TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN

TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN
Senangnya..


__ADS_3

๐Ÿš˜


๐Ÿš˜


๐Ÿš˜


Mobil Inova keluaran terbaru itupun keluar dari kediaman Surya untuk meluncur ke kantor kecamatan wilayah kota xxx yang hanya berjarak 30 menit dari rumah camat tampan itu.


"Ehemm ehemm maaf permisi pak Ardana apa nona tadi malam bermalam di rumah bapak?"


"Hmmm, kenapa kamu senyum-senyum begitu To?"


"Ah nggak pak nona kemarin cantik, bule pula serasi sama bapak."


"Kamu penasaran ya Ama dia? aku juga penasaran To?"


"Lah bapak kan sudah bermalam bersama."


"Memangnya bermalam bersama bisa memberitahumu semua hal tentangnya makanya aku masih penasaran?"


"Oww hahaha ya pendekatan to pak, penjajakan agar lebih tau isi hati masing-masing."


"Begitu ya? makasih ya To atas sarannya." senyum Surya merekah sambil melihat pemandangan dari luar mobil seperti ada kupu-kupu berterbangan disana semakin berbunga-bunga perasaan Surya saat ini hingga tak di sadarinya di kantor kecamatan sudah di padati oleh wartawan lagi-lagi atas liputan paparazi yang berhasil merekam kebersamaan antara Surya dan Natalie tadi pagi dan sekarang viral di media sosial dan di kantornya.


Surya yang turun dari mobilnya pun seketika mendapat serangan dari wartawan yang sudah memadati kantor kecamatan hingga para security yang sedang berjaga pun tidak sanggup untuk mengamankan saking banyaknya wartawan yang datang lagi itu.


"Ada apa ini!" Surya pun sedikit marah dan mengerutkan kedua alisnya karena tak sadar akan akan yang sedang terjadi tanpa sepengetahuannya.


"Yahh pak camat tampan, kami mau menanyakan perihal apakah tadi malam bapak sudah menghabiskan malam yang indah bersama seorang wanita cantik dengan tubuh aduhai dan rambut panjang ikal pirang siapakah gerangan pak? apakah wanita itu adalah kekasih bapak? atau hanya kerabat saja? karena bapak terlihat mengusap rambut wanita cantik itu mesra sebelum dia masuk kedalam mobil.mewahnya begitu."


Sedangkan kondisi kecamatan dengan ibu-ibu dan juga wanita dari berbagai generasi yang bertanya-tanya apakah benar apa yang dikatakan oleh para wartawan itu dan juga liputan live yang disiarkan oleh salah satu media online tadi pagi, kalo iya maka patahlah hati para wanita disana yang sudah lama menunggu sang camat tampan itu setidaknya menanggapi perasaan salah satu diantara mereka.


"Hmmm saya no koment ya mas mas dan mbak mbak ini masih banyak artis-artis yang bisa di liput untuk berita kok malah mampirnya kemari? saya keberatan Lo? secara saya ini bukan artis saya hanya pegawai PNS yang tidak seharusnya diliput sebagai bahan berita anda semua, yah sekarang silakan bubar yuk jangan lagi-lagi datang kemari karena anda-anda semua ini akan menghambat laju aktivitas pekerjaan kami pegawai PNS disini?" setelah tegas Surya mengusir para wartawan itu akhirnya pergi juga dari kantor Surya.

__ADS_1


"Ayo ayo rekan rekan kerja lagi," ucap Parto sambil membawakan tas kerja Surya untuk di antar ke ruangannya. Terlihat kusak kusuk para wanita baik karyawan Surya maupun para ibu-ibu yang sedang mengurusi administrasi pendataan mereka.



Outfit pak camat hari ini,


"Iya Lo tadi gue ngeliat tuh pak camat tampan dengan rambutnya masih berantakan nganterin ceweknya bule kayaknya sih keluar dari rumahnya."


"Lo yakin itu ceweknya?


"Yakinlah orang waktu itu dia itu tersenyum gitu ama cewek itu mana se xy banget ceweknya udah deh body goals banget, bodynya perfect, Yem gue sakit hati pantes selama ini tahan godaan dari kita para penggoda ternyata ceweknya kaya begitu bentukannya yah lewatlah semua cewe cewe disini mah apalagi mobilnya Yem Lo tau BMW Yem yang gede tuh kaya portuner itu tapi BMW Yem bayangkan pasti milyaran kan harganya udah deh kita mah apalah-apalah kalo di banding cewe itu." ucap salah seorang karyawan Surya yang bernama Rita


"Lo fotoin nggak pas lewat rumahnya?" Paiyem bertanya balik.


"Gila Lo gue takut ketahuanlah mana disana ada paparazi lagi yang ngebelain sampe buat tenda gitu di belakang rumahnya yang memang masih berupa tanah kosong, gila sampe segitunya paparazi nyari berita. Ada ayah artis tampan dan jomblo pula ehh langsung di serbu."


Sebaliknya di Kantor Natalie..


...๐ŸฌKedubes Belanda ...


"Ssstt jangan keras keras Angie! iya aku nggak pulang, nggak mungkin pulang aku salah order minuman."


"Upss maaf maaf nggak tau mbak hehe? jadi mbak mabuk? ups hahahha mbak jangan bilang."


"Ssstt Angie iya aku aku bermalam di rumahnya."


"Wow perkembangan pesat sekali."


"Iya nggak tahu juga cepet banget ya tuhan, kamu lihat nih." lalu Natalie pun membukakan satu kancing bajunya dan tercetak lah tanda cinta di sekujur dadanya."


"Ahhhhaaa finally mbak kehilangan kevir ginan mbak ya woooww??"


"Iya." singkat Natalie menjawab keantusiasan juniornya di kantornya itu dengan menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Terus terus mbak cerita dong penasaran nih."


โ€Yah kemarin saat di cafe itu doi kan sedikit telat tapi tetap datangnya sebelum jam 8 malam, lalu kita pun berkenalan namanya Ardana Surya Wijaya. Dia adalah pak Camat duda."


"Woowww mbak hihi congratulation terus setelah dari cafe mbak langsung iya gitu pas dia ajak mbak ke rumahnya?"


"No belum, jadi aku tuh kan pesan mocktail yang free alkohol nah si mas waiter cafe itu tuh bawain aku yang mengandung alkohol jadinya tiba-tiba aku pusing saat steak aku masih setengah jadi aku pun bilang ke dia kalo aku pusing jalan pun aku sudah sempoyongan."


"Aduuhh nggak nyangka emang sih penampilan mbak yang super se xy dan super cantik ini ternyata tuh cewek baik-baik Lo, iya beneran deh, untung mbak dari dulu nggak ada yang berniat jaga yg Ama mbak."


"Iya Itu tergantung akunya sih aku juga nggak pernah mau kalo di ajak perkumpulan warga negara Belanda jika akan mengadakan acara bareng ke Club malam diskotik aku selalu menolaknya mentah-mentah, lagi pula aku nggak suka Ama cowok-cowok dari negara asal ayahku aku lebih suka cowok dalam negeri, kayanya tuh lebih aku banget."


"Uhuyuuu suit suit sekarang udah dapet dong ya pak camat pula duda pula tampan, perfect banget sih mbak? trus mbak lanjutin dong ceritanya?"


"Terusnya dia kan diantar supir ke cafe itu sebelumnya, supirnya di suruh pulang duluan gitu deh karena dia nggak tega lihat aku pulang nyetir sendiri dalam keadaan mabuk begitu."


"Ya sudah deh aku dianterin kan aku udah bilang komplek rumahku ke dia eh ternyata kata dia aku tertidur dan nggak sadar gitu jadinya ya aku dibawa ke rumahnya deh."


"Terus rumahnya bagus nggak mbak?"


"Rumahnya cukup mewah dua lantai kalo di tempati sendiri sih lumayan gede."


"Tapi kan nggak gede banget kaya mansion mbak gitu kan?"


"Ah itu kan mansion peninggalan kakek gue, ya serem juga sih karena bangunan lama, kalo rumah dia tuh rumah baru minimalis gitu deh bangunannya, oke sihh."


"Aduh si dia udah ngebayangin beranak pinak disitu ya mbak?"


"Ehem ehem hahahha iya itu juga sih yang aku takutin."


"Hah jangan bilang mbak nggak pake pengaman?"


DEG

__ADS_1


To be continued..


__ADS_2