
Hari telah tiba, hari di mana pernikahan adibah dan yuda akan segera berlangsung . Begitu megah di salah satu Hotel Novotel ternama Di Surabaya .
Adibah sudah berada dihotel sejak semalam bersama kedua sahabatnya, purwanto juga ikut serta tapi dia pulang kerumahnya untuk mengambil sesuatu yang tertinggal .
Pagi hari dia kembali menemui adibah di hotel, kini dia telah didandani oleh Mua profesional milik keluarga yuda begitupun kedua sahabatnya .
"Sejak kapan paman berdiri disitu?" Tanya adibah melihat pamannya berdiri tak jauh dari meja rias .
"Baru saja Nak, om cuma mau mengecek, kamu lanjut dulu, om mau sarapan" Jawab purwanto sembari pamit kepada ponakannya .
"Emm iya om" Ucap dibah lagi .
.
Setelah berjam-jam lamanya adibah pun selesai dirias, kini giliran kedua sahabatnya .
"Aku tuh pangling tau liat perubahan kamu dib, cantik bangett gak kayak biasanyaaaa, ia kan rim?" Ucap ayu begitu melihat hasil rias Mua tersebut kepada sahabatnya .
"Iya yu' bener banget, kayak bukan kamu tuh . Asli aku tuh sampe gak bisa ngenalin wajah kamu, sumpah pasti yuda bakalan pangling banget" Jawab rima tak mau kalah .
"Emmm, makasih yah . Ini semua berkat tangan kak Aluna, makasih kak udah bikin adibah makin cantik" Jawab adibah sambil tersenyum menatap mereka bertiga bergantian .
"Iya sama-sama sayang, kamu udah cantik kok . Dipoles sedikit makin cantik lagi hehe" Ucap Aluna kakak sepupu dari ayah yuda .
Adibah tersenyum manis menanggapi perkataan Aluna yang memujinya, Aluna adalah kakak sepupu dari yuda tak lain anak dari claudia pemilik butik yang mendesain gaun pengantin adibah .
"Semoga kamu bahagia yah bersama yuda" Ucap Aluna lagi .
"Amiin, makasih kak" jawan adibah .
Mereka berempat pun tak henti melontarkan pujian kepada adibah hingga tanpa mereka rasa bahwa acara sudah hampir dimulai .
Disisi lain yuda dan keluarganya yang baru saja tiba di Hotel berjalan memasuki gedung yang dipenuhi oleh hiasan bunga segar dan foto-foto mereka berdua yang terpampang rapi dipintu masuk .
Langkah demi langkah menuju meja yang sudah disediakan untuk ijab kabul .
Setelah duduk berhadapan dengan penghulu yang didampingi oleh purwanto, dia menunggu adibah turun yang akan ikut duduk disampingnya .
Ayu dan rima pun membantu adibah berdiri bangkit dari duduknya dan turun kebawah. Dengan bau harum melati segar yang ada dirambutnya .
Selangkah demi selangkah hingga dia melihat sebelah bahu yuda yang sudah duduk bersebrangan dengan penghulu .
Dia juga terlihat gugup dengan mengambil nafas berkali-kali dan kepala yang tertunduk .
Dia begitu tampan dengan setelan jas berwarna putih yang jadi pasangan dari kebaya miliknya. Rambutnya tertata rapi yang membuat kesan yuda tampak begitu rupawan berkali-kali lipat .
Yuda yang melihat adibah pun tak berkedip melihat betapa cantiknya dia dibalut kebaya yang telah melekat ditubuhnya ditambah riasan yang membuatnya semakin cantik dihari ini .
"Cantik sekali" Ucap yuda. Purwanto yang mendengarnya hanya tersenyum ikut menatap kearah adibah yang mengambil langkah menuju kursi tepat disamping yuda .
Saat mereka berdua di depan penghulu, di sampingnya juga sudah ada purwanto yang menjadi pengganti wali nikah selaku saudara Riana ibu dari adibah .
"Mari kita mulai" Ucap pak penghulu .
__ADS_1
Pak penghulu telah melatih yuda sejak tadi, dan dia pun kini telah siap .
Purwanto pun mulai menjabat tangan yuda .
"Yuda Pratama, aku nikahkan dan kawinkan engkau dengan Adibah Azzahra Nur binti Marco Sanjaya, dengan mas kawin uang sebesar lima ratus lima puluh lima ribu dollar Amerika dibayar tunai" Ucap purwanto .
"Saya terima nikah dan kawinnya Adibah Azzahra Nur binti Marco Sanjaya, dengan mas kawin uang sebesar lima ratus lima puluh lima ribu dollar Amerika dibayar tunai" Jawab yuda lantang .
"Saksi bagaimana?" Ucap pak penghulu .
"Sah!"
Suara lantang itu berasal dari ayah yuda yang begitu bersemangat melihat putranya kini telah terikat dan akan menjadi kepala keluarga sama sepertinya. Ibunya pun terlihat sama bahagianya hingga meneteskan air mata .
"Alhamdulillah" ucap pak penghulu lagi .
Doa dirapalkan dan mereka pun ikut mengaminkan .
Yuda mencium kening istrinya, begitupun adibah meraih tangan suaminya dan menciumi punggung tangannya .
Seketika mereka berdua tertunduk malu, kemudian saling memandang satu sama lain .
Kini Adibah pun berubah status menjadi istri yuda sekarang ini, begitupun yuda yang akan melaksanakan masa mendebarkan menerima tanggung jawab menjadi seorang suami .
.
Rima dan Ayu kembali membantu adibah untuk kembali kekamar dan berganti pakaian untuk resepsi nanti .
Dia kini sudah bahagia dengan pilihannya, bagaimana dengan pamannya? dia selalu memikirkan jika harus pergi meninggalkan pamannya sendirian. Orang yang begitu tulus menyayanginya setelah ibunya, orang yang rela berkorban demi kebahagiaannya .
Tapi yuda sudah memberi janji kepada adibah untuk selalu mengunjungi pamannya agar dia tak merasakan kesepian dan kehilangan sosok ponakannya yang sangat dia sayangi .
.
Dikamar adibah dibantu oleh Aluna untuk memakai gaun dari butik ibunya Claudia, dia terlihat semakin anggun dan cantik memakai gaun tersebut .
Kini adibah kembali berjalan diatas karpet merah menuju yuda yang sudah berdiri gagah disana menunggu kedatangannya .
Kedua tangannya yang kini digengam oleh kedua sahabatnya, berjalan sambil di iringi sambutan musik megah dari dalam sana .
Adibah melihat tempat ini yang dipenuhi oleh bunga segar dan hadirin yang melihat kecantikannya dalam balutan gaun yang dia kenakan dan juga bucket bunga ditangannya .
Adibah memandang yuda yang begitu tampan dengan setelan jas hitam dan groom boutonnire yang tersemat di dada kirinya .
Yuda tak dapat menahan senyumnya .
Dia melihat bagaimana adibah sangat cantik saat dibawa oleh kedua sahabatnya .
Hadirin menyentuh dada mereka melihat yuda terenyuh menundukkan kepala sambil meneteskan air mata bahagia .
Baginya ini adalah waktu yang selama ini dia tunggu-tunggu .
Mereka menukar senyum bahkan sampai jalan yang dilewati adibah habis dan mereka saling berdiri berhadapan .
__ADS_1
Ayu dan rima yang melihat mereka bergantian .
"Selamat berbahagia sahabatku" Ucap ayu .
"Selamat menyandang status sebagai istri, titip sahabatku yah" Ucap rima juga .
Mereka berduapun mengangguk merespon ucapan sahabatnya .
Acarapun berlangsung megah dengan banyaknya tamu yang datang bergantian untuk memberi ucapan selamat kepada mereka berdua .
Purwanto bersama dengan kedua orangtua yuda pun setia mendampingi hingga acara selesai .
Ayu dan rima pergi meninggalkan adibah menuju meja vip yang telah tersedia, disana mereka bertegur sapa dengan teman-teman sekampus yang datang menghadiri acara .
Ayu yang merasa ingin ketoilet pamit kepada rima untuk pergi sebentar, belum sempat sampai tubuhnya terhempas kelantai karna tak sengaja di tabrak oleh seorang lelaki yang tak lain juga tamu di pernikahan sahabatnya .
"Maaf aku tidak sengaja" Ucap lelaki itu sambil mengulurkan tangan kepada ayu .
Ayu pun dengan cepat meresponya, kemudian membenahi gaunnya yang mulai kusut akibat terjatuh. "Iya gak apa-apa, terimakasih" jawabnya gugup .
"Oh Iya, perkenalkan aku Bima sahabat yuda sekalian teman kantornya" Ucap Bima lagi sambil mengulurkan tangan memperkenalkan diri .
"Ayu, sahabatnya Adibah" Jawabnya singkat .
"Wahh serius? pantas kamu pakai gaun bridesmaid senada dengan pengantin" Ucapnya lagi .
"Iya, kami bertiga bersahabat . Satunya lagi duduk disana memakai gaun sepertiku" tunjuknya pada rima yang sibuk memakan cake dan mengobrol .
"Ohh Iya, senang bisa kenal kamu" Ucapnya lagi .
"Iyaa sama-sama, aku ketoilet dulu" pamit .
"Silahkan" Ucap Bima sembari tersenyum memandangi ayu yang melangkah menuju toilet perempuan .
Dia merasa bahwa telah dipertemukan oleh bidadari cantik di pernikahan sahabatnya, sungguh dia baru melihat sosok wanita yang mampu memikat hatinya selama bertahun-tahun menjalani status jomblo. Bukan tidak laku tapi karna dia yang tidak terlalu terbuka oleh wanita apalagi banyak yang mendekatinya dikantor .
*
*
*
Acara masih berlangsung dengan meriah, hingga sampai dipenghujung acara, kedua pasangan halal baru itupun kembali menuju kamar hotel yang sudah di siapkan untuknya agar bisa istirahat .
.
.
.
#Author skip dulu yah, buat asmara Ayu dan Bima akan ada kejutan dibab selanjutnya .
#stay tune terus, Gomawo !!
__ADS_1