TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN

TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN
Terungkap?


__ADS_3

Kediaman William


"Sekarang adikmu udah pergi dari sini, sebaiknya kamu jelaskan padaku apa tujuanmu yang sebenarnya?"


"Brengsek! bedebah ini mengapa tidak menunjukkan ketertarikannya sama sekali pada Natasha, apa ada yang salah dengan ramuan yang aku buat?"


"Aku tahu kalian merencanakan sesuatu di belakangku, terus terang aku kecewa sekali padamu Wil, aku nggak nyangka kamu tega padaku, kamu sudah mengkhianati persahabatan kita Will."


William pun terdiam begitu lama, setela itu Narendra pun memotongnya.


"Ronald Rahadiningrat, sebaiknya anda diam dan menurut kalo anda ingin segera hidup seperti manusia normal." Narendra memotong.


"Oh iya karena setahuku tanpa harus menikah dengan adikmu pun progresku sekarang sudah banyak mengalami perkembangan, oke aku menolak mentah mentah perjodohan yang nggak masuk akal ini."


"Jo bisa kita bicara empat mata?" William pun mengajak Johan untuk bicara empat mata dengannya dan meninggalkan Narendra sendiri di tempat makan dengan makan malam yang disajikan tidak banyak termakan dikarenakan bentakan dari Johan tadi yang membuat mood semua orang untuk melanjutkan menyantap makanan yang menggugah selera itu pun hilang seketika.


"Oh sahabatku ternyata masih membutuhkanku ya, baiklah ayo kita bicara empat mata Wil." ucap Johan sambil menepuk-nepuk pundak William yang hanya setinggi lehernya.


Terlihat Narendra yang geram melihat tingkah laku Johan yang tak menunjukkan ketertarikannya sama sekali pada Natasha.


Setelah Johan dan William masuk ke ruang kerja Willy, Johan mulai membuka pembicaraan.


"Sekarang katakan Will apa yang membuatmu berubah seperti ini."


"Jo ini juga untuk kesembuhanmu, aku sudah menunjukkan bukti bukti mengenai buku catatan harian Nyi Nairi yang berbahasa sanksekerta yang di tulis sendiri oleh Narendra dengan tulisan tangan lalu di terjemahkannya lagi ke bahasa Indonesia. Terus terang aku percaya padanya, karena dia yang memberimu kutukan maka dialah yang bisa dengan mudah mengangkat kutukan itu dari tubuhmu. Sebenarnya mengapa Nyi Nairi memiliki dendam kesumat pada pangeran reinkarnasimu itu.


Karena ayah ibumu yaitu Raja dan Ratu di masa dinasti syailendra waktu itu telah menghabisi nyawa orang tua Nyi Nairi karena terpengaruh fitnah dari rakyatnya bahwa orang tua Nyi Nairi adalah pasangan penyihir yang harus dimusnahkan dari muka bumi. Mereka di arak keliling desa dan di bakar hidup-hidup di depan mata dan kepala Nyi Nairi kecil.

__ADS_1


Maka Nyi Nairi dewasa yang akhirnya menjadi penasehat spiritual Raja dan Ratu pun menamkan benih yang sudah di beri kutukan di rahim sang ratu yang sudah 10 tahun tidak di karuniai putra itu." Johan pun mendengarkan dengan seksama ternyata kutukan yang di deritanya selama 100 tahun hidupnya di dunia adalah akibat dosa Raja dan Ratu yang juga bukan orangtuanya sendiri. Johan adalah korban yang harus memikul dosa  orang lain.


Sekarang beban itu pun semakin berat saat dia juga harus menerima perjodohan tanpa cinta dengan jaminan kesembuhannya. Johan pun bingung apa yang harus dilakukannya sekarang, apabila dia mementingkan kesembuhannya maka mau tidak mau dia harus menerima perjodohan itu. Tetapi jika dia memilih cinta sejati maka Johan harus menderita lagi untuk sisa umurnya di dunia.


New Message Just Now


Lona


Sayang keluar! ayo pulang!


Me


Tunggu sayang bentar lagi, tunggu di mobil ya..


Lona


Me


No, aku kayaknya udah kena jompa jampi dari Cinthyara Alona jadi udah klepek-klepek ama dia so, cewek lain kayaknya harus ngantri dulu dibelakang Alona.


Lona


Heh jangan coba-coba ya? jangan sampe terpikirkan sedikitpun di benak kamu, awas ya!


Me


Hiii takut

__ADS_1


*****


Saat berkirim pesan dengan Alona serasa beban berat di pundak Johan hilang entah kemana. Padahal hanya berkirim pesan, apalagi bertatap muka. Semua resah gelisah gundah gulana terhempaskan melihat senyum cantiknya.


"Sorry Will aku cabut dulu bro, aku harus memikirkan ini matang-matang, bye aku nitip mobilku disini."


Sejenak kemudian Johan pun berbalik melihat William, sepintas Johan pun mulai bisa membaca lagi isi hati William.


Bagaimana kalo ternyata Johan tidak mau menerima perjodohannya dengan Natasha pasti Rendra akan murka dan tidak akan memberikan ramuan daun langka untuk menyembuhkan penyakit Jesseline. Ya tuhan dosa ku begitu besar pada Johan. Aku harus mengorbankan nasib sahabatku demi mendapatkan obat untuk penyakit anakku satu-satunya. Sedangkan tujuan utama Rendra adalah untuk memperkaya diri dengan memanfaatkan keluguan adiknya untuk keuntungannya sendiri. Dia sudah lelah hidup dalam kemiskinan dan harus menjadi simpanan tante-tante kaya selama ini.


"Jadi seperti itu ceritanya Will, ternyata perjodohan ini hanya alat untuk memperkaya diri si breng sek itu! aku sudah bisa membaca isi hatimu lagi Will, dan kamu pasti sudah tahu penyebabnya Will, yah jawabannya adalah cinta sejati, karena cintaku sedang menjemputku di depan sana, so kamu sudah tidak perlu repot-repot memakai ramuan dari dukun itu, semua tidak akan manjur jika berhadapan dengan cinta sejati.


Dan untuk Jesseline, aku sudah bilang dari sejak lama bawa dia ke luar negeri Will, aku sampai heran padahal kamu seorang ilmuwan Will come on, tidak ada yang tidak bisa dilakukan dalam dunia medis, segera berangkatkan jesseline ke Jerman dengan pengobatan yang paling canggih, niscaya anakmu akan sembuh, berangkatkan pakai private jetku cepat urus Will, sebaiknya bicarakan hal ini dengan Laras terlebih dahulu, aku tidak mau ancaman perceraian lagi nantinya yang akan kamu dapatkan.


Dan satu hal lagi! jangan menghalangi hubungan percintaanku dengan Alona karena semua itu akan sia sia saja. Aku percaya bahwa cinta sejatilah jawaban dari kutukan ini. Cinta sejati akan mengalahkan karangan cerita dari dukun itu Will, seperti tulusnya niatku untuk ikut berjasa menyembuhkan Jesseline. Tolong pikrkan dengan seksama, aku akan meminta bantuan Aditya agar dukun itu segera diringkusnya. Karena aku takut keselamatan cintaku akan jadi taruhannya. Bye aku harus pergi sampaikan salamku untuk Larasati."


Johan pun pergi meninggalkan William yang masih termenung di ruang kerjanya. William mulai menyadari kalo kata-kata sahabat karibnya itu benarlah adanya, bahwa kedatangan Alona membawa dampak positif bagi kondisi fisik Johan yang tadinya dapat di pengaruhi oleh ramuan jompa jampi yang di buat oleh Narendra kini lenyaplah sudah saat Alona mendekat ke radius satu kilometer.


"Loh pah Ronald dimana?"


"Mah Johan mau membiayai pengobatan Jesseline ke luar negeri dengan syarat kita tidak ikut campur lagi dengan hubungan percintaannya mah, tolonglah mah mengertilah?"


"Oh jadi kamu sudah nggak perduli denganku dan Jesseline pah, baiklah sebaiknya kita cerai sekarang juga!"


DEG


To be continued..

__ADS_1


__ADS_2