Tawanan Duda Tampan

Tawanan Duda Tampan
Ternyata...


__ADS_3


Randy yang kini masih bersama dengan Livy pun langsung mengecek ponselnya saat melihat ada pesan masuk dari Fredy. Secepat kilat ia membalas pesan kiriman dari Fredy.  


✉️ Randy


Aku akan menghubungimu 5 menit lagi.


Setelah menyimpan kembali ponselnya, Randy pun mengarahkan pandangannya ke arah Livy.


“Livy, terima kasih sudah mau mendengarkan penjelasanku. Setelah ini aku akan berusaha untuk melepaskanmu dari tawanan CEO Mc Energy itu!” ucap Randy.


“Oke, kalau begitu aku akan menuju ke pusat pemasaran di lantai tiga!” balas Livy bersiap meninggalkan Randy.


“Emm, kau tidak menghabiskan minumannya dulu?” tanya Randy berbasa-basi yang langsung dijawab dengan gelengan kepala Livy.


“Aku sudah kenyang. Bye Randy!” Livy langsung meninggalkan Randy sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celana kerjanya.


“Sempurna!” gumam Livy dengan senyum penuh kemenangan.


“Aku berhasil merekam percakapanku dengan Randy sedari awal!” Livy langsung menekan tombol stop pada rekaman di ponselnya dan menyimpan ponselnya kembali. Setelah itu Livy langsung menekan tombol lift yang akan mengantarkannya ke lantai ke tiga.

__ADS_1


☘️☘️☘️


“Halo Fredy, berita apa yang kau dapatkan hari ini?” tanya Randy saat panggilannya sudah tersambung oleh Fredy.


“Apa Marcho menyiapkan rencana jahat untuk kekasihku?”


“Bukan Tuan, kali ini beritanya lebih menggemparkan dari yang sebelumnya!” jawab Fredy di ujung panggilan.


‘Apa? Lebih menggemparkan?’ tanya Randy bermonolog dalam hati. ‘Jangan-jangan Fredy hanya berusaha untuk memerasku?’


“Menggemparkan bagaimana maksudnya? Katakan dengan jelas, Fredy!”


“Hemm, apa anda lupa Tuan bagaimana caranya jika anda ingin mengorek informasi tentang kekasih anda dan juga suami kontraknya?” tanya Fredy memberi kode kepada Randy.


“Tidak ada uang, maka tidak ada informasi yang bisa aku sampaikan, Tuan. Mohon maaf sebelumnya. Berita ini sangat penting bagi anda karena bisa dipastikan Livy pasti tidak bisa anda miliki selamanya!” balas Fredy membuat Randy mengepalkan tangannya dengan geram.


“Berapa jumlah yang kau inginkan? Aku akan segera mentransfernya ke dalam rekeningmu!”


Randy langsung mengirimkan nominal yang diminta oleh Fredy dan Fredy pun langsung mengabarkan kepada Randy jika nanti malam Marcho sudah menyiapkan makan malam romantis untuk Livy.


Tidak hanya itu, Fredy pun juga mengabarkan jika Marcho akan menyatakan perasaan cintanya dan menyudahi perjanjian kontraknya dengan Livy. Bahkan Fredy juga menambahkan cerita jika malam ini akan menjadi malam bersejarah untuk Livy melepaskan segelnya sebagai perempuan.

__ADS_1


“Aaarrrggghhh! Sial!” umpat Randy sambil menendang sesuatu yang saat ini ada di depannya.


“Katakan di mana makan malam romantis yang Marcho rencanakan nanti malam!”


 “Restoran Puri Asmara!”


Setelah mendapatkan jawaban dari Fredy, Randy pun langsung memutuskan panggilannya dan mulai berfikir keras bagaimana agar apa yang sudah direncanakan oleh Marcho gagal total.


“Jika Marcho berhasil mengambil hati Livy, sudah bisa dipastikan jika aku gagal membawa Livy pulang kembali ke Mansion Utama dan papa pasti akan menggagalkan perjanjian pembagian saham dari perusahaan minyak milik Nyonya Widia!” gumam Randy sambil mengusap wajahnya kasar.


Randy memijat kepalanya yang terasa begitu pening memikirkan hal ini. Kedatangannya ke Indonesia bersama Reggy dua tahun yang lalu memang atas panggilan Julio (papa kandung Randy), pria yang sekarang menikah dengan Mama Widya, mama dari Livy Cantika.


Julio yang menginginkan perusahaan minyak Mama Widya pun terus berusaha melakukan pendekatan sejak papa kandung Livy meninggal dunia. Sayangnya Mama Widya sama sekali tidak mengizinkan Julio menggantikan posisi mendiang suaminya, karena Livy tidak menginginkan seorang Papa tiri.


Akhirnya Julio mengundang Randi dan juga Reggy untuk melancarkan aksinya. Julio mengubah status Randy menjadi pria lajang dan diperintahkan untuk mendekati Livy.


Keberhasilan Randy memikat Livy dan menjadikannya kekasih membuat Julio berhasil mempersunting Mama Widya menjadi istrinya.


“Aha! Aku punya ide!” gumam Randy yang tiba tiba menyunggingkan senyum seringainya saat mendapatkan cara untuk menggagalkan acara Marcho nanti malam.


☘️☘️☘️

__ADS_1



__ADS_2