Terjebak Dalam Cinta CEO Dingin

Terjebak Dalam Cinta CEO Dingin
Acara lamaran


__ADS_3

Satu harian Keny sudah sibuk mengurus ini dan itu, karna ia yang mengurus semua nya, walupun hanya memerintah kan orang, tapi cukum membuat Keny lelah.


Padahal hanya lamaran, tapi sudah seperti acara pernikahan, karna rumah yang di tempati Naya harus di hias, membuat Keny mengumpat atasan nya sekaligus sahabatnya itu.


Assalamualaikum


Bunda Yasmin mengucapkan salam begitu mereka sampai di rumah yang di tempati Naya dan ibunya.


Waalaikumsalam


jawab Buk Sari yang memang sudah menunghu kedatangan tamu nya.


mereka semua berjalan masuk kedalam rumah menuju ruang tamu, begitu sampai mereka semua duduk.


Semuanya tersenyum karna bahagia, tapi tidak dengan Eyang Dasi, mulai berangkat dari rumah iya sudah menggerutu karna tidak suka dengan pilihan Rasya. Tapi ia tidak bisa mencegah nya, karna Rasya tidak akan pernah mendengarkan nya.


Begini buk, maksud kedatangan kami kesino itu ingin melamar Naya putri ibuk, " ucap Bunda Yasmin membuka obbrolan.


Ia pun tersenyum pada Buk Sari, setelah itu Bunda Yasmin menatap Naya lalu tersenyum juga pada gadis itu.


Iya buk, tapi saya tidaj bisa menjawab, jatna saya serah kan semua nya para putri saya, biar lah dia yang menjawab nya, " balas Buk Sari, menyerahkan semua nya pada putri nya.


"Bagai mana Nak? apa kamu mau menikah dengan putra Bunda? " dengan lembut Bunda Yasmin bertanya pada Naya.


"Iya Bunda, Naya bersedia, " jawab Naya menunduk, karna merasa bahagia dia tidak menyangka kalau dia akan di lamar dengan cara semewah ini.


Alhamdulillah, makasih ya Nak, sudah mau menerima lamaran Bunda, " ucap Bunda bahagia.


Senyum di wajah tak pernah sirna, karna dia memang sangat bahagia.

__ADS_1


"karna Naya sudah menerima nya, ibuk juga sudah sejuju, jadi saya memutuskan minggu depan akan manikahi Naya, " ucap Rasya tiba-tiba.


Semua orang pun menoleh pada nya. Padahal dari tadi ia hanya diam, tapi sekali nya bicara sudaj membuat srmua nya terkejut.


"Rasya, jangan gitu Nak, jangan biasa kan berbuat sesuka hati, kamu tanya dulu mau Naya apa k as pan dia siap nya, mau yang bagai mama dekorasi nya, dan lain-lain nya, " nasehat Bunda Yasmin panjang lebar.


"Naya pasti setuju Bunda? kita sudah bicarakan ini semua nya, iya kan Nay? " bertanya lalu menatap Naya.


Naya yang mendapat tatapan itu pun menjawab, "Iya Bun, kita sudah sepakat kok, " jawab nya. mencoba tersenyum.


"Baik lah kalau begitu, semua nya sudah sepakat, " ucap Bunda Yasmin.


Setelah semua kesepakatan selesai, pernikahan akan di adakan nunggu depan.


...****************...


"Bun berangkat kerja dulu, " pamit Rasya saat melihat Bunda Yasmin di ruang tamu.


"Gak sarapan dulu? "


"Nanti aja Bun, di kantor. "


Setelah itu ia pun melanjut kan langkah nya.


Rasya!


Panggil Bunda saat Rasya ingin meninggal kan ruang tamu.


"Ya Bun. "

__ADS_1


Rasya pun menghentikan langkah nya, kembali menoleh pada Bunda nya.


"Jangan lupa, nanti jemput Naya! bawa ke butik langganan Bunda! kalian akan fiting baju pengantin! " perintah Bunda Yasmin.


Rasya hanya mengangguk, mengiakan peritah Bunda nya, Kembali melanjutkan langkah nya.


Sampai di dapan rumah ia sudah melihat Keny menunggunya, tapi kali ini ia di dalam mobol.


"Sory kali ini gue gak bukain pintu buat lo, " ucap nya melihat Rasya mendekati mobil.


"Hemm, " balas Rasya mendehem masuk kedalam mobil.


Melihat Rasya yang sudah masuk, Keny pun menjalankan kan mobil nya.


"Apa kita mampir dulu dibrumah Naya? " tanya Keny di tengah perjalanan.


"Tidak perlu, nanti siang aku yang akan menemui nya, " Jawab nya datar.


"Baik lah. " setelah itu Keny melaju ke kantor. sampai di kantor mereka keluar dari mobil, masuk ke kantor langsung menuju ruangan Rasya.






Jangan lupa mampir like komen dan paforit ya semua🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2