
Waktu berlalu semakin cepat, sikembar kini tumbuh menjadi anak yang aktif dan riang. Keluarga kecil adibah kini semakin lengkap karna hadirnya anak-anak mereka yang mewarnai hari-harinya .
"Kakak bilal, udah belum nak?" Panggil adibah saat membawa azma dan asifah menuruni tangga menuju meja makan untuk sarapan pagi. Yuda sudah turun lebih dulu tanpa membantu adibah membawa turun anak-anaknya .
"Ibu, kok bilal ditinggal sih!" Ucap bilal ngambek saat sampai dimeja makan .
"Ibu kerepotan nak bawa adik-adik kamu, mereka gak mau menunggu makanya Ibu turun duluan sayang" jelas adibah .
"Hmmm" Ucapnya singkat sambil menatap kedua adiknya bergantian .
"Roti dan susunya dihabiskan nak, takut telat nanti masuk sekolahnya" Ucap adibah lagi .
"Iya ibu" Jawab bilal .
"Nanti pas pulang sekolah bilal harus tunggu ayah yah, gak boleh keluar sekolah dulu kalau ayah belum datang" Ucap yuda pada anaknya .
"Siap ayah" Jawab bilal semangat .
Bilal kini sudah masuk sekolah kelas satu SD, yuda yang kini bertugas untuk mengantar jemput anaknya sekolah. Kadang juga ia dijemput oleh oma dan opanya saat pulang sekolah dikala ia ingin datang kerumah adibah untuk bermain dengan si kembar azma dan asifah .
Umur azma dan asifah sudah memasuki usia tiga tahun, mereka sudah aktif berbicara dan berjalan kesana kemari tanpa lengah .
"Ibu, bilal berangkat sekolah dulu" Ucap bilal menyalami tangan ibunya. "Azma dan asifah gak boleh nakal yah! Jangan bikin repot Ibu, kakak pergi sekolah dulu nanti kakak belikan es krim deh kalau udah pulang. Oke?!" Ucap bilal lagi pada kedua adiknya .
Azma dan asifah tersenyum merespon ucapan kakaknya bilal, kemudian menatap ayah dan ibunya bergantian .
"Ayo sayang!" Ajak yuda .
Bilal pun meraih tangan ayahnya kemudian melangkah menuju teras untuk naik ke mobil, adibah dan kedua si kembar melambaikan tangan pada ayahnya dan juga kakaknya bilal hingga mobil mereka pun tak terlihat lagi .
"Ayo nak kita keruang tengah nonton tv" ajak adibah pada kedua putrinya .
"Ibu, makan es klim boyeh?" Tanya asifah sambil menatap ibunya
"No No No, kata ibu gak boyeh. Ini masih pagi, iyakan bu?" Ucap azma tak setuju anak itu mengerti apa yang dikatakan ibunya .
Adibah pun mengangguk dan menatap kedua putrinya sambil tersenyum .
"Kalau anti ciang boyeh?" Tanyanya lagi pada ibunya .
"Boleh kok sayang, tapi tunggu kakak bilal balik sekolah yah!" Jelas adibah pada asifah .
__ADS_1
"Oke bu" Ucap asifah sambil berlari menuju ruang Tv .
Azma berjalan sambil menggandeng tangan ibunya, dia sesekali menatap wajah ibunya lalu tersenyum padanya .
"Aku sayang ibu" Ucap azma pada adibah.
Adibah pun terharu mendengar ucapan anaknya azma "Makasih sayang, ibu juga sayang azma hehe" Ucapnya .
"Ibu kok oma gak peynah kecini yagi?" Tanya asifah saat mengambil alih duduk disamping kanan ibunya .
"Mungkin oma sibuk, nanti bakalan main kesini lagi kok kalau oma udah ada waktunya" jelas adibah .
"Ibu azma mau kita keyumah oma, menginap dicana boyeh?" Ucap azma juga pada ibunya .
"Iya ibu, iyaa asifah juga mau nginap diyumah oma dan opa" Ucap asifah juga setuju .
"Ide yang bagus sayang, nanti saat kakak bilal dan ayah libur yah baru kita nginap kesana" jawab adibah .
"Oce ibu" Ucap azma setuju begitupun asifah mereka sangat merindukan omanya rista yang sudah beberapa hari ini gak pernah datang menemui mereka kerumahnya .
Siang hari mereka kembali berkumpul untuk makan siang, begitupun yuda juga kembali kerumah untuk makan siang pada saat jam istirahat kantor. Selain itu ia juga mengantar bilal saat pulang sekolah .
"Ayah, masa tadi padi asifah minta es klim loh cama ibu" ucap azma mengadu pada ayahnya .
"Ya ayah, tapi aku gak makan kok. Kata ibu nanti aja kalau kak bilal udah puyang" Jawabnya .
"Oh jadi begitu?oke nanti yah setelah kalian makan, ayo makan yang banyak nak" Ucap yuda lagi .
"Boleh makan es kirimnya, tapi jangan banyak-banyak yah!" Ucap adibah menengahi .
"Hoyeeeeeeeeeeeee...!" Teriak asifah kegirangan .
"Azma juja mau ibu" rengek azma .
"Iya sayang, azma juga boleh kok. Dihabiskan makanan dulu yah anak pintar" Ucap adibah menenangkan azma .
"Kalau makanannya gak habis, nanti kakak bilal yang makan semua es krimnya" ancam bilal pada adiknya .
Mereka berduapun menoleh seketika pada bilal, kemudian saling menatap dan mempercepat gerakan tangannya untuk makan kembali. Mereka antusias menghabiskan makanannya hingga tak tersisa sedikitpun diatas piringnya .
Sesuai janji adibah pada anak-anaknya, setelah ayahnya balik kekantor mereka berempat kini berada diruang tengah untuk menonton tv kartun kesayangannya si kembar sambil menikmati eskrimnya .
__ADS_1
"Kakak, es kyimnya enyak!" Ucap azma pada kakaknya bilal .
"Iya aku lasa stolobeli hehe, enyak!" Ucap asifah juga .
"Iya enak yah hehe, kalau kakak rasa banana. Tuh liat ada gambar minionnya kan?" Jawab bilal sambil memperlihatkan gambar pada kemasan es krimnya .
"Udah-udah, makanya itu diperbaiki nak. Jangan belepotan begitu dong, kasian bi risma nanti bersihinya susah" tegur adibah pada anak-anaknya .
"Iya Nih bu, si azma sama asifah makannya belepotan banget" adu bilal pada ibunya .
Azma dan asifah hanya tertunduk melanjutkan memakan eskrimnya dan kemudian asik menonton tv .
Adibah kasian pada bi risma jika harus bekerja terlalu berat, kini bi risma tengah mengandung buah hati pertamanya. Doanya telah dikabulkan oleh Tuhan agar segera diberi momongan. Penantiannya selama 9th kini tak sia-sia, usia kandungannya kini memasuki 7bulan sejak si kembar berusia 2th lebih dia mulai ngidam dan sekarang usia si kembar sudah masuk 3th .
Adibah dan yuda sepakat untuk memberi bi risma cuti melahirkan selama 3bulan lamanya, mengingat ini adalah anak pertama mereka dan yang sangat mereka tunggu-tunggu. Adibah pun merasa senang karna bi risma kini telah mengandung. Meski usianya yang sudah 30an keatas tapi jiwanya masih sangat muda .
Sikembar yang begitu senang saat diasuh olehnya ikut bahagia saat tahu bi risma sedang hamil buah hatinya .
Malam hari setelah makan malam, si kembar bermain dikolam yang penuh dengan bola ditemani oleh kakaknya bilal dan juga orangtuanya .
Mereka menghabiskan waktu bersama hingga jam tidur telah tiba .
"Azma, asifah, bilal, udah yah. Ayo kita naik! Kalian harus ganti baju dulu sebelum tidur. Udah pada keringatan begitu" panggil adibah pada anak-anknya saat jarum jam sudah menunjukkan pukul 21.45 malam hari .
"Ayo nak sini, ayah gendong" ajak yuda juga .
Mereka berduapun berlarian menuju ayahnya, yuda menggendong mereka berdua naik keatas. Sedangkan bilal memegang tangan ibunya dan jalan bersamaan menaiki anak tangga .
Setiba dikamar yuda ikut membantu istrinya untuk mengganti pakaian sikembar dan bilal. Setelah itu mereka bertiga pun tertidur pulas. Adibah dan yuda tersenyum menatap anak-anaknya yang kini semakin tumbuh besar secepat itu .
"Mereka besarnya cepat banget yah mas" ucap adibah pada suaminya sambil menyandarkan kepalanya dibahu yuda suaminya .
"Iya sayang, perasaan baru saja kemarin kamu ngelahirin sikembar. Eh tau-tau sekarang udah pada bisa jalan dan ngomel-ngomel hehe" Ucap yuda juga .
"Iya mas, adibah tuh senang sekali kalau liat mereka bisa akur gitu" Ucap adibah lagi .
"Iya sayang, semoga saja mereka akan tetap seperti itu sampai mereka besar nanti yah" Ucap yuda lagi .
"Mudahan-mudahan mas, Aaminn"
"Yaudah sayang, ayo kita tidur. Pasti hari ini kamu sangat lelah mengurus mereka bertiga" Ucap yuda lagi .
__ADS_1
"Lumayan sih mas, tapi selalu terbayar kok saat dibah sudah melihat senyum mereka" Jawabnyaa sambil membaringkan diri .
"Iya sayang" Ucap yuda juga ikut membaringkan diri .