
Keesokan harinya, disaat thian long dan yuen er sedang berjalan jalan menikmati keindahan taman istana tiba tiba seorang kasim istana diikuti pengawal kerajaan menghampiri mereka dan berkata:
"Tuan dan nona pendekar, Yang Mulia kaisar sedang menunggu anda berdua diaula istana, mohon tuan dan nona ikut dengan kami untuk segera menghadap yang mulia".
"Baiklah tuan, mari kita kesana" ucap thian long.
"Silakan tuan dan nona" ucap kasim sambil membungkukan tubuh.
Thian long dan yuen er bergegas memasuki aula istana, dan terlihat oleh mereka yang mulia kaisar tengah duduk diatas singgasana didampingi oleh permaisuri dan putra mahkota beserta para mentri dan pejabat lainnya.
"Hormat kepada Yang Mulia" ucap thian long dan yuen er sambil berlutut memberikan hormat.
"Bangunlah long er dan nona yuen" ucap kaisar.
Thian long dan yuen er bangkit berdiri, lalu kaisar berkata:
"Long er, berkat dirimu kondisiku sekarang sudah jauh lebih baik, sekarang ucapkanlah apa permintaanmu pasti akan aku kabulkan".
"Hamba iklas dalam membantu Yang Mulia dan hamba sama sekali tidak mengharapkan imbalan apapun yang mulia" ucap thian long.
Kaisar tersenyum sambil menganggukkan kepalanya lalu berkata: "Long er, aku berniat mengangkatmu dan nona yuen jadi pejabat istana mengingat istana juga membutuhkan orang orang cakap sepertimu, bagaimana menurutmu long er?"
"Terima kasih atas kepercayaan Yang Mulia kaisar, tetapi hamba hanyalah orang gunung yang tidak mengerti tentang politik dan tata negara rasanya belum layak menjadi seorang pejabat, hamba takut mengecewakan kaisar dan rakyat banyak" ucap thian long menolak halus.
Kaisar mengangukkan kepala sambil mengelus jenggotnya, lalu menoleh ke arah yuen er dan berkata :" lalu bagaimana denganmu nona yuen, apakah kau bersedia mengambil posisi dipemerintahan?"
__ADS_1
"Terima kasih atas kepercayaannya Yang Mulia, tetapi hamba juga hanyalah seorang gadis biasa yang sama sekali tidak mengerti politik, biarlah jabatan itu diisi oleh orang orang pandai yang sesuai dibidangnya agar dapat mengambil kebijakan yang tepat demi kesejahteraan rakyat dan kerajaan ini". ucap yuen er sambil membungkukan tubuhnya.
"Ha..ha..ha,..kalian orang orang dunia persilatan selalu menyukai kebebasan, baiklah kalau kalian menolaknya akupun tidk bisa memaksanya" ucap kaisar sambil tertawa.
"Terima kasih Yang Mulia" ucap thian long dan yuen er berbarengan.
Kaisar menepuk tangannya sambil berkata:
"Pelayan, bawa kemari hadiah yang sudah kupersiapkan" ucap kiasar
Tidak lama kemudian masuklah para dayang dayang istana dengan membawa masing masing sebaki penuh berisikan uang emas dan perhiasan.
"Thian long dan yuen er, kalian boleh menolak posisi jabatan yang aku tawarkan, tetapi kalian tidak boleh menolak hadiah pemberian dari raja". ucap kaisar.
"Terima kasih atas kemurahan hatinya Yang Mulia" ucap thian long dan yuen er.
"Thian long ada 1 anugerah lagi yang ingin aku berikan kepadamu" lalu kaisar menoleh kearah perdana mentri dan berkata:
"Perdana mentri, tolong serahkan plakat emas simbol anggota kerajaan kepada thian long"
"Baik Yang Mulia" ucap perdana menteri.
"Pendekar Thian long, majulah kedepan untuk menerima anugerah dari Yang Mulia"
Thian long maju kedepan dan berlutut dihadapan kaisar.
__ADS_1
"Sesuai titah Yang Mulia Kaisar dinasti song, dikarenakan pendekar thian long telah banyak berbuat jasa kepada Yang Mulia Kaisar dan anggota keluarga kerajaan, maka Yang Mulia kaisar dengan ini menganugerahkan kepada pendekar thian long berupa plakat emas anggota kerajaan," Ucap perdana menteri dengan suara lantang.
"Terima kasih Yang Mulia Kaisar" ucap thian ling sambil menerima plakat emas.
"Ha...ha..ha..., thian long mulai saat ini kamu adalah salah 1 dari anggota kerajaan dan dengan plakat emas itu kamu bebas keluar masuk istana kerajaan tanpa ada yang bisa menghalangi dan bisa bertemu denganku kapan saja yang kamu kehendaki" ucap kaisar sambil tertawa bahagia.
"Terima kasih atas anugerahnya Yang Mulia"ucap Thian long sambil menerima plakat emas lalu mengangkatnya sejajar dengan dahinya.
"Selamat Kak long, mulai sekarang kau sudah menjadi bagian dari kami" ucap pangeran lie sambil tersenyum lebar.
"Terima kasih pangeran" ucap thian long.
"Baiklah sekarang mari kita rayakan bersama" ucap kaisar.
Pangeran lie menepuk tangan dan berkata: "Segera siapkan jamuan makan dan kesenian untuk para pahlawan kerajaan "
Thian long dan yuen er dipersilakan duduk dikursi kehormatan, lalu tidak lama kemudian para pelayan membawa makanan dan minuman, disusul dengan masuknya para gadis penari dan pertunjukanpun dimulai..
Setelah jamuan makan berakhir, thian long dan yuen er berpamitan kepada Kaisar berserta para pejabat istana untuk segera menyusul bai long diistana bulan.
Setelah berpamitan dan dihantar oleh seluruh anggota istana, thian long dan yuen er segera meninggalkan istana dengan menaiki sepasang kuda terbaik pemberian kaisar dan mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju istana bulan.
Sepanjang perjalanan thian long dan yuen er menghabiskan waktu kebersamaan mereka dengan bercanda dan bercakap cakap,
Hubungan mereka semakin dekat 1 sama lain seperri tak terpisahkan, terlihat sekarang thian long yang mulai membalas perhatian dan perasaan yuen er kepadanya, raut bahagia nampak dari kedua pasangan yang sedang dimabuk asmara ini.
__ADS_1
Dan untuk semua para pembaca yang setuju dengan hubungan mereka berdua jangan lupa like dan votenya yah, 😁🙏