
Pada Masa Dinasti Syailendra
Alkisah Raja dan Ratu yang hidup bahagia pada jaman kerajaan Syailendra, Mereka menjamin kesejahteraan hidup penduduknya dengan membebaskan perbudakan dan Menggratiskan pajak bagi penduduk yang kurang mampu dan menjamin kehidupan janda janda miskin serta lansia dengan memberi santunan serta tempat tinggal yang layak.
Maka dari itu para penduduk sangat menyayangi Raja Dan Ratu mereka, namun sayangnya kebahagiaan itu tidak lengkap rasanya karena pasangan itu belum di karuniai keturunan hingga 10 tahun pernikahan mereka.
Hingga pada suatu ketika raja dan ratu itu memutuskan untuk pergi ke seorang paranormal, paranormal tersebut terkenal dengan kemampuan nya meramal masa depan dan kemampuan sihir yang sudah tidak diragukan lagi, membuatnya di percaya sebagai peramal kerajaan.
Bukan hanya prediksi tentang masa depan yang selalu benar, dan juga kekuatan sihirnya yang dapat merubah siapapun yang dihukum raja menjadi binasa saat penyihir itu merubah mereka menjadi hewan akibat kejahatan mereka lakukan sendiri.
Kedatangan Raja dan Ratu ke rumahnya yaitu untuk menanyakan perihal kapan kah pasangan pengantin lama itu akan di beri momongan?
lalu peramal itu pun menjawabnya, bahwa nanti dalam kurun waktu 5 tahun kedepan sang Raja dan Ratu akan di karuniai seorang putra yang sangat tampan, akan tetapi mereka harus menghadapi kenyataan pahit bahwa saat usia pangeran sudah menginjak usia 17 tahun di saat bulan purnama tiba, sang pangeran akan berubah menjadi monster jelmaan serigala yang menakutkan dan akan membunuh setiap orang yang dia kehendaki.
Dengan membunuh maka pangeran akan semakin kuat dan dapat membuat pangeran hidup kekal, dengan kata lain pangeran tidak bisa menua, perawakan tubuh dan fisiknya akan sama seperti ketika usianya 25th.
Kalau Raja dan Ratu ingin mencegah agar hal itu tidak terjadi maka satu satu nya jalan adalah dengan membunuh pangeran sebelum usianya menginjak 17tahun.
Betapa terpukulnya hati Raja dan Ratu itu saat mendengar hal itu, mereka tak sanggup, bagaimana bisa orang tua akan tega membunuh anaknya sendiri, yang bahkan sampe hari ini pun, mereka belum pernah merasakan memiliki seorang anak.
Lalu sang raja menanyakan, apakah tidak ada kah penangkal dari kutukan yang menakutkan tersebut?
Peramal itupun menjawab pertanyaan mereka, bahwa Nanti di Masa depan, Masa dimana terdapat burung burung besi Raksasa yang dapat mengantarkan manusia pada tempat tempat yang jauh, yang ingin mereka kunjungi, sang pangeran akan terlahir kembali, lambat Laun dia akan menemukan penawar dari kutukan menakutkan yang di deritanya, yaitu saat dia dipertemukan dengan gadis yang mencintai nya dengan tulus dan sepenuh hati. Setelah itu tubuhnya akan berangsur angsur membaik, tidak akan ada lagi penderitaan yang tiap bulan dia alami.
100 tahun yang lalu saat Johan terlahir ke dunia tepatnya di tahun 1922, Johan merupakan anak tertua dari 5 bersaudara. Dia lahir dari keluarga ningrat, sesuai prediksi peramal pada jaman dinasti Syailendra bahwa nanti pangeran akan hidup sampai di jaman yang sudah modern, disaat orang sudah tidak lagi memakai kuda untuk perjalanan jarak jauhnya.
__ADS_1
17 tahun setelah itu, saat perebutan kekuasaan di gelar yang mana sang Ayahanda adalah seorang Gubernur yang sangat disegani di daerahnya. Johan menyaksikan bagaimana ayahnya di bunuh dengan keji oleh tangan antek antek belanda yang sejak lama ingin menggulingkan kekuasaan ayah Johan.
Setelah itu menyusul ibunda tercinta nya meninggal juga karena di racun oleh suruhan Belanda, Johan sangat marah dan dendam karena di umur yang sedemikian muda dia harus bertanggung jawab atas hidup ke 4 adek adeknya yang masih belia. Sungguh malang nasib Johan muda cobaan datang silih berganti tidak pandang bulu.
Keesokan harinya masih dengan penyerangan ke rumah Johan yang ketika itu di jaga ketat oleh para tentara yang ditempatkan untuk menjaga keamanan ke 5 anak dari Gubernur Jakarta saat itu yaitu almarhum Bapak Darwis Rahadiningrat,
Beruntung Johan diselamatkan oleh tentara yang bertugas, di saat bersamaan Belanda dan antek-anteknya memberantas keluarga almarhum sampai tidak tersisa sedikit pun.
Dendam dan amarah hanya bisa di pendamnya. Tidak sengaja dia menhafal satu persatu wajah sadis pelaku pembantaian orangtua dan adek adeknya. Ketika pada malam bulan purnama sesuatu terjadi, saat itu Johan sedang melarikan diri dari rumah ajudan yang menyelamatkan nya karena dia merasa ada yang aneh dengan dirinya.
Tiba tiba tubuhnya merasakan sakit yang amat sangat, tubuh itu pun membesar dan berbulu lebat, matanya memerah dan berubah seperti mata serigala, gigi dan kukunya memanjang dan berbentuk seperti cakar. Kekuatan maha dahsyat yang dimilikinya sekarang, mengikuti insting buas nya menuju ke markas Belanda, satu persatu di lihatnya beberapa sosok manusia pembunuh keluarga nya itu. Seketika Indra penciuman nya pun bekerja, dia ingin memastikan bahwa orang orang itulah yang membunuh keluarga Besar nya, tak menunggu lama di cabik cabik nya satu persatu tubuh manusia manusia keji itu, serasa kekuatan sebesar tornado sedang mendukung keberadaan nya sehingga dengan mudah satu markas yang berisikan 40 orang itu binasa dalam sekejap mata.
Keesokan harinya Johan tersadar di dalam hutan dengan badan yang sudah penuh dengan darah manusia, rupanya darah itu terciprat saat dia mencabik cabik tubuh para manusia laknat dan keji itu. Johan pun menangis meratapi betapa dia tidak siap dengan kepergian orangtua dan ke 4 saudara kandungnya secara berturut-turut, namun dia juga lega dengan kekuatan yang dimiliki nya sekarang Johan bertekad akan menumpas tuntas Belanda dan antek-anteknya sampai ke akar-akarnya.
Kejadian sadis itupun timbul tenggelam karena sudah 1 bulan sejak serangan dari binatang buas yang meluluh lantakkan Markas besar Belanda saat itu, binatang buas yang di yakini sebagai serigala jadi-jadian tersebut tidak muncul lagi. padahal para kompeni itu sudah menyiapkan senjata tercanggih nya untuk menangkap dan membunuhnya.
Penyerangan demi penyerangan dari tahun ke tahun terus Johan lakukan sampai pasukan Belanda tuntas binasa, tak terasa usianya kini menginjak 45tahun tentunya usia tersebut adalah usia matang untuk menikah. Namun setelah menyelesaikan pendidikan S3 nya Johan pun mendapatkan gelar profesor doktor di bidang ekonomi, tidak ada sedikitpun terbersit di pikiran nya untuk menjalin hubungan dengan wanita manapun.
Dendam masa lalu yang terus menguasai nya memenuhi dan menutup keinginan nya untuk menjalin hubungan dengan siapapun juga. Fisik perawakan serta tubuh tegapnya membuatnya terlihat semakin macho, tetapi dia tidak menua. Johan pun bertanya pada diri nya sendiri sebenarnya makhluk macam apa aku ini ya tuhan? apakah ini mukjizat ataukah justru kutukan, berikanlah saya petunjuk ya Tuhanku.
Pertanyaan demi pertanyaan dia lontarkan kepada dirinya sendiri karena membahas persoalan nya dengan orang lain malah justru akan menimbulkan spekulasi dikalangan teman teman sesama profesornya. Karena dirasanya musuh musuhnya sudah binasa, giliran Johan mengurus segala hal tentang dirinya sendiri dengan merubah indentitas, nama dan atribut kecuali gelar nya karena di usia nya ke 45 tahun Johan tetap tidak menua seperti berusia 20 tahun.
Flashback On
80 tahun yang lalu
Johan merupakan pahlawan tanpa tanda jasa, bagaimana tidak, berkat bantuannya pekerjaan para pahlawan menjadi mudah, sehingga para kompeni dan penjajah jepang di tumpas habis tak tersisa. Johan sangat membenci semua hal yang berbau penindasan dan penjajahan yang berakibat seluruh keluarga nya dihabisi dengan sadis tanpa mengenal ampun.
Suatu ketika ada seorang ilmuwan yang mendapati Johan, dalam keadaan masih berbulu dan mengamati perubahan drastis Johan menjadi manusia kembali.
Ilmuwan itu menyelamatkan Johan yang akan di tangkap oleh para tentara Indonesia.
Dengan berbekal pengetahuan yang dia miliki dan penyelidikan nya selama bertahun-tahun akhirnya ilmuwan itu bisa mengamankan dan bertemu langsung dengan makhluk yang dia yakini adalah titisan pangeran dari dinasti Syailendra yang dikutuk tersebut.
__ADS_1
Ilmuwan itu bernama Professor dr. William Raharja usia 45 tahun, Sejak desas desus mengenai manusia jadi jadian yang memudahkan dan membantu pejuang untuk membasmi para penjajah di Indonesia, ilmuwan itu memulai penyelidikan nya dari sejak usia nya 30tahun, 10tahun berlalu dan dia sudah mengumpulkan bukti bukti itu.
Johan terbangun di ruangan seperti rumah sakit dengan tangannya yang masih terborgol dengan palang besi yang menempel di dinding laboratorium itu.
“Kamu sudah sadar, Professor Johan Darwis Rahadiningrat?” tanya William kepada Johan, yang sudah menyelidiki tentang misteri hidupnya selama 10 tahun lamanya.
“Siapa kamu? Bagaimana kamu tahu nama asli ku?" tanya Johan sambil memegangi kepalanya yang masih terasa pusing karena transisi dari wujud monster ke wujud manusia.
“Namaku William aku seorang Professor dokter dan juga ilmuwan yang sudah meneliti kasus yang kamu alami selama 10 tahun ini, dan akhirnya aku menemukan mu.”
Johan pun geram dan hendak mencabut borgol itu, yang tanpa harus merubah bentuk menjadi monster, Johan mempunyai 50% persen kekuatan monster nya saat wujudnya kembali.
Jadi tidak perlu waktu lama bagi Johan untuk menghancurkan dan meluluh lantakkan ruangan itu.
“Tidak jangan berburuk sangka dulu kepadaku, aku menawarkan bantuan untuk menyembuhkan kutukan yang kamu alami, Ijinkan aku menjadi Dokter pribadi mu dan aku berjanji akan menjaga identitas mu serta akan berusaha menyembuhkanmu, aku tahu rasa sakit yang kamu derita saat kamu berubah menjadi monster dan rasa sakit itu akan hilang saat kamu mendapatkan mangsa, bukankah begitu?.” Ucap William meyakinkan.
Johan yang mempunyai penglihatan tajam, dia tahu mana orang yang tulus dan mana orang yang bermaksud jahat kepadanya, dan mana yang munafik yang hanya baik di luarnya saja.
Johan melihat ketulusan di mata William. William menawarkan kerjasama menjadi dokter pribadi Johan lalu mereka saling berjabat tangan setelah Johan membaca isi kontrak yang juga disaksikan Pengacara pribadi dan juga sahabat Johan selama ini, Aditya Sentani 45 tahun. Johan yang terlihat seperti anak mereka pun memanggil 2 orang terdekatnya itu dengan sebutan paman saat ada orang lain bergabung di tengah tengah mereka.
Kini ada 2 orang sahabat yang mengetahui tentang rahasia kelam yang dia simpan rapat-rapat selama ini. Kedua orang itu menyuruh Johan membuka hatinya dengan menjalin cinta dengan seorang wanita, karena hanya itu satu satunya penawar kutukannya. Dia harus menemukan wanita yang mencintainya dengan tulus dan menerima Johan apa adanya.
Sebenarnya sejak menjadi salah satu Professor muda Johan juga mengajar di Universitas Indonesia. Johan banyak menerima surat ungkapan cinta dari murid muridnya karena Johan yang mempunyai wajah sangat tampan dengan fisik seusia mereka dan sudah menjadi professor muda. Johan pun terketuk hatinya untuk memilih salah satu dari mereka yang lumayan membuatnya jatuh hati.
Namun setelah penyelidikan yang di lakukan Aditya , gadis itu masih satu garis keturunan dengan penjajah Belanda yang membunuh keluarga nya dengan keji. Mundur teratur itulah yang di lakukan nya, urung sudah niatnya untuk menjalin hubungan dengan seorang wanita. Ditutupnya lagi hati nya karena dendam amarah dan ketakutan itu yang tidak akan pernah dia maafkan selama dia hidup.
...To be continued...
__ADS_1
...Sebelum nanti Natalie bertemu Johan dan Alona di pertemuan perkenalan kekasih Surya kepada anak-anaknya kita menyegarkan pikiran dulu untuk flashback bahwa sesungguhnya cerita dari novel ini adalah cerita tentang kutukan monster serigala yakni Johan rahadiningrat yang berjuang untuk menyembuhkan kutukan itu dengan mencari cinta sejatinya yang tak lain dan tak bukan adalah Cynthiara Alona....
...Apakah yang akan Natali lakukan jika ternyata surya adalah mertua dari Johan radiningrat mantan kekasihnya yang merupakan musuh bebuyutan dari kakek buyutnya? jangan ke mana-mana nanti kan episode selanjutnya hanya di sini!!...