Tapak Buddha

Tapak Buddha
Biksu Sesat Dari India 1


__ADS_3

Pada saat yang sama ditempat yang lain jauh dinegeri india, disebuah pegunungan Himalaya berdiri satu sosok pria bertubuh tinggi besar berusia kira kira setengah abad dan berpenampilan seperti seorang biksu tengah mengamati perubahan alam sekitar.


Biksu misterius itu berdiri berjam jam ditepi jurang, matanya yang besar menatap langit jauh tanpa berkedip seperti sedang mengamati sesuatu dari kejauhan, air muka wajahnya berubah ubah menunjukan seperti emosinya yang sedang bergejolak.


Tiba tiba pria itu berteriak keras dan berkata:


"Kurang ajarr.... ternyata ada yang berani membuka segel jurus ke sembilan tapak buddha, ternyata ada yang menguasai tapak buddha didaratan tengah" ucap biksu misterius itu dengn suara geram dan penuh nafsu membunuh.


"Awas saja akan kubunuh semua orang yang menguasai tapak buddha, manusia rendah seperti kalian tidak layak menguasai tapak buddha, hanya akulah satu satunya orang yang pantas menguasainya." ucapnya kembali dengan penuh amarah.


Setelah berdiam sejenak sambil memejamkan matanya ia berkata :


"Tampaknya aku harus segera berangkat kedaratan tengah untuk segera melakukan pembersihan....."


Lalu sosok misterius itu berkelebat lenyap dari tepi jurang.


note: Daratan tengah adalah sebutan lain dari negeri cina pada jaman dahulu karena letaknya berada ditengah tengah benua asia.


Biksu misterius itu bernama biksu mi to dia adalah seorang putra raja dari sebuah kerajaan kecil diindia.


Pangeran Mi li to adalah seorang anak yang sangat jenius bahkan pada usia muda yang sangat muda ia telah menguasai banyak ilmu sastra dan perang.


Mi li to menguasai berbagai jenis aliran bela diri serta taktik berperang, hal sangat membuat ayahnya yang merupakan seorang raja menjadi sangat bangga kepadanya.


Pada saat itu mi li to berumur kira kira 15 tahun, setelah melihat kehidupan seorang biksu yang melintas didepannya seketika timbullah ketertarikannya pada ajaran buddha dan ingin memasuki kehidupan menjadi seorang biksu.


Mendengar hal itu tentu saja membuat raja menjadi sangat berang, pangeran yamg diharapkan meneruskan tahta kerajaannya malah ingin meninggalkannya.


Akhirnya raja membuat peraturan melarang semua biksu memasuki kotanya, tetapi itu tidak menyurutkan niat pangeran menjadi seorang biksu.


Pada saat yang direncanakan, Mi li to melarikan diri secara diam diam dari istana dan berhasil keluar dari benteng kota, lalu mengganti jubah kebesarannya dengan sepotong kain bekas pembungkus mayat.


Mi li to berkelana dan akhirnya tiba dikuil halilintar, dimana terdapat banyak biksu sakti didalamnya yang menguasai ilmu tapak buddha.


Akhirnya mi li to muda diterima menjadi biksu dan belajar dikuil halilintar. Karena kepintarannya dhammo muda cepat menyerap pelajaran dhamma dan memjadi kesayangan para guru dhamma.

__ADS_1


Akhirnya mi li to dipertemukan dengan biksu dhammo yang berdiam dipuncak biara halilintar dan sangat jarang menampakan dirinya.


Konon biksu dhammo menguasai ilmu tapak buddha hingga level ke 8 dan menjaga senjata suci pedang buddha yang bernama pedang halilintar.


Setelah bertemu dengan mi li to dan terkesan dengan kepandaian dan kesopanannya maka biksu dhammo memutuskan untuk mengangkat mi li to menjadi murid tunggalnya dan menurunkan ilmu tapak buddha serta mengganti namanya menjadi biksu mi to.


Dalam waktu singkat biksu mito berhasil menguasai 8 jurus tapak buddha serta seni bermeditasi dari biksu dhammo.


Setelah itu biksu mito memutuskan untuk berlatih meditasi zen, lalu ia memutuskan untuk tinggal disebuah gua yang berada tifak jauh dari kuil halilintar.


Biksu mito tinggal bertahun tahun didalam gua dan sangat jarang keluar walau hanya sekedar untuk makan. Dari dalam gua sering terdengar bunyi teriakan biksu mito kadang diselingi suara tawa yang sangat keras dan suara menangis kencang.


Para biksu dan guru dharma lainnya sangat kawatir dengan keadaan biksu mito, lalu mereka bersama melaporkan kejadian ini keoada biksu dhammo yang berada dipuncak menara halilintar.


Biksu dhammo mendengarkan cerita para guru dhamma dan setelah selesai mendengarkan akhirnya biksu dhammo berkata:


"Mito adalah seorang yang sangat cerdas bahkan orang seperti mito sangat jarang diketemukan. Pada awalnya dia belajar dengan cepat berbagai seni meditasi, dan pada saat itu dia memilih meditasi zen yang tergolong sulit dipraktekan.


Yang paling aku takutkan saat ini adalah mito yang tersesat dengan cara meditasinya yang sangat ekstrim beserta pemahamannya.


"Untuk sementara biarkan saja dia berusaha menemukan jati dirinya, dengan tingkat kecerdasannya yang tinggi tidak mudah untuk membujuknya, jadi biarkanlah dia seperti itu dulu sambil kita pikirkan cara yang paling baik untuk menanganinya". ucap biksu dhammo.


"Baiklah kalau begitu kami semua mohon pamit dari anda biksu dhammo" ucap para biksu.


Biksu dhammo hanya berdiam diri dan kembali menutup matanya untuk melanjutkan meditasinya kembali.


Tiga tahun telah berlalu, biksu mito tetap mengurung diri didalam gua dan hampir setiap hari meraung dan berteriak seorang diri., sampai pada akhirnya biksu mito seperti menyadari sesuatu lalu dengan wajah penuh kemarahan dia berkata:


"Ternyata ajaran buddha yang selama ini aku pelajari adalah omong kosong, dunia yang kejam seperti ini tidak boleh ada belas kasih dan cinta kasih".


"Cinta kasih hanya membuat hati orang lemah dan tidak berdaya, yang seharusnya ada adalah sifat kejam karena dengan bertindak kejam dan menjalankan hukuman barulah orang akan takut dan mau belajar dharma sehingga pintu surga akan terbuka untuknya". ujarnya berapi api.


Pikiran mito yang sesat semakin bertambah kacau dan akhirnya mito mencari kebenaran menurut versinya sendiri.


Mito menganggap ajaran buddha yang penuh kasih adalah hal yang salah dan karena utu ia bertekad untuk merombak total semua ajarannya menurut versinya sendiri

__ADS_1


Akhirnya mito keluar dari dalam gua, lalu menerobos masuk kedalam kuil halilintar dan membuat kekacauan dengan memaksakan faham sesatnya kepada para guru dharma dan para biksu lainnya.


Setelah terjadi perdebatan akhirnya mito mulai menunjukan sifat buasnya dengan menyerang para guru dharma dengan ilmu tapak buddha.


Para guru dharma menggabungkan kekuatan mereka dan berhasil menahlukan mito, tetapi rupanya mito telah memikirkan cara untuk membebaskan diri yaitu dengan cara berpura pura bertobat dan mengakui kesalahannya dihadapan para guru dharma.


Melihat mito telah tersadar dari segala kesalahannya, mereka menjadi tersentuh lalu melepaskan mito dari cekalan mereka.


Begitu terbebas mito segera melancarkan serangan mendadak kepada biksu yang paling dekat dengannya.


Serangan itu menghantam dada sebelah kiri yang mengakibatkan bikksu itu terpental dan tewas seketika dengan jantung pecah.


"Ha..ha..ha... rasakan oleh kalian irulah akibatnya kalau melawanku...!"


"Mito kau telah menipu kami, akan kami ringkus kau sekali lagi" ucap salah satu biksu.


Sebelum para biksu menggabungkan kekuatannya, mito telah bergerak cepat terlebih dahulu, tapak tangannya kembali mengambil nyawa biksu lainnya sehingga kekuatan gabungan semakin berkurang.


Akhirnya semua biksu guru dharma tewas dibantai mito lalu mito segera membakar jenazah para biksu dharma drngan tenaga inti apinya dalam sekejab jenazah para biksu dharma habis terbakar dan tinggal abu jenazah beserta relic.


***note**: relic adalah sisa jasmani dari orang suci atau para praktisi meditasi yang telah mencapai tingkatan tertentu yang tidak habis terbakar ketika dikremasi dan biasanya berbentuk mutiara*.


Perlahan mi to mengumpulkan relic dari jenazah para biksu dharma lalu menelannya.


Seketika kekuatan mito bertambah hebat karena relic yang ia komsumsi mengandung esensi ilmu tapak buddha yang dilatih sepanjang hidup mereka.


"Ha..ha..ha.. aku adalah buddha hidup yang tidak terkalahkan, barang siapa yang mendengarkan ajaranku akan kuselamatkan, dan yang bersebrangan denganku akan kumusnahkan semuanya.


Lalu Mito melihat kepuncak menara halilintar, dengan mata berkilat dia berkata :


"Guru dhammo, murid akan segera menemuimu untuk membabarkan dharma dan membebaskan guru dari penderitaan, sabarlah guru, sekarang murid akan naik menemuimu, ha.ha..ha....!"


**Mito bener bener parah otaknya ya guys udah ngaco terus udh gitu galakan dia lagi 😥.


Terima kasih atas dukungan kalian semua selama ini kepada author dan terima kasih atas dukungannya yang berupa like dan votenya cuma koin belum ada yang kirimin buat author nih 😂 but it's ok, juga terima kasih yang telah mendukung author lewat komentar walau komentarnya ga semuanya positif sih 😁,

__ADS_1


Untuk para pembaca yang menjalankan ibadah puasa author mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir dan batin, dan akhir kata semoga** teman teman pembaca semua dalam keadaan sehat selalu, terima kasih all 🙏


__ADS_2