
Mereka berdua berdiri tegak berdiam diri, mereka saling menatap dan mengawasi, masing masing masih menunggu titik celah untuk memulai serangan dan menembus pertahanan lawan.
Setelah menunggu beberapa saat lamanya, akhirnya biksu mito mulai menyerang thian long dengan ganasnya, thian long berusaha menghindari serangan dan berusaha membalasnya.
Pukulan dan tendangan datang silih berganti, masing masing berusaha untuk menyarangkan pukulan dan melukai lawannya sebanyak mungkin..
Tubuh mereka berkelebat dengan cepatnya sehingga hanya menyisakan bayangannya saja, tanah dan bebatuan hancur terkena hempasan energi mereka berdua.
Buggghhh.....
Tapak tangan thian long berhasil mendarat didada biksu mito, biksu mito terpental mundur beberapa meter kebelakang disela sela bibirnya menetes darah segar.
Biksu mito menyerengai lebar, lalu setelah beberapa tarikan nafas kondisinya kembali seperti semula semua luka dalamnya sembuh dengan cepat.
"Tidak mungkin rasanya seranganku tadi masuk dan menghantamnya dengan cukup keras dan aku yakin organ dalamnya pasti ada yang terluka, tetapi kenapa lukanya cepat sekali sembuh, ini ada yang aneh...?" ucap thian long dalam hati.
Rupanya semua itu berkat mutiara iblis yang berhasil diserap oleh tubuhnya selain meningkatkan tenaga dalam secara drastis mutiara iblis berkhasiat menyembuhkan luka dalam dengan cepat.
"Ha..ha..ha...ada apa thian long kenapa kau tidak meneruskan seranganmu dan hanya berdiri disana...?" ucap biksu mito dengan tertawa penuh ejekan.
"Akan kuhancurkan kau biksu sesat" ucap thian long sambil mencabut pedang naga putih dari sarungnya lalu segera menyerbu kedepan dan memainkan jurus jurus pedang naga putih.
"Ha..ha..ha.. datanglah kemari dan buktikan ucapanmu..!" ucap biksu mito sambil melesat maju kedepan menyambut serangan thian long.
Pedang naga putih berkelebat cepat dengan mengeluarkan energi yang membekukan, berusaha membabat tubuh biksu mito.
Setelah lewat beberapa jurus hampir di seluruh tubuh biksu mito dipenuhi luka goresan pedang sehingga darah mengucur hampir diseluruh tubuhnya.
Tiba tiba dengan gerakan yang sangat cepat thian long melompat tinggi keudara lalu membacokan pedangnya kearah kepala biksu mito.
Melihat serangan thian long yang begitu cepat dari tangan biksu mito tiba tiba keluar seberkas cahaya hijau yang terang dan berhasil menangkis serangan thian long.
Trangggg...!!!
Pedang naga putih berbenturan keras dengan cahaya hijau yang keluar dari tangan biksu mito, bahkan saking kerasnya benturan itu menimbulkan percikan api dan menyebabkan pedang naga putih patah menjadi 2 bagian.
Thian long yang terkejut dengan patahnya pedang naga putih segera melompat mundur kebelakang.
Didepannya tampak biksu mito berdiri dengan menggenggam sebilah pedang yang bening seperti kristal berwarna kehijauan yang mengeluarkan cahaya hijau menyilaukan yang penuh dengan nuansa mistis yang pekat.
"Ha..ha..ha.. rasakan itu thian long sebentar lagi lehermu yang akan kutebas dengan pedang iblis ini...!" ucap biksu mito tertawa terbahak bahak.
"Maafkan aku adik bai, pedang naga putih peninggalanmu sampai patah seperti ini" gunam thian long sedih sambil memasukan patahan pedang kedalam sarungnya lalu menyampirkan kembali dipunggungnya.
Perlahan luka goresan pedang yang ada diseluruh tubuh biksu mito mulai merapat kembali, diiringi gelak tawanya biksu mito kembali menyerang thian long dengan jurus jurus yang dasyat sehingga thian long hanya bisa menghindar tanpa mampu membalasnya sampai akhirnya serangan biksu mito berhasil merobek baju dan menggores luka di dada thian long.
__ADS_1
Thian long melesat mundur kebelakang untuk sejenak mengambil nafas, luka goresan dari pedang iblis menimbulkan rasa sakit yang amat sangat dan rasa panas yang menerobos masuk kedalam tubuhnya.
Ketika rasa panas akibat goresan pedang mulai menjalari tubuhnya, pedang suci naga emas segera memberikan reaksi dengan mengalirkan energi es untuk menolak racun pedang iblis dan menetralkan hawa negatif dari pedang iblis seketika.
Thian long menghembuskan sisa hawa kotor dari pedang iblis dari mulutnya keluar asap hitam, lalu thian long mengerahkan pedang suci halilintar yang tersimpan didalam tubuhnya.
Pedang suci halilintar kini telah berada didalam genggamannya, sekektika itu juga thian long mengalirkan tenaga dalamnya dan mengacungkan pedang suci halilintar keatas.
"Wahai pedang sakti, bantu aku dalam membasmi iblis berwujud manusia yang berada dihadapanku" ucap thian long kepada pedang halilintar.
Seolah mengerti ucapan thian long, energi pedang halilintar mengalir keluar dalam bentuk sinar emas dibalut kilatan petir diiringi suara halilintar yang menggelegar sinar itu membumbung tinggi menembus awan, perlahan langit mulai gelap tertutupi awan mendung dan sambaran halilintar mulai terlihat menyambar nyambar.
Dengan sekuat tenaga thian long mulai menyerang biksu mito dengan memainkan jurus pedang buddha drngan menggunakan pedang suci halilintar.
Ratusan bayangan pedang diiringi dengan sinar keemasan berbalut energi halilintar mulai menyerang dan mendesak biksu mito.
Mito pun tidak mau kalah, ia segera mengerahkan kekuatannya lalu mengibaskan pedang iblis dimuka untuk menangkis serangan thian long.
Bunyi benturan ke 2 senjata serta ledakan terjadi dimana mana, suasana lokasi pertarungan sudah hancur porak poranda terkena dampak kekuatan jurus jurus mereka berdua.
Ratusan jurus berlalu pertarungan terus bergeser kelokasi lain. Lokasi yang dilintasi mereka berdua berubah bak neraka, bunyi ledakan serta percikan api disertai hawa dingin yang membeku terjadi silih berganti.
Setelah ratusan jurus berlalu, thian long mulai mendesak biksu mito dengan pedang suci halilintarnya thian long mengamuk dengan dasyatnya sehingga mito terus terpukul mundur kebelakang .
Trangggg........
Melihat pedangnya terpental, mito nekat menyerang dengan tendangan kakinya sehingga mengenai lengan thian long dengan cukup keras dan mengakibatkan genggamannya pada pedang halilintar terlepas.
Pedang halilintar terlempar berputar putar kebelakang dan akhirnya menancap didinding tebing, lalu wujudnya perlahan raib menjadi seberkas sinar kemerahan lalu melesat masuk kembali ketubuh thian long begitu juga dengan pedang iblis yang raib dari pandangan lalu melesat kembali kedalam tubuh biksu mito.
Sejenak pertarungan berhenti, mereka berdua mengolah nafas dan berusaha mengembalikan energi mereka berdua yang terkuras.
Diam diam biksu mito kagum atas kekuatan dan tehnik bertarung dari thian long, disisi yang lain thian long pun juga sama mengakui kekuatan biksu mito.
Perlahan biksu mito mulai mengerahkan jurus ke 8 tapak buddha, suasana berubah menjadi kelam, sekujur tubuh biksu mito mulai bergetar lalu memancarkan energi kehijauan dibalut dengan kilatan kilatan energi yang membentuk aliran petir disekujur tubuhnya.
Bebatuan kecil disekitar pijakan biksu mito mulai terangkat naik terbawa angin pusaran energi yang begitu dasyat lalu perlahan tubuh mito mulai terangkat dan melayang tinggi keangkasa disertai timbulnya wujud ilusi buddha yang berwajah garang dengan tatapan yang sangat bengis.
Melihat biksu mito tengah bersiap mengumpulkan tenaganya untuk melontarkan jurus ke 8, thian long pun tidak mau kalah.
Thian long merapal jurus yang sama, perlahan ia mengatupkan kedua tapak tangannya, lalu membentuk mudra jurus ke 8, dengan kedua jari telunjuk yang disatukan ia segera menghimpun dan menyerap kekuatan alam semesta kedalam tubuhnya.
Kedua orang yang berbeda mengerahkan jurus yang sama sehingga membuat cuaca berubah secara ekstrem, badai salju dan pusaran angin menderu deru, tanah berguncang keras dan perlahan membuat retakan retakan yang terus meluas sehingga kondisi lokasi pertarungan sangat kacau.
Wujud ilusi buddha raksasa yang berlainan bentuk saling berhadap hadapan pertarungan kebenaran melawan kebatilan mencapai tahap puncak.
__ADS_1
Biksu mito yang melayang tinggi diudara membuka kedua matanya lalu meluncur dengan deras kebawah sambil mengarahkan tapak tangannya kearah thian long dan bersiap ******* tubuh thian long hingga hancur.
Melihat biksu mito yang mulai menyerang terlebih dahulu, diiringi teriakan yang bergema thian long melesat cepat keangkasa mengarahkan energinya kepada biksu mito.
Ketika kedua pasang tapak itu bertemu diudara seketika itu juga terjadi ledakan yang sangat hebat...
Blaaaaaaaar............!!!!!!!!!
Benturan kedua energi yang dasyat terjadi diangkasa, ledakan besar yang terjadi akibat efek benturan dari energi mereka berdua menyebabkan kerusakan parah dan mencapai radius puluhan kilometer.
Setelah kedua pasang tapak bertemu, kedua telapak tangan biksu mito terpental kesamping, lalu thian long menarik nafas panjang dan menghantamkan kedua tapaknya kedepan.
Kedua tapak thian long berhasil mencapai dan menghantam dada biksu mito dengan telak sehingga memghancurkan seluruh tulang dada dan tulang punggung biksu mito.
Biksu mito menjerit kesakitan darah menyemprot dan berhamburan keluar dari mulutnya, lalu dengan menahankan rasa sakit yang tak terperikan, biksu mito dengan nekat maju membalas serangan thian long dengan serangan tapaknya yang mendarat diwajah thian long.
Kepala thian long serasa meledak, darah menyembur melalui mulutnya akibat terkena serangan tapak buddha diwajahnya, mereka sama sama terpental jauh dan akhirnya terjatuh dari ketinggian dan terbanting ditanah.
Perlahan mereka berdua bangkit dan dengan susah payah duduk bersila ditanah untuk bermeditasi menyembuhkan dirinya.
"Untung saja dia dalam kondisi terluka parah sehingga energinya berkurang jauh pada saat menghantamkan tapaknya kalau tidak kepalaku sudah pecah berantakan terkena serangannya" gunam thian long lalu bergegas mengolah nafas untuk menyembuhkan dirinya.
Dengan dibantu oleh kedua senjata suci yang sakti yang ada didalam tubuhnya proses penyembuhan thian long berlangsung secara cepat rasa sakit akibat cedera berangsur angsur mulai mereda.
Disisi lain biksu mito yang mengalami cidera paling parah sedang berjuang menyembuhkan dirinya sendiri, sebenarnya tanpa mengolah nafas sekalipun mutiara iblis yang terserap didalam tubuhnya mampu menyembuhkannya secara cepat, ditambah keberadaan pedang iblis maka prosesnya hanya berlangsung cepat.
Tulang dada dan punggungnya yang hancur perlahan menyatu kembali dengan sempurna dan aliran nadinya yang tersumbat mulai lancar kembali.
Seiiring terbukanya aliran nadinya yang tersumbat karena luka dalam biksu mito kembali memuntahkan darah kotor yang berwarna kehitaman.
Mereka berdua berlomba dengan waktu, masing masing berusaha sembuh lebih cepat dibandingkan lawannya.
Akhirnya thian long berhasil mengatasi cideranya terlebih dahulu dengan memuntahkan darah kotornya ia mengakhiri proses penyembuhannya dengan kembali menghembuskan hawa kotor yang keluar berbentuk asap hitam dari mulutnya.
Perlahan thian long bangkit berdiri dan dengan tatapan tajam berjalan mendekati biksu mito.
Biksu mito yang panik melihat thian long yang telah berhasil mengatasi lukanya berusaha mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menyembuhkan dirinya secepat mungkin biksu mito sangat kawatir thian long kembali menyerangnya pada posisi dirinya yang belum siap.
Tetapi rupanya dugaan biksu mito keliru, thian long hanya berdiam diri sambil mengawasi biksu mi to yang sedang menyembuhkan dirinya sendiri, itu karena thian long memiliki kwalitas jiwa yang lurus dan tidk ingin mengambil kesempatan saat lawannya sedang tidak berdaya.
Beberapa saat kemudian biksu mito berhasil menyelesaikan proses penyembuhan dirinya, lalu ia bangkit berdiri dan berhadap hadapan kembali dengan thian long lalu berkata:
"Ku puji sifat ksatriamu yang tidak menyerangku pada saat aku belom siap, tetapi hal itu tidak menyurutkan niatku untuk menghabisi dirimu karena selain diriku tidak boleh ada yang menguasai jurus jurus tapak buddha".
"Aku bukanlah dirimu yang haus akan darah, kalaupun aku membunuhmu hari ini itu karena aku tidak ingin kau melakukan kekacauan dan melakukan penghancuran lagi" ucap thian long dengan nada yang dingin.
__ADS_1
Mereka berdua berdiri berhadap hadapan dan mulai mengerahkan kembali energi mereka sehingga pertemuan dari kedua energi itu saling bergesekan diudara dan menimbulkan ledakan ledakan kecil disekekliling mereka berdua.
Bersambung.....