Terjebak Dalam Cinta CEO Dingin

Terjebak Dalam Cinta CEO Dingin
Malah tertidur


__ADS_3

"Sudah lah, tidak usah dibahas lagi, " ucap Naya cemberut.


"Baik-baik aku akan menceritakan nya. " Balasnya, lalu bercerita.


"Aku dan Ririn, memang hampir menikah. Tapi bukan karna aku mencintainya, itu semua karna dia menjebakku, dan mengaskan kalu dia hamil anakku. Unntung saja ada Keny, dia yang diam-diam menyelidiki semuanya, lalu dia membongkar semuanya sehari sebelum pernikahan itu terjadi, " ucapnya menceritakannya pada Naya.


"Kalau sudah ketahuan berbohong, terus mengapa Eyang masih sangat menyayangi nya?, " tanya Naya lagi, daat melihat Eyang sangat menyayangi keduanya.


"Karna Eyang juga ikut adil di dalamnya, Eyang makah mendukung perbuatan Ririn, " jawabnya menjelaskan.


"Mungkin…, bagi Eyang Ririn itu yang terbaik untukmu, " cetusnya Naya asal, membuat Rasya menatapnya dengan tajam.


"Hehhehehe, aku hanya becanda, " ucapmya cengengesan.


"Bukan…, tapi Eyang Lebih menyayangi tante Jiyyah, jadi apapun yang tante jiyah minta Eyang akan menurutinya, " jelasnya, ia sedih ketika mengingat kejadian itu.


Rasya lanjut menceritakan, apa menyebabkan Eyang, sangat menyayangi Jiyyah dan putrinya.


Malam itu Rasya benar-benar berbagi cerita pada istrinya. Ia merasa lebih baik setelah menceritakan semuanya pada sang istri. sebelumnya ia sudah bercerita pada Keny, tapi pria itu kerap kali membuatnya jengkel, dengan membalas perkataannya dengan candaan.


Tapi kali ini beda, istri nya mendengarkan nya dengan baik, yang membuat nya merasa mendapat tempat mencurahkan keluh kesahnya, tentu setelah ibunya, karna ibunya lah yang pertama baginya.


"Nay, kamu tau gak, permakali aku melihatmu. Aku seperti meradakan hal yang berbeda, " ungapnya, setelah merasa ceritanya sudah selesai.

__ADS_1


"Lah, dia malah tidur, " gumamnya, begitu melihat istrinya yang tertidur.


Padahal baru saja ia melihat Naya masih bangun, lah ini istrinya itu malah tertidur pules.


"Kamu cape ya, dengerin ceritaku, sampai ketiduran gini, " lanjutnya lagi bergumam, Sambil membenarkan cara tudur istrinya.


...*******...


Pagi-pagi sekali Ririn dan Jiyyah bangun, lebih tepatnya Jiyyah, tapi ia membangunkan putrinya, lalu mereka pergi kedapur untuk memasak.


"Mah, mama beneran bisa masak?, " tanya Ririn, saat melihat ibunya memetong-motong beberspa sayuran.


"Bisa Rin, kamu tenang aja, mama itu malas memasak bukan tidak bisa memasak, geram nya melihat putrinya yang meragukannya.


"Makanya perhatikan, jangan bisanya cuma makan aja, " gerutu nya, menggemlak kepala Ririn.


"Sakit tau mah, " perotes Ririn, mengusap-usap kepalanya.


"Apa yang kalian lakukan disini?, " tanya Bunda tiba-tiba, bunda merasa heran melihat ibu dan anak itu ada di dapurnya.


"Mbak Yasmin…, ini Mbak, aku msu masak, untuk sarapan kita bersama, " jawab Mama Jiyyah tersenyum, ia mencoba ramah agar bisa mengambil hati Bunda.


"Untuk apa? apa kau ingin melakukan hal yang seperti dulu kau lakukan, " tanya bunda menuduh tamu yang tidak ia sukai itu.

__ADS_1


"Aku sudah mencoba baik ya mbak, dan aku mencoba menebus kesalshanku dulu, Tapi kenapa mbak malah menuduhku seperti itu, " balasnya, menunjukan wajah sedihnya.


"Jangan harap aku akan tertipu, " tukas bunda, jengah melihat dua orang itu.


"Biik, " bundapun memanggil pembantunya.


"Ya nya, " sahut Bibik, lalu mendekati majikannya.


"Jangan biarkan dua orang ini masuk kedapur lagi!, " ujarnya, menunjuk Ririn dan ibunya.


"Baik Nya, Mari Non, biar saya yang menyelesaikan nya, " balas Bibik, melihat Ririn dan ibunya, ia berharap agar dua orang itu mengerti dirinya yang menjalankan perintah.


Dengan kesal, Ririn dan ibunya pun keluar dari dapur, tapi mereka mencoba tetap tersenyum.


"Pengen aku bejek-bejek deh, tante Yasmin…, Mama juga, sedah aku bilang tidak usah memasak, Mama tetap ngeyel, " geramnya, sambil menggesek-gesekan kakinya di lantai.


"Sudah!, mending kamu bantu Mama, bagaimana caranya, agar kita bisa membuat Yasmin percaya kalau kita sudah berubah, " ujarnya, mencari jalan keluarnya.


"Iya, iya, ini aku lagi mikir, " balasnya. melanjutkan langkahnya menuju kamar.


Mohon dukungan krya mak ya πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Seperti like komen favorit dan vote nya πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


Love You πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“


__ADS_2