TERJAL

TERJAL
Candaan sore


__ADS_3

Kedai bagi Ghina bukan sekedar ladang tempat dia mencari uang tambahan biaya kuliah tapi juga tempat dia mencari penghiburan menyenangkan hati dengan bercada lepas bersama mereka karyawan kedai yang lain. Seperti sore ini,


"Nok... gue lagi sebel banget nih sama kaka gue... cerocos chandra mengawali curcolnya sama Ghina.


"Memang ada apa tuh si abang bikin lo sebel dro'... " tanya Ghina sambil menyodorkan menu pesanan ke bagian pentry


"Kesel gue... habis suka makai baju-baju gue giliran gue mau pakai ditanyain boro-boro ngembaliin, kolor-kolor kesukaan gue ga tau lenyap pada kemana... sebeeellll gue... curhat chandra sambil meluapkan emosinya.


"Hahahaaaa.... " mendengar kata kolor semua teman yang mendengar jadi ngakak...


"Kamvret benar dach abang gue... giliran baju gue dipakaiin sama dia, giliran gue mengeluh sesuatu boro-boro ngeh, apes gue.. katanya lagi sambil merengut.


"Duuhhh.... kacihan ci indrok... gimana nih man teman mau donasiin kolor buat indrok... celetuk Billy sambil ngakak.


"Gue curhat dodol, bukan minta donasi... tapi kalau ada kagak nolak gue, asal bukan kolor ijo... " celetuknya sambil menggoncang punggung Billy.


"Ikut berduka ndro, semoga yang hilang tergantikan dan mendapat ganti dari donasi yang pas buatmu... " canda Ghina dengan wajah penuh welas asih yang dibuat-buat.


"Tega lo Ghin... masak iya gue didonasiin kolor, donasinya yang lain dong... " jawab chandra sambil berjalan membawa pesanan ke pelanggan.


"Lha maksud lo nangis-nangis disini curhat tentang kolor lo yang hilang itu, masak iya minta didonasiin yang lain, trus kita- kita harus ngasih lo donasi apa gitu... cela Billy.


"Ya donasi tenaga jalan- jalan kemall gitu kemudian traktir gue masakan jepang gitu... sambil memanyunkan bibir tebal Chandra.


"Waaahhhh.... ngelojak nih.. kehilangan kolor minta gantinya ngemall ples menu jepang... kacau lo ndrok... tekas Rio teman kerja yang lain.


"Idiiiihhhh.... ogah gue ngajak lo ngemall apalagi traktir lho.... yang ada kita-kita nombok secara porsi lo bukan jumbo lagi... kelakar Billy ga kalah pedas... hahahaaaa ....


"Iihhh kalian ya pada tega sama gue yang imut dan baik hati ini... huhhh... jawab chandra sambil manyun dan mengibaskan wajahnya


"udah Ach... Ghina saranin lain kali baju- baju indrok yang sudah diloundry dimasukin dilemari dengan rapih terus lemarinya digembok, kunci gemboknya disimpan tuh didompet, jadi Abang lo ga bisa ngacak lemari lo... beres kan... ucap Ghina sambil mengacungkan jempol didepan chandra.


"Ghin saran lho masuk akal, ga kayak tuh duo pelit... hahaaaa... kelakar Chandra sambil menunjuk Billy dan Rio. Yang ditunjuk cuma mencibirkan bibir mereka kearah chandra.


"Betul tuh saran Ghina dengerin... lemari digembok kamar dikunci jadi semua aman jangankan abang lo... tikus aja ga bakalan masuk kekamar lo... "tambah Rio.


"iidiihhhh.... tikus... emang kamar gue apaan... lo kira gudang ...onyooonn... " protes chandra sambil manyun dan mendorong punggung Rio.


"Jiaaahahaaaaaa.... Rio cuma ngakak liat tingkah chandra.

__ADS_1


Tapi bukan chandra namanya walau lagi sebel sama kakaknya, dan curhat nyablak ditempat kerja tapi tetep ceria dan menghibur semua temen kerjanya.


Sedetik kemudian dia sudah naik ke panggung musik berniat buat menyanyikan lagu menggantikan penyanyi yang biasa bertugas yang lagi kebelakang sebentar, liat panggung kosong chandrapun langsung naik.


Cek cek cek...


"Selamat malam semua... ijinkan saya Chandra menghibur bapak,ibu, mas, mba pelanggan semua, untuk membawakan satu lagu menggantikan mba Nova sementara karena beliau lagi break sebentar ya.... tegasnya...


*Waktu pertama kali


kulihat dirimu hadir


Rasa hati ini inginkan dirimu


Hati tenang mendengar


Suara indah menyapa


Geloranya hati ini tak kusangka


Rasa ini tak tertahankan


Hati ini ini selalu untukmu


Dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang ku punya hanyalah hati yang setia


Tulus padamu


Hari-hari berganti


Kini cintapun hadir

__ADS_1


Melihatmu, memandangmu bagai bidadari


Lentik Indah matamu


Manis senyum bibirmu


Hitam psnjang rambutmu anggun terikat


Rasa ini takkan tertahan


Hati ini selalu untukmu


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia*....


Begitulah Chandra menyanyikan satu buah lagu entah buat siapa atau hanya cari lagu yang romantis enak didengar dan lagi hits juga entahlah kurang tau juga... 😊


"kali ini nyanyi buat siapa ndrok... tanya Billy penasaran


"Idiiihhh kepo aja lo... makanya kalau ada yang nyanyi didengerin syairnya biar paham lo... jawab Chandra sedikit esmosi.


"Lha tadi kan lagu cinta yang romantis... setau gue,,,,, timpal Billy lagi


"Nih ya dengerin dibait kedua... "Suara indah menyapa ... nah berarti lagu itu buat si Indah... nyahok lo... jawab Chandra sambil nyengir.


"Alamak... si indrok gegara kehilangan kolor dicuri sama abangnya napa jadi sedikit gesreg gini ya .... waduuhhh... ucap Billy lagi sambil menepok jidatnya sendiri yang lain hanya ikut ketawa terkekeh sambil sibuk dengan kerjaan masing-masing.


"Ndro.... syukur dech, lo lagi punya gebetan baru ya... lagunya romantis... ceroces Ghina yang sedari tadi melayani pelanggan dilantai atas sehingga tidak mendengar candaan Billy dan Chandra barusan.


"Duuuhhh ini lagi si denok... ikutan kepo juga... iya gue lagi kasmaran sama Indah... puas lho .... jawabnya sambil berjalan dengan pantat digoyang kiri kanan dan langkah dihentak-hentakkan.


"Indah... indah yang mana? Ghina bener-benar tambah penasaran karena dia ketinggalan info... hahaaaa...


"hussstttt.... jangan kepo ntar ngambek udah lanjut dulu kerjanya, dilanjut lagi nanti keponya... ucap Rio sambil menutup bibirnya kemulut sendiri.


Ghina hanya mengerjitkan dahinya dan lanjut kerja lagi hingga jam kerja usai.

__ADS_1


tbc


_____________________________


__ADS_2