
Setelah dikamar, iblis wei segera duduk dang mengambil sekendi arak.
'Ratu bulan.... desisnya, lalu dia menghela nafas panjang, lalu menenggak habis arak itu lalu melemparkan kendi yang telah kosong kesudut ruangan.
Mata wei mulai menerawang, pikirannya kembali terbawa kenangan pahit masa lalunya dengan ratu bulan beku.
Lima tahun yang lalu, ketika wei masih suka berkelana dan berkeliaran didunia persilatan, dia senang sekali mendatangi dan menantang sekte perguruan lain untuk mengajak duel para tetua perguruan.
Kala itu wei sangat berambisi menguasai dunia persilatan dengan cara yang paling cepat dan wei berfikir kalau ini adalah salah satu cara tercepat, mengalahkan para tetua perguruan lain.
Wei saat itu banyak memenangkan banyak pertarungan, banyak ketua perguruan yang dikalahkan dan dimusnahkan perguruannya.
Seperti perkiraannya, nama wei semakin terkenal didunia persilatan. Nama wei menjadi momok menakutkan bagi para ketua perguruan lainnya.
Sukses dengan langkahnya didunia persilatan, wei berencana mengambil langkah besar yang lebih berani dengan menantang perguruan yang lebih hebat dan besar.
Wei menargetkan akan menantang Biksu Wu Ming dari biara puncak emas yang saat itu menjagoi dunia persilatan.
Tetapi sebelum ia melaksanakan rencananya menantang biksu wuming, ia memilih untuk terlebih dahulu menahlukkan istana bulan gaib untul batu pinjakannya.
__ADS_1
Dengan keyakinan yang tinggi akan kemampuan dirinya sendiri, wei bergegas pergi mengunjungi istana bulan.
Sesampainya disana, wei dipersilakan masuk dan mendapatkan jamuan dari para penghuni istana dan sejenak dia menjadi lupa akan tujuannya.
Wei terlena dengan kemegahan istana bulan disana ia disuguhi musik, arak dan tari tarian.
Setelah beberapa hari berlalu wei teringat tujuan semulanya untuk menundukan penguasa istana ini untuk semakin mengibarkan namanya didunia persilatan.
Dia memaksa untuk bertemu dengan penguasa istana bulan, dan membuat kekacauan disana dan berhasil memaksa masuk ke aula utama.
Pada saat itu sedang berlangsung pertemuan antara penguasa istana bulan dan para pengurus sekte.
Wanita itu memiliki wajah yang sangat cantik, dengan rambut digulung keatas dihiasi tusuk kundai yang sangat indah, didahinya terdapat tanda aksesoris yang terbuat dari perak yang berbentuk bulan sabit.
' Dari ciri cirinya pasti dia ratu bulan penguasa istana ini' gunam wei.
Apakah kau yang bernama ratu bulan, penguasa tempat ini? tanya wei langsung tanpa basa basi
'Benar sekali tuan wei, lalu ada urusan apakah tuan wei sampai memaksa masuk dan membuat keributan ditempatku ini?
__ADS_1
Apakah pelayanan dari orang orangku ada yang salah dan kurang memuaskan anda sehingga anda menjadi seperti ini tuan?' tanya ratu bulan sambil bangkit dari singgasananya dan tersenyum.
Sebenarnya sejak awal melihat ratu bulan, wei sudah terpikat dengan kecantikannya, Wei semakin bernafsu ingin menguasai istana ini dan memiliki ratu bulan.
Ha..ha..ha... ternyata rumor itu memang benar, ternyata kamu benar benar secantik apa yang diceritakan orang.
'Terima kasih atas pujian anda tuan, sekali lagi saya bertanya , apa tujuan anda masuk secara paksa kedalam sini, apakah anda tidak melihat kami sedang melakukan pertemuan penting? ucap ratu bulan sambil tersenyum.
'Aku berencana untuk menguasai istana ini beserta penghuninya termasuk kau ratu bulan'
'Kurang ajar kau tuan wei, jaga kata katamu terhadap kakakku' ucap ratu bintang dengan nada tinggi.
'Biarkan saja adik bintang, aku mau lihat dengan kemampuan apa dia bisa mengira mampu menguasai istana ini dan diriku ini' ucap ratu bulan sambil tertawa.
Ha...ha..ha...dengan cara apa anda ingin menguasai istana ini beserta diriku ini dan bagaimana jika aku menolak tunduk denganmu?
Aku meminta dengan baik baik saat ini, kuharap kau mau menyerah secara suka rela ratu, atau aku akan memaksa dan menundukanmu dengan kekerasan.
Ha..ha..ha.. bagus ketua wei, sekarang lekas tunjukan kemampuanmu itu, aku mau melihat apakah kamu memang punya kemampuan menundukanku.
__ADS_1
Ha..ha..ha.. baiklah ratu mari kita mulai pestanya sekarang' ucap wei