TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN

TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN
Ternyata Begitu!


__ADS_3

"Halo sayang kamu pasti adiknya Alona, kamu sangat tampan?"


...DEG...


...Bukankah madam Cindy itu berarti mommynya Semok? Apakah selama ini memang maminya Cindy belum tahu tentang gue tentang gue yang ngajarin anaknya secara backstreet?...


Garut tuh Jeremy dalam hatinya.


"Hmm iya Tante perkenalkan nama saya Jeremy." tatapan dan sikap dingin Jeremy seketika berubah menjadi pemuda yang ceria dan menghiasi bibirnya dengan senyuman kalah mami kekasih cantiknya mengajaknya bicara dan memuji ketampanan paripurnanya.


"Apalagi kalau senyum begitu Ya Tuhan sungguh anugerah Tuhan yang begitu indah. Betapa beruntungnya kekasihmu saat mengetahui bahwa pacarnya setampan ini Tante jadi penasaran secantik apa kekasihmu itu Jeremy?"


"tentu saja Dia sangat cantik kekasih saya itu gimana ya ngomongnya kalau saya lihat-lihat sih mirip sekali dengan wajah tante dan perawakan tante maaf ya Tante saya tidak bermaksud untuk menyinggung tapi memang begitulah kebenarannya bahwa Tante Masih terlihat awet muda bahkan mungkin anak tante seperti kakak adik dengan maminya.

__ADS_1


...Dasar gila kok gue jadi perayu begini sih gombal banget deh nggak biasanya gue bisa ngobrol segini panjang dengan orang lain sungguh predikat calon mertua memang sangat bisa merubah pendirian dan sikapku hanya dalam sekejap mata....


"Hahaha makasih loh kayaknya nggak ada uang besar nih uang receh aja mau nggak Jer Jer?"


"Oh tidak tidak tante saya tidak butuh uang tante saya memuji tante memang sesuai fakta bukan karena ke gombalan hakiki."


"Baiklah sepertinya baju kamu untuk fitting sudah siap silakan dicoba beberapa setel Itu mana yang cocok nanti biar mbak Tri yang membungkuskannya untukmu."



"Kalau Tante bilang bagus tentu saja saya akan percaya tante."


"Kamu tipikal perayu wanita Jer bisa-bisa kamu mengoleksi beberapa pacar ya coba anak gadisku belum punya tunangan pasti aku sudah mengenalkannya padamu oh ya kalau boleh tahu kamu sekolah di mana dan kelas berapa?"

__ADS_1


"Mam mami." Ily pun sengaja memotong perbincangan yang nantinya pasti akan merambah ke pertanyaan-pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Sekali lagi ily menyelamatkan nyawa kekasihnya yang sedang berada di ujung tanduk yang nyari saja menjawab pertanyaan Madam Cindy berturut-turut.


"Ily tumben banget kamu ke sini nak? pasti ada yang dikangenin karena kamu anak mami dan mami sangat tahu sifat dari anak mami yang paling cantik di seluruh dunia ini. Sejak kapan kamu di sini sayang sudah lama hmm? cup cup.. kamu sudah makan dari rumah tadi kamu ikut breakfast nggak?"


Segala perhatian dan kesabaran yang dicurahkan oleh Cindy seolah-olah melupakan tentang perjodohan yang sudah dia susun rapi dari sejak Ily berada di kandungannya.


Jeremy pun dengan sigap mengedipkan matanya sebelah kanan untuk memberi kode agar Ili mendatanginya dan mendekatinya di salah satu ruangan tempat mencoba baju di butik mewah milik Madam Cindy tersebut yang notabene adalah ibu kandung Kimberly Tejakusuma.


Jeremy yang dengan senyuman penuh arti terlebih dulu masuk ke dalam ruang fitting yang terdapat di pojokan. ily pun dengan gerak-geriknya yang menoleh ke kanan dan ke kiri terlebih dahulu membuat orang-orang sekitar nya yang sedang mencoba baju untuk menjadi groomsmen dan Bridesmaid.


"Mok jangan sekarang aku takut mommy kamu menangkap kita berdua."


...DEG...

__ADS_1


...To be continued...


__ADS_2