TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN

TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN
Cinta Membara!


__ADS_3

Agaknya fans Alona yang sedang memadati cinema XX1 itu pun mengetahui bahwa gadis cantik yang sedang memakai masker itu adalah Cynthiara Alona karena pasangan yang dia bawa juga sangat mencolok seperti selebritis pada umumnya. pria di samping Alona begitu tinggi dan sangat tampan seperti model dari situlah para fans itu menyimpulkan bahwa pasangan itu adalah bukan pasangan dari kalangan biasa.


Pasti pasangan itu adalah dari kalangan pebisnis atau selebritis terkenal. Ternyata tak disangka tak dinyana bahwa perkiraan mereka itu adalah benar adanya. saat pertengkaran antara Johan dan Michael terjadi. Mereka pun akhirnya menyimpulkan bahwa telah terjadi cinta segitiga antara Cyntiara Alona dan kekasih barunya begitupun mantan pacarnya.


"Kak Lona kak Lona foto bareng dong foto ama kita dong kak."


"Kak boleh foto sama cowoknya nggak tuh yang ganteng yang gondrong yang tinggi." ternyata fans Lona pun tidak hanya meminta foto dengannya tetapi juga ingin sekali berfoto dengan Johan.


seketika Lona pun melihat wajah Johan dengan seksama apakah Johan mau untuk melayani permintaan fans-fans Lona yang terbilang terlalu berani.


Johan pun tersenyum simpul dan menganggukkan kepalanya.


Boleh aja tapi Jangan disentuh ya awas kalau dia lecet sedikitpun aku nggak akan memaafkan kalian," ancam Lona dengan bercanda kepada seluruh fansnya yang sudah berkerumun berjumlah sekitar 15 anak yang rata-rata gadis remaja itu.


"Hahaha jangan kuatir Kak Lona pasti pacarnya tetap mulus nggak akan lecet Kita cuman foto doang nyentuh aja nggak berani takut ranjau darat."


Akhirnya mereka pun berfoto bersama dan Johan harus melayani ke-15 fans dari Lona yang lumayan melelahkan akhirnya acara menontonnya pun dimulai setelah mereka lelah menanggapi permintaan yang bermacam-macam dari fans-fans Alona.


Beruntung karena fans-fans yang berkerumun tadi akhirnya Michael dan Naura serta ibunya pun pergi dari kerumunan itu karena tidak mau rumor yang jelek beredar dikarenakan Lona yang lebih dulu terkenal daripada Naura sedangkan di sana tidak ada yang mengenali satu pun bahwa Naura adalah juga seorang artis pendatang baru,


"Akhirnya kita nonton juga ya sayang."


"Ya resiko jadi artis kan begitu walaupun sudah ditutup rapat wajahnya juga masih aja ketahuan, tapi kalau mau kencan di rumah terus kan juga bosen ya kan terus kamu harus siap-siap dong didatengin wartawan karena sudah tertangkap basah menggandeng Ronald Rahadiningrat."


"Ih emang mereka kenal sama Ronald Rahadiningrat?"


"Hahaha kamu lucu banget sih akunya terlalu narsis sih aku jadi malu." Johan pun akhirnya bisa tertawa lebar setelah mendapat hiburan yaitu serunya fans-fans Lona mengejar-ngejar Alona seperti saat dia mengadakan bagi-bagi sembako."

__ADS_1


"Sayang aku tahu banget kalau wajah kamu tuh sering nangkring di majalah bisnis cuman kan si bocil-bocil tadi aku nggak tahu deh mereka tahu apa nggak kalau mereka pernah ngebaca majalah bisnis mungkin mereka hafal dengan wajahmu yang tampan ini."


...Duaarrr...


Film horor yang berjudul Exodus 4 pun dimulai. pertama kali filmnya dimulai sudah terdengar suara ledakan yang terjadi di dalam hutan yang begitu gelap bersumber dari area pemakaman.


Alona pun segera masuk ke dalam pelukan Johan karena ketakutan


"Argghhh!" teriakan Alona sampai memutihkan seluruh studio. alhasil penonton studio premiere itu pun menoleh kepadanya dan tahu bahwa sang artis idola mereka sedang menonton film horor itu dengan kekasih tampannya. tak sedikit yang mengabadikan momen bersejarah itu karena Alona yang jarang sekali ditemukan di tempat-tempat umum kini Mereka melihat dengan mata kepala sendiri sang idola mereka sedang menonton film yang sudah mengeluarkan sekuelnya yang ketiga.


...📸cekrek cekrek...


Banyak diantara penonton cinema XX1 itu yang mengabadikan foto Alona dengan kekasih tampannya.


"sepertinya banyak yang memotret foto kita berdua Sayang gara-gara aku sih tadi teriak."


"Abis mending tadi nonton film action siapa tadi yang milih horor katanya nggak takut ih gemes deh biar aku gigit aja idung mancung kamu sinih?" Johan pun gemas dan menggigit hidung mancung Lona dengan gemas. Alhasil tingkahnya itu pun membuat para penonton tersenyum dan suka melihat chemistry keduanya hingga tidak memperhatikan tontonan di depan mata malah banyak yang menoleh ke belakang karena Lona dan Johan duduk di sofa nomer 2 dari belakang.


"Film horor kan bohongan sampai ketakutan gitu sih, Ya udah sini aja nggak usah nonton filmnya bikin film sendiri aja gimana? tuh banyak yang ngerekam juga ngerekam kegiatan kita, mending bikin film sendiri kayaknya lebih laku keras deh."


"Sayang ih diem bercanda terus kan makin seram jadinya,." Lona pun semakin tidak konsentrasi karena ketakutan dia pun semakin membenamkan kepalanya di dada bidang sang kekasih.


Johan yang tetap konsentrasi melihat keseruan film itu pun tak sengaja menyentuh bo kong Alona lalu meremasnya.


"Sayang ck.. aku pergi nih, abis kamu tangannya tolong dikondisikan ih, gimana kalo kegiatan tangan nakalmu ini tertangkap paparazi."


"Iya siapa sih orang cuma nyentuh nggak ngapa-ngapain kan emang kesenggol soalnya sendiri nempel-nempel Ayo siapa yang nakal sebenarnya?" padahal memang Johan yang otaknya ngeres dan juga karena Lona sudah menempel padannya sesuatu yang ditahannya dari tadi pun akhirnya berdiri ya benar dia lah si Onal. Si Onal yang sudah bangkit dari tidurnya pun akhirnya menuntut pertanggungjawaban.

__ADS_1


"



"Hmmm gadis nakal si Onal udah nggak tahan," Johan pun meraih tangan mulus dan lentik Lona dan di tempelkanya hingga menyentuh permukaan Onal yang masih tertutup celana jeans.


"Sayang, terus gimana kok wajahmu memerah badanmu juga panas, oh tidak ini ini apa ini gejala kamu akan berubah wujud?"


"Hmmm iya kalo tidak di salurkan segera maka aku akan nekat membuka semua penutup yang ada di tubuhmu dan memasukkan Onal pada apem kamu Lona, ssshhh."


"Sayang ya udah Ayoo pulang atau kita ke hotel terdekat?" apa hotel di samping mall ini juga milikmu?"


Johan pun mengangguk angguk seraya membenarkan Alona bahwa memang hotel di samping mall ini adalah juga miliknya.


"Bagus deh Ayoo kita harus cepat. Karena saking tak tahannya dengan hasrat yang sudah tak terkendali Johan pun menggunakan kekuatan berlari kilatnya. Di gendongnya saja tubuh Alona yang mungil dengan kilat berlari secepat The Flash dan masuk kedepan resepsionis hotelnya.


"Oh pak CEO selamat siang menjelang sore pak.


"Siapa namamu? Minta kamar presiden suite ya?"


"Saya Nindy pak, ini kunci pres suitenya selamat beristirahat."


"Baiklah terimakasih Nindy."


"Sayang kita mau ngapain setelah ini?


"Lona aku sudah nggak tahan ingin. ber cin ta denganmu."

__ADS_1


Deg


To be continued..


__ADS_2