
Siang hari dikampus Ghina saat sedang istirahat di kantin, tiba-tiba pak Hanif dosen yang beberapa hari ini sering curi-curi pandang dan diam-diam memperhatikan Ghina semenjak kejadian menabrak tak sengaja saat itu.
Diapun dengan sengaja menghampiri meja dimana ada Ghina yang nampak sendiri tanpa Ayu sahabatnya, disitu sedang asyik memainkan ponselnya.
"Haiii... Ghin... Assamualaikum... sendirian aja nih... sapa Hanif.
"Owh... pak... waalaikum salam... jawab Ghina kaget langsung mendongakkan kepala menghadap arah suara.
"Boleh saya disini... " tanya Hanif sambil menyodorkan satu gelas cup minuman rasa greentea dengan toping bubble.
"Bo-leh... jawab Ghina agak ragu
"Nih buat kamu... temenin saya minum... sambil menyodorkan cup tersebut.
"Makasih... jawab Ghina.
Setelah berbasa basi akhirnya merekapun terlihat mulai rilex mengobrol sampai pada akhirnya dosen Hanif menawarkan diri untuk jadi dosen pembimbing skripsinya nanti.
"senenglah jadi ga usah susah-susah mikir dosen pembimbing malah ditawari... Alhamdulillah semoga aja lancar semua...Aamiin," bathin Ghina"
"Oke pak terima kasih sekali lagi... dan ini minumannya saya terima dan saya minumnya ya pak... " ucap Ghina
"O ya ya... silahkan... maaf kalau rasanya bukan selera mu... Aku tadi hanya mengira-ira saja...
"O gapapa pak... enak kok, apa lagi ada bubblenya ... ucap Ghina sambil mengaduk-aduk minumannya dengan sedotan.
Sejenak Ghina melihat jam tangganya kemudian dia segera menyesap minumannya lagi sampai habis.
'Maaf pak saya duluan, ada kelas sebentar lagi, saya mau kekelas , terima kasih minumannya", pamit Ghina
"Oke... makasih sudah mau menemani minum",
GHinapun bergegas menuju kelasnya. Pak Hanif hanya memandangi Ghina berjalan menjauh... ada senyum tipis tersungging dibibirnya.
____
Malam harinya saat jam pulang dikedai kopi... seseorang bertanya pada pos jaga.
"Maaf pak... kedai sudah tutup?"
"Sudah mas 10 menit lalu, dan karyawan juga sudah pulang semua" jawab petugas jaga tersebut yaitu pak Nono.
__ADS_1
" Oke pak terima kasih"
____
drettt dreettt dreettt....
Sebuah panggilan masuk ke ponsel Ghina.
📱: " Assalamualaikum"
📱: " Waaalaikumsalam... Ghin, rupanya kau sudah pulang kerja"? tanya Al, ternyata yang menelpon adalah Al.
📱: "Sudah kak, ini aku sudah sampai kost lagi... Ada apa?"
📱:" Ga ada, cuma tadinya mau antar lagi, ya sudah kalau sudah sampai... selamat malam ya"
📱:" Owh... iya mas makasih, selamat malam juga"
📱:" Assalamualaikun"
📱:" waalaikumsalam"
"Hmmm... kenapa aku sepertinya agak peduli dengan gadis desa teman kak Ninis itu, aneh juga sih... tidak berfikir sebelumnya kalau bakal mengenal gadis memakai baju tertutup seperti itu... hahaaaa... mungkin aku ini orang pilihan yang bakal dikasih hidayah... tapiii... tidaklah aku masih suka gadis seksi juga... haaaa" Al terus saja memikirkan tindakannya akhir-akhir ini.
Setelah beberapa saat dijalan sambil memikirkan tentang perasaannya, tingkahnya pada Ghina... Al sampai rumah dan langsung masuk, terlihat rumah sudah sepi karena memang sudah hampir jam 12 malam.
_____
Setelah pertemuan Ghina dan pak Hanif di kantin waktu itu merekapun semakin terlihat akrab apalagi pak Hanif yang akan menjadi dosen pembimbing Skripsi Ghina.
Pak Hanif yang menurut Ghina seorang yang agak pendiam, serius kurang ramah tapi punya karisma.
Sementara dengan Al pun Ghina juga makin dekat, Al yang ramah, suka bercanda namun sedikit pethakilan, dan playboy juga sih tapi Ghina belum tau kalau yang ini.
Karena keakraban Ghina dan Al yang makin hari terlihat makin sering ketemu dikedai jadi teman kerjanya mengira kalau Ghina mempunyai hubungan denga Al.
Sampai suatu hari saat Mereka sedang sibuk meladeni pesanan pelanggan tiba-tiba ada yang mencari Ghina.
"mba... saya kesini mau mencari pegawai yang bernama Ghina... " tanya seorang gadis cantik, seksi dan modis.
" iya mba... saya sendiri" jawab Ghina biasa aja.
__ADS_1
"Kebetulan kalau begitu... sini kamu... aku mau bicara" gadis itu sambil menarik tangan Ghina kasar membawa ke pojok ruangan yang agak jauh dari pandangan pelanggan yang lain.
"Aowwww... mba hati-hati jangan kasar ginj... Ghina sambil mengikuti langkah gadis itu.
"Sudah berapa lama kamu kenal sama mas Al"? tanya gadis itu sambil melotot ke arah Ghina.
"Baru 3-4 bulan mba... sebenarnya sudah agak lama sih semenjak kak Ninis sepupunya menikah tapi akrabnya blm begitu lama... ada apa mba"? tanya Ghina santai tapi sedikit bingung.
"mulai saat ini kalau dia mencarimu abaikan... jangan di respon... dia pacarku jangan sampai kau gadis model begini menjadi orang ketiga... malulah sama penutup kepalamu itu... " ucap gadis itu dengan jari menekan kepala Ghina dan mata yang melotot penuh aura kemarahan.
"Mba... saya ga punya hubungan apa-apa sama kak Al, hanya akrab saja karena kenal saat pernikahan kak Ninis sepupunya, mba jangan salah paham" jelas Ghina
"Apapun bentuk pertemanan kalian tetep aku ga suka... jauhi dia... karena semenjak mengenalmu dia jadi acuh sama aku, kamu ngerti..." teriak gadis itu sambil mendorong Ghina dan berlalu keluar meninggalkan kedai itu.
Diujung pantry Rio yang melihat itu kemudian mendekati Ghina yang masih terdiam disudut ruangan itu
"Ghin... ada masalah" tanya Rio
"Tidak kak... hanya salah paham saja, tapi akan Ghina beresin... ayo lanjut lagi kerja... " ajak Ghina pada Rio dan berlalu pergi menuju pantry.
semenjak kejadian di kedai tadi Ghina terlihat banyak diam dan serius kerja tidak seperti biasanya sambil menimpali temennya yang bercanda.
"Ndro... nanti kalau pulang kerja ada kak Al tolong bilangin akunya udah pulang duluan ya... " pinta Ghina pada Chandra.
"Emang ada apa nok... ada masalah? tanya Chandra penasaran karena kejadian tadi luput dari pandangan dan pendengarannya.
"Tidak.... cuma orang secakep kak Al pasti banyak pacarnya, jadi aku ga mau punya masalah dengan mereka" jawab Ghina jujur.
"memangnya kamu pacaran sama kak Al, nok"? tanya Chandra ingin tau.
"Cuma berteman aja sih... tapi sebelum itu terjadi mending aku jaga jarak" jawab Ghina lagi.
"Aku dukung pasti apapun keputusanmu... yang penting jangan sampai denokku ini menderita" jawab Chandra penuh perhatian.
"Terima kasih kakak... heheee" jawab Ghina sambil berlalu tidak ingin lama-lama ngobrol dengan candra keburu orang yang diomongin datang...
Betul saja baru saja Ghina hilang dibalik dinding ruang ganti... dari depan ada yang masuk dan menanyakan Ghina, ya tak lain adalah kak Al.
tbc
____________________________________________
__ADS_1