
Sore hari selepas Ashar Ghina dan Al bersiap menuju area pemakaman dengan menaiki sepeda motor. Setelah membeli 2 bungkus bunga mereka bergegas menuju makam Ayah dan Ibu Ghina.
Mereka duduk disamping kiri dan kanan makan Ayah dan Ibunya Ghina membersihkan rumput yang tumbuh dan merapikannya kemudian membaca doa
pa
"*Assalamu'alaikum ahladyar minal mu'minina wal muslinin wa inna in shyaa Allohu bikum lahikunnas alulloha lana wala kumul 'afiyah"
Artinya : " Semoga kesejahteraan untukmu wahai penghuni kubur dari orang-orang Mu'min dan Muslim, dan seseungguh nya kami in shaa Alloh akan menyusul kalian, Aku mohon kepada Alloh untuk kami dan kalian keselamatan" ( HR. Muslim 2/671 & Ibnu Majah 1/494* ).
Lanjut istighfar, surat-surat pendek, doa untuk Almarhum kemudian Ghina juga memperkenalkan Al
"Assalamu'alaikum Ayah Ibu... Ghina kemari tidak sendiri sekarang Ghina sudah menjadi istri dari Bapak yang didepan ini, Dia bernama Muhammad Algifari, O ya ... Ghina juga sudah menyelesaikan pendidikan Ghina sekarang tinggal Salman yang masih berjuang untuk pendidikannya... " Curhat Ghina sambil menabur bunga.
Sementara Al pun juga memperkenalkan diri
"Assalamu'alaikum Ayah Ibu... perkenalkan saya Al, hari ini kami telah sah menjadi suami istri, Al berjanji akan menjaga Ghina dalan suka maupun duka" ucap Al.
Setelah itu mereka beranjak meninggalkan area makam dengan bergandengan tangan.
Menuju tempat mereka melepaskan alas kami kemudian mencuci kaki mereka, diarea parkiran atau tepatnya di pintu masuk makam.
"Kak... mau jalan-jalan dulu disekitaran sini... disana ada danau... tapiiii..." ucap Ghina terpotong.
"Boleh ayo... tapi kenapa? kok ga dilanjut?" tanya Al penuh selidik.
Ghina saat tadi mau melanjutkan kata-katanya teringat akan peristiwa saat terakhir bertemu Adam dan Asri.
"Hmmm ... ga usah dululah kedanaunya, kita ketempat lain saja" anak Ghina tapi Al terlanjur penasaran.
" Kenapa memang kalau kedanau... sepertinya indah kakak pingin lihat" pancing Al. Tapi setelah mengucapkan itu terdengar suara tarijan nafas Ghina dalam dan dibuang kasar.
"Ada apa..... cerita sama kakak, kakak ga akan marah... cerita ya..." ucap Al sambil menepikan motornya.
Ghina memejamkan matanya sebentar sambil menarik nafas dalam.
"iya Ghina mau cerita tapi jangan marah atau ditertawakan ya ... sebenarnya Ghina sudah tidak mau mengingatnya lagi kak... hanya saja setiap mengingat tempat itu jadi teringat cerita yang terjadi sore itu... "
"Kalau gitu ceritanya disana saja kak, sambil duduk dipinggir danau, jangan disini nanti dilihatin orang yang lewat" ajak Ghina.
"Iya ayo... tapi kalau kamu belum siap jangan dipaksakan... lain kali saja ceritanya" sanggah Al dengan memegang lembut tangan Ghina.
Merekapun melanjutkan ke danau terlihat sangat indah apalagi sore itu langit sangat bersih dan matahari masih cerah padahal sebentar lagi cahayanya akan masuk kecakrawala senja.
__ADS_1
"MasyaaAlloh indah banget... lihat kilauan sinar mataharinya diatas air... sore begini nampak cahaya keemasan " Teriak Al penuh kagum.
"iya... pas hari cerah kak... gimana kak sejuk ya disini" ucap Ghina.
Mereka kemudian duduk diatas balai bambu yang sengaja disediakan untuk menikmati keindahan danau untuk para pengunjung.
"Jadi.... mau ceritanya" tagih Al yang masih penasaran sambil memandang Ghina memastikan kalau tidak terpaksa.
"iya... "menarik nafas kasar...
"Waktu terakhir Ghina ketempat ini 2 tahun lalu bersama Salman... tapi setelah sampai ditempat ini malah dapat kejutan dari dari sahabat yang selama ini aku anggap baik dan juga seseorang yang saat itu sedang dekat di hatiku"Ghina akhirnya menceritakan semuanya karena tidak ingin ada salah faham dengan suaminya.
Al mendengarkan dengan seksama, setelah selesai bercerita Ghina menoleh pada Al dengan tersenyum tapi matanya berkaca-kaca.
"Sudah jangan diingat... kalau begitu ganti kenangan itu dengan kenangan indah sekarang bersama kakak ya..." Al memeluk Ghina, membelai hijabnya dan mengecup kening istrinya itu.
Dengan terus memeluk pinggang dan menyandarkan kepala istrinya dipundaknya Al terus memandangi keindahan danau itu.
"Kira-kira ada ikannya ga ya... didalam sana" ucap Al.
"Ada kak... boleh kok dipancing tapi harus pancing biasa ga boleh pakai obat potas, nanti habis bisa mati semua ikan-ikannya" kata Ghina.
"Bagus dong... kapan-kapan kita bisa datang kemari dengan membawa pancingan ikan... Asyek..." ucap Al kegirangan.
"Kakak suka mancing?" tanya Ghina.
kelakar Al dengan terkekeh.
"Iihhh kakak... awas saja kalau mancing hati gadis yang lain-lain" jawab Ghina sambil cemberut
"eeehhh... ga lah... secara mancing satu hati saja hampir dua tahun baru bisa itupun harus ditinggal pergi jauh dulu baru dapat" ucap Al sambil membelai kepala Ghina.
"Lihat..... mataharinya sebentar lagi sunset kita foto yuk" ceriak Al tak ingin melewatkan momen sore itu.
Kemudian mereka berfoto mulai dari membelakangi danau dan sunset juga berdua, sendiri dan terakhir meminta bantuan pengunjung lain untuk memfoto mereka saat duduk menghadap sunset diambil dari arah belakang.
" Bagus kak...ini momen foto pacaran kita setelah menikah" ucap Ghina.
"Heee... kaka baru ingat selama hampir dua tahun aku suka sama kamu, belum pernah sekalipun punya momen berdua yang indah ya... " ucap Al
" Tapi Ghina merasa pernah punya kak... bahkan masih selalu teringat indah di pikiranku, mungkin kakak sudah lupa" ucap Ghina sedikit kecewa.
"Owh.... waktu aku nyulik kamu saat pulang kerja.... hahaaaa.... saat aku bilang sayang tapi tidak dijawab sampai akhirnya harus menunggu selama ini... oke baiklah... itu momen penuh kenangan tanpa foto... hahaa..." kekeh Al.
__ADS_1
"Maafkan kakak atas kejadian waktu itu... Ayo sebaiknya kita pulang, sudah adzan maghrib.." ajal sambil menggenggam tangan Ghina.
Merekapun beranjak pergi untuk pulang.
____
Sesampainya di rumah mereka bergegas ambil wudhu dan sholat mahgrib berjamaah setelah itu makan malam kemudian bercengkrama di depan tv, sambil minum teh dan makan buah serta camilan.
Al sangat akrab dengan Salman seperti dengan adik kandung sendiri begitupun Salman tak kalah senang karena selama ini dia hanya merasa punya kakak perempuan tapi sekarang punya kakak laki-laki yang nyambung bila ngobrol tentang urusan lelaki.
Mereka bercerita sampai hampir jam 9 malam sampai Ghina tertidur pulas di sofa, mendengar 2 lelaki kesayangannya bercerita tak terasa sudah ke alam mimpi.
Al melirik istrinya telah pulas hanya membiarkan dengan senyum ciliknya.
Setelah jam 9 30 akhirnya Salman pamit mau ke kamarnya setelah sebelumnya mengecek pintu utama untuk mengunci.
Al pun langsung mematikan tv dan dengan pelan membopong istrinya masuk kekamar kemudian memindAhkan ke tempat tidur Ghina.
" Kecil sepertinya... tapi berat juga" Al sambil membelai rambut Ghina yang semenjak habis mahgrib tadi tidak mengenakan hijabnya.
Dipandangi wajah damai istrinya saat tertidur
"Pantes hati kakak ga bisa melupakanmu sayang... kamu memang cantik... baik dan shalihah... terima kasih Adam atas penghianatan mu pada istriku saat itu... dengan begitu aku bisa menikahinya seperti hari ini... " ucap Al dengan mata terus memandangi wajah istrinya dan mrmbelai pipinya.
cup
Al tanpa sadar mengecup bibir istrinya, Ghina sontak kaget dan membuka matanya
"Kakak... maaf aku ketiduran... kok udah dikamar lagi sih" ucap Ghina bingung.
"Iya... kakak yang gendong kamu sayang... habisnya gadis tidur dimana aj" ucap Al sambil mengangkat dagu Ghina gemes.
"Kok dimana saja sih... kan di rumah didepan tv bukan di mana gitu... " jawab Ghina sebal dituduh begitu.
"Iya... maksud kakak kalau ngantuk ya ke kamar lah... Ayo kita sholat isya' dulu sana gih ambil wudhu dulu an" suruh Al sambil menarik tangan istrinya.
Ghina langsung bergegas keluar kamar menuju kamar mandi dan bersih-bersih sikat gigi dan wudhu. Bergantian dengan Al.
Setelah sholat Isya' kemudian sholat sunnat 2 roka'at setelah akad nikah sebelum melakukan ibadah sebagai sepasang suami istri.
Setelah itu mereka kemudian melakukan ibadah untuk pertama kalinya sebagai suami istri.
***Selanjutnya ingat sendiri saat itu bagi yang sudah menikah kalau yang belum harap sabar.... ini ujian..😊😊😊
__ADS_1
tbc
_____________________________________________