Tapak Buddha

Tapak Buddha
Pertarungan Hidup Dan Mati


__ADS_3

Setelah mengerahkan tenaga dalamnya thian long mulai menyerang ratu bulan dengan cepat, sementara ratu bulan berusaha mengimbangi serangan serangan thian long.


Dalam sekejap puluhan jurus telah terlewati, lokasi pertarungan berpindah dengan cepat dan mulai memasuki kawasan hutan.


Mereka bedua seakan lupa akan sekelilingnya dan berusaha saling menyerang dengan mengerahkan jurus jurus terbaik milik mereka.


Suasana hutan yang tadinya sunyi sekarang hangar bingar, terdengar bunyi ledakan disana sini dan suara gemuruh pohon tumbang terkena pukulan nyasar dari mereka berdua.


Setelah lebih dari seratus jurus telah berlalu belum nampak ada tanda tanda kemenangan dari salah satu pihak, pertarungan masih tampak berimbang.


"Ha...ha..ha...ternyata hanya segini saja kehebatan pendekar thian long" ejek ratu bulan.


Thian long segera mencabut pedang naga putih yang ada dipunggungnya lalu berkata:


"Wanita iblis terimalah seranganku" seru thian long.


Ratu bulan segera mengeluarkan selendangnya, lalu dengan tenaga dalamnya selendang yang tadinya lemas berubah menjadi kaku seperti pedang.


Mereka berdua kembali bertarung kali ini dengan menggunakan senjata, thian long memainkan jurus pedang naga putih milik bailong disrlingi dengan jurus pedang buddha, sedangkan ratu bulan mengerahkan jurus selendang saktinya.


Puluhan jurus telah berlalu, tetapi tetap saja tidak ada tanda tanda keunggulan dari salah satu pihak, pertarungan masih berlangsung seimbang.


Kedua senjata itu terus berbenturan dan mengeluarkan suara yang memekakkan telinga serta pijaran api setiap kali berbenturan.


Setelah bertempur cukup lama, akhirnya thian long mengerahkan jurus pedang buddha


Buddha menerangi semesta


Ratusan bayangan pedang diikuti sinar keemasan menjadi satu , lalu membentuk badai pedang yang mengarah kearah ratu bulan.


Ratu bulan mengerahkan tenaga dalamnya melalui selendangnya, seketika selendanganya bersinar kebiruan lalu diiringi dengan teriakannya ratu bulan menyambut jurus thian long.


Ketika kedua senjata bertemu diudara, seketika tercipta pijaran kembang api , lalu terdengar suara berdentrangan yang memekakkan telinga.


Lalu terdengar suara ledakan keras disusul seruan tertahan dari putri bulan


Terlihat selendang ditangannya robek besar dan akhirnya terbakar, beberapa lengan bajunya terlihat robek dibeberapa tempat.

__ADS_1


Dengan kasar ratu bulan mencampakan selendangnya yang telah rusak lalu, ia mulai menyerang thian long kembali dengan tangan kosong.


Melihat lawannya tidak memakai senjata, thian long kembali menyarungkan pedangnya lalu, menyambut serangan ratu bulan dengan tangan kosong.


Disisi lain, kondisi yuen er mulai membaik setelah mendapatkan pertolongan dari tetua kong.


Setelah melihat yuen er menunjukan gejala gejala yang mengarah pada kesembuhan, tetua kong menghentikan aliran tenaga dalamnya dan yuen er segera memusatkan tenaga dalamnya untuk memulihkan dirinya sendiri.


Setelah selesai dengan tugasnya mengobati yuen er, tetua kong mulai mengalihkan perhatiannya kepertarungan antara thian long dan ratu bulan.


Tetua kong berulang kali menggelengkan kepalanya, seolah takjub dengan kesaktian keduanya.


Sementara itu thian ong dan ratu bulan masih terus bertempur, keduanya terus saling menyerang dan menghindar.


Gerakan tubuh mereka semakin lama semakin cepat, saking cepatnya tubuh mereka hanya terlihat bayang bayang yang berkelebat kesana kesini.


Ratu bulan kembali tertawa keras dan mengejek thian long, thian long yang terpancing emosinya berteriak :


"Kurang ajar kau wanita iblis, bersiaplah menyambut jurusku" teriak thian long sambil melompat kebelakang mengambil jarak.


Disisi lain ratu bulan mulai mengerahkan jurus tapak rembulan miliknya.


Seiiring dengan pengerahan tenaga dalamnya suhu disekitar ratu bulan mulai menurun secara drastis, dikedua telapak tangannya berpendar cahaya kuning yang berwujud bulan sabit yang semakin lama semakin membesar.


Tanah disekitar mereka mulai bergetar, sementara diudara sesekali terdengar letupan letupan keras akibat benturan gelobang energi dari mereka berdua.


Diiringi teriakan yang membahana, thian long memulai serangannya terlebih dahulu, seketika selarik cahaya emas melesat cepat kearah ratu bulan.


Ratu bulan yang telah bersiap menyambut serangan thian long dengan tapak bulannya dia menyerang dengan mendorong sepasang tangannya, bayangan bulan sabit berputar deras dan melesat kedepan menyambut sinar emas tapak buddha.


Ketika dua kekuatan itu bertemu, seketika itu juga terdengar bunyi ledakan keras, bumi seakan bergetar seperti terjadi gempa dan tanah disekitar mereka terbongkar keluar dan membentuk cekungan yang lumayan besar.


Sesaat kedua kekuatan itu bertahan diudara, mereka berdua masih mengadu kekuatan.


Terlihat bayangan bulan sabit dan sinar emas masih saling dorong mendorong.


Thian long kembali mengempos tenaga dalamnya sambil berteriak kencang ia mendorong telapak tangannya kedepan, pancaran sinar emas semakin terang dan deras disisi lain ratu bulan melakukan hal yang sama.

__ADS_1


Heaaaaattttttt....!!!!!!!!!!!!


Terdengar bentakan suara thian long , lalu seketika bayangan bulan sabit milik ratu bulan terdorong kebelakang dan terdengar suara ledakan keras


Boommm....!!!! bayangan bulan sabit yang terbentuk dari energi ratu bulan hancur meledak tergulung sinar emas tapak buddha.


Ratu bulan berseru keras lalu melompat tinggi keudara menghindari hantaman energi tapak buddha.


Energi tapak yang berupa gelombamg sinar emas terus melabrak apa saja yang ada disekitar, sehingga keadaan hutan menjadi hancur dan porak poranda.


Ratu bulan berhasil menghindar dan mendarat ditanah, dari sela sela bibirnya mengalir darah segar pertanda ia menderita luka dalam.


"Kurang ajar kau thian long, sekarang terimalah jurus pamungkasku yang paling hebat"


Ratu bulan menghirup udara sekitarnya lalu kembali mengerahkan energi jurus tapak rembulan miliknya.


Kali ini ratu bulan mengerahkan selhruh tenaga dalam miliknya yang disatukan tenaga dalam milik bai long yang berhasil dicurinya.


Seketika udara disekelilingnya mulai membeku, lalu tangannya menjulur kelangit dan energinya membumbung tinggi kelangit dan seketika terbentuk lapisan awan mendung.


Lalu ratu bulan membuat gerakan seperti menarik tidak lama kemudian terlihat bayangan bulan sabit kembar yang terbentuk dari energi turun dari langit dan mengambang tepat diatas kepala ratu bulan.


Pusaran angin dingin bertiup kencang seperti badai, samar samar terdengar seperti suara tangisan banyak orang.


Pepohonan yang ada disekitar bertumbangan dan tanah disekitar pijakan kaki ratu bulan melesak kedalam.


Ratu bulan bersiap melepaskan jurus Sepasang Bulan Kembar Menangis


Melihat hal itu, thian long membentuk mudra (Simbol suci berupa gerakan tangan) jurus ke 8:


Jurus Para Suci Menghadap Sang Buddha.


Seketika sinar emas memancar dari tubuh bai long, lalu perlahan terbentuklah bayangan sang buddha yang sangat besar.


Ratu bulan terkejut oleh pemandangan buddha raksasa yamg ada didepannya, lalu ia memejamkan matanya mencoba untuk tidak terpengaruh dengan apa yang dilihatnya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2