Terjebak Dalam Cinta CEO Dingin

Terjebak Dalam Cinta CEO Dingin
Membeli banyak makanan


__ADS_3

Dari tadi Naya terus memperhatikan Bik Jumi dan Pak Dirman yang mondar mandir membawa banyak makanan.


"Pak, siapa yang membeli makanan sebanyak ini? " Naya pada Pak Dirman.


"Anu Non, Tuan yang membeli nya, " jawab Pak Dirman.


"Trus orang nya di mana Pak? " Naya kembali bertanya.


"Ada Non, masih di depan, " Pak Dirman pun menjawab.


"Kalau gitu Bapak lanjut dulu ya Non, " panit Pak Dirman, karna pekerjaan nya masih banyak.


Sepeninggal Pak Dirman, Naya pun pergi ke depan. Sampai di depan ia sudah melihat Rasya ada disitu.


"Mas, untuk siapa semua ini? " tanya Naya mendekati Rasya.


"Untuk mu, " jawab Rasya singkat.


"Untuk ku, " beo Naya menunjuk diri sendiri.


"Hemm…, ini juga, " lanjut nya memberikan bunga untuk Naya. Lalu masuk ke dalam rumah.


Naya melongo tapi tetap menerima bunga nya.


"Ini orang, mau ngasih bunga sama calon istri, apa mau ngembaliin bunga pemberian mantan istri, gak ada manis-manis nya, " ucap Naya dalam hati.


Tanpa sadar ia telah mengakui nya sebagai calon istri Rasya.


Melihat Rasya masuk kedslam Naya pun menyusul nya.


"Tapi untuk apa Mas? ini itu berlebihan, terlalu banyak, " protes Naya. Setelah ia ada didalam bersama Rasya. Lalu Naya memperhatikan makanan apa saja yang ada di depan nya.


Bagai mana tidak berlebihan, disitu ada berbagai makanan dan. seperti pizza, ada juga nasi kotak, ada juga ayam KFC dan masih banyak yang lain nya.


"Aku tidak menyuruhmu untuk protes, sekarang pilih lah makanan mana yang kau suka! agar besok aku tidak bingung harus membeli yang mana, " bslas Rasya.

__ADS_1


Tadi nya ia ingin membeli bunga dan makanan untuk Naya, karna dia gak tau makana kesukaan Naya, jadi dia membeli semua makanan yang mereka lewati.


Huuuh


Naya menghembuskan naps panjang, perasa kalau Rasya memang selalu melakukan semua sesuka hati.


Ahir nya, Naya menurut mengambil Ayam KFC, dan pizza, lalu duduk di sofa.


"jadi kau suka makanan seperti ini? " tanya Rasya, ia mendekati Naya duduk disamping nya.


"Iya Mas, aku sukak makan ayam dan pitzza, " jawab Naya ketus, karna tidak suka dengan cara Rasya.


Tapi walaupun begitu Naya langsung memakan ayam nya dengan kahap.


Rasya tersenyum, ia merasa senang ternya makanan yang di belinya, ada yang Naya sukai.


Terus makanan yang lain nya di apain Mas? " tanya naya, dengan mulut yang berisi ayam KFC. Beralih melihat makanan lainnya.


Terserah kamu, mau di apain, di buang juga gak papa, " ucap nya enteng.


"Enak aja di buang, " gerutu nya. Masih dengan mulut yang penuh makanan.


Naya pun menelan makanan yang ada di mulut nya.


"Bik jumi!


Pangganggil naya, Bik Jumi pun datang.


"Ada apa Non? " tanya nya mendatangi Naya.


"Tolong bagiin makanan ini ya Bik! ke tetangga atau siapalah! " ucap nya meminta tolong pada Bik jumi.


"Baik Non, Bibik juga kan Non? " ucap Bik jumi tersenyum.


"Iya Bik, " jawab Naya membalas senyuman Bik Jumi.

__ADS_1


Bik Jumi mengerjakan pekerjaan nya, membagi makanan yang di beli oleh Rasya.


"Permisi tuan, " Keny masuk kedalam menemui tuan nya.


"Ada apa? " tanya Rasya.


"Kita harus beranggakat sekarang tuan, " beri tau Keny.


"Baik lah! kau tunggu di luar! " ucsp nya malah mengusir Keny.


Baik tuan. "


Keny menunduk, memberi hormat setelah nya ia keluar lebih dulu.


"Nay, aku pergi kerja dulu ya, " ucap Rasya pamit.


"Ya mas, " balas Naya, tanpa melihat Rasya, karna ia terlalu asyik makan.


"Nay. "


"Ya Mas. "


"Aku mau pergi bekerja. "


"Ya sudah pergi saja. "


"Bisa kau melihat ku dulu, " pinta Rasya.


Baru lah Naya beralih melihat Rasya.


Ada apa? " tanya nya pula sambil cengengesan.


Cup


Rasya mengecup bibir Naya.

__ADS_1


"Ternyata enak, pantas kau sangat lahap memakan nya, " ucap nya tersenyum. lalu pergi dari situ. meninggal kan Naya yang masih mematung.


Ya gadis itu mematung mendapat kecupan mendadak dari Rasya.


__ADS_2