dia sudah meminta maaf tapi Azma belum meresponnya dan masih terus memeluk ibunya .


"Sudah yah sayang nangisnya" Ucap Adibah lagi mengelus rambut Azma .


Azma pun mencoba memperbaiki perasaannya dan mulai menghapus air matanya, lalu ia menoleh dan tersenyum pada ibunya dan juga pada Asifah .


"Sini" panggilnya pada adiknya .


Asifah yang merasa kakaknya itu sudah lebih baik pun langsung menghampiri dan memeluknya, mengucapkan maaf karna perbuatannya tadi .


Jam pulang sekolah Bilal yang seperti biasa selalu diantar jemput sekolah oleh ayahnya kini sedang perjalanan pulang kerumah. Ia tak lupa singgah ke minimarket untuk membeli beberapa cemilan untuknya dan juga adik-adinya itu .


"Kakak pulangggggg..." Teriak Bilal saat baru saja melewati pintu utama .


Mereka berdua sontak menoleh saat mendengar suara kakaknya Bilal dari luar ruangan .


"Ohh kalian berdua ternyata disini" Ucap Bilal lagi saat memasuki ruangan yang sudah dipenuhi oleh dekorasi ulangtahun .

__ADS_1


"Hehe, tadi Azma dengar kok kakak teriak-teriak dari luar" Ucap Azma .


"Iya hehe, tapi kita berdua diam aja nungguin kakak cari kita wleee" Ucap Asifah juga menggoda kakaknya .


"Ihh berani usil yah kalian sama kakak, rasain nihhh" Ucap Bilal gelas lalu menggelitiki adiknya secara bergantian .


"Udah kakak, geli hahahahaah" Ucap Azma tergelak .


"Hahahaha, ampun kakak, ampun hahaha" Ucap Asifah juga memohon .


"Udah nak, jangan gelitikin adiknya begitu" Tegur Adibah lembut pada Bilal yang tak kunjung melepas adiknya .


"Iya ibu heheh, abisnya mereka usil sih sama kakak sendiri" Ucap Bilal terkekeh .


"Ayahhhhhh" Sapa Azma saat melihat ayahnya yang baru saja berdiri diambang pintu dan tersenyum pada mereka .


"Mas" Sapa Adibah juga yang dibalas anggukan oleh suaminya .


"Gimana sayang? Semuanya sudah lengkap?" Tanya Yuda .


"Iya Mas udah kok, sisa catering dan kue ulangtahunnya yang akan disajikan besok" Jawab Adibah .


"Syukurlah, kamu istirahat saja sayang kalau capek, mereka biar mama yang jaga, dia udah dijalan menuju kesini, tadi dia telfon Mas" Ucap Yuda saat melihat istrinya yang terlihat lelah dan capek karna mengurus semuanya sendirian .


"Gak deh mas, Adibah gak capek kok" Tolak Adibah .


* * * * * *


Ke esokan harinya dimana perayaan ulangtahun Azma dan Asifah pun sedang berlangsung, suasana riuh oleh musik ucapan selamat ulangtahun yang sedang diputar diaudio, begitupun keduanya terlihat begitu cantik menggunakan dress pink yang dibalut oleh kain putih dibelakangnya dengan rambut mereka yang diurai kemudian dijepit oleh bandana warna pink juga yang bertemakan kuda poni diatasnya .


Mereka berlari kesana kemari dan bermain bersama anak-anak sahabat ibunya yaitu Rima dan Ayu. Mereka pun ikut hadir karna Adibah mengundang mereka lewat grup room yang sudah lama ia bangun bersama. Usia mereka yang tidak begitu jauh membuat mereka begitu akrab dan gampang berbaur .


Diatas sofa disudut sana juga telah hadir oma dan opa mereka yang tersenyum bahagia memandangi cucu-cucunya yang sedang sibuk berlari kesana kemari .


"Azma, Asifah, sudah yah sayang lari-larinya" Tegur Adibah lembut pada anaknya saat acara akan segera dimulai .


"Iya ibu" Jawab mereka bersamaan dan mengahampiri ibunya .


Mereka berdua kini telah berdiri didepan meja yang sudah berisi kue Tart bertemakan kuda poni sesuai dengan kartun kesayangan mereka berdua. Didampingi oleh kakaknya bilal, ayah ibunya dan juga oma dan kedua opanya. Mereka kini sama-sama menyanyikan lagu ucapan selamat ulangtahun yang diikuti oleh mereka semua yang hadir disana .


"Ayo sayang lilinnya ditiup dulu" Ucap Adibah mengarahkan kedua anaknya untuk segera meniup lilin .


Mereka berdua pun menoleh pada ibunya, tersenyum dan mengangguk kemudian meniup lilinya secara bersamaan lalu tersenyum kembali menatap semua para tamu undangan yang hadir .


"Horeeeeeeeeeee....." Teriak mereka hadir secara bersamaan .


Mereka berdua lanjut untuk memotong kue dan menyuapi ayah ibunya, bilal dan juga oma opanya secara bergantian. Lalu sisanya untuk mereka yang hadir dan mau mencicipinya .


"Silahkan" Ucap Yuda mempersilahkan para tamu untuk menuju prasmanan yang telah disediakan .

__ADS_1


Mereka pun mengangguk dan antusias mencicipi segala hidangan yang telah tersedia, begitupun Adibah yang ikut berbaur bersama tetangga-tetangga komplek dan kedua sahabatnya itu .


"Gak kerasa yah Dib, mereka udah lima tahun aja" Ucap Ayu .


"Iya Dib, pada cantik-cantik pula, nanti jodohin samaa anak gue yah tuh si Asifah" Ucap Rima juga menggoda Adibah .


"Hahah iyaa, iyaa, tunggu mereka besar dulu yah" Jawabnya .


"Gampang itu!" Ucap Rima lagi mengangkat jempolnya .


"Ada-ada aja loh Rim heheh" Ucap Ayu terkekeh .


"Dari pada sama anak loh, lo kan gak mau besanan sama gue hehe" Jawab Rima pun ikut terkekeh .


"Kok gitu Yu'?" Tanya Adibah penasaran .


"Iyalah Dib, gue gak mau besanan sama Rima. Lo tau sendiri dia itu super super cerewet banget, yang ada anak gue nanti capek dengar omelan dia tiap hari hahahahha" jelas Ayu pun ikut tertawa karna tak kuasa membayangkan kehidupan anaknya nanti saat Rima yang menjadi ibu mertuanya .


"Hahahaahhah" Tawa Adibah pun pecah yang membuat suasana semakin riuh karna candaan mereka bertiga. Sedangkan suami mereka juga ikut berbaur bersama para sahabatnya .


"Omaa, omaa.." Panggil Azma dah juga Asifah saat Rista sedang asik mengobrol dengan teman-temanya .


"Iya sayang, kenapa cucu oma?" Tanyanya pada mereka berdua .


"Azma cantik gak oma?" Tanya Azma sambil mengedipkan kedua matanya .


"Cantik sayang, cucu oma selalu cantik kok" Godanya pada cucunya kemudian mencium pipi Azma .


"Saya oma? Hmmm" Tanya Asifah pun tak mau kalah .


"Asifah juga sayang, kalian berdua cantik kok, selalu. Popoknya cucu-cucu Oma ini The best" Jawab Rista tersenyum dan mengangkat dua jempol untuk mereka berdua .


Seraya mereka tersenyum bahagia dan berlari dari sana menemui ibunya yang sedang asik bercerita dengan Ayu dan juga Rima .


"Cucu kamu lucu dan aktif banget Ris, mana ngomongnya juga pada lancar-lancar" Ucap salah satu teman Rista yang dibalas anggukan oleh temannya yang lain .


"Iya hehe, makanya aku senang banget kalau main kesini, mereka itu super aktif dan cerewet banget, pokoknya gak berhenti ngomong kalau mereka gak tidur deh" Jelas Rista pada mereka .


"Cucu ku juga gitu loh jeng, sekarang dia udah masuk TK" Ucap salah satu temannya .


"Iya jeng, aku juga senang banget kalau udah main bareng cucu, serasa kita itu kembali muda karna manjaan mereka" Ucapnya yang lainnya juga .


"Iya jeng benar banget heheh" Ucap Rista menanggapi mereka .


Mereka pun saling bertukar cerita tentangĀ  cucu-cucu mereka dan merasa hidup mereka berasa berwarna, karna kehadirannya membawa begitu banyak cerita dan obrolan random yang mereka cipta .


Malam hari telah tiba.


Adibah, Yuda dan anak-anaknya kini masih berada diruang tengah menikmati siaran TV yang sedang berlangsung, suasana perayaan ulangtahun tadi membuat mereka kelelahan dan memilih berbaring disana menemani anak-anaknya yang sedang asik membuka beberapa kado yang ia dapatkan .

__ADS_1


__ADS_2