
...🏘️Kediaman Surya...
"Mas maaf Cup."
Sebelum Surya meninggalkan Natali sendiri di dalam kamar mandi itu Natalie terlebih dahulu mengucapkan maaf sambil mencium pipi Surya mesra. Surya yang akhirnya bereaksi dengan membelakan matanya karena terkejut akan hal fatal yang dilakukan gadis cantik itu.
"Hmm apa yang kau lakukan gadis nakal, ini bahaya, aku bisa menghabisimu disini sekarang juga hingga kamu tidak bisa melihat terbitnya matahari keesokan harinya karena tidak kuat bangun dan berjalan."
"Ups ampun baiklah mas harus keluar dari kamar mandi ini dan menyingkir sejenak." Natalie pun mendorong tubuh jangkung itu agar pergi dari hadapannya karena Natalie harus melanjutkan ritual mandinya karena pedih di matanya akibat shampo semakin menjadi jadi saja.
BLAMM
lalu karena saking nervousnya Natali pun menutup saja pintu kamar mandi itu terlalu keras sehingga Surya pun terkaget-kaget dan memegang dadanya serta menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Gadis itu benar-benar suka sekali menguji kesabaranku."
Sambil terpikir di otak Surya Dia pernah membelikan Sinta sepasang dalaman yang belum sempat dia berikan kepada Sinta 5 tahun yang lalu Surya pun menyimpannya dengan rapi di walk in closet mini miliknya.
"Emm aku taruh di mana ya sepasang b ra dan ****** ***** warna merah waktu itu?"
Surya pun mulai membongkar laci khusus tempat ****** ******** dan akhirnya dia pun menemukan sekotak hadiah dalaman untuk Sinta saat pertengkaran mereka mulai sengit. hingga Surya pun tidak jadi memberikan hadiah itu karena dirasa hubungannya dengan Sinta sudah di ujung tanduk.
Perlahan-lahan dibukanya kotak pakaian dalam mahal itu yang masih tersegel rapi.
"Apakah Natalie nanti tersinggung jika aku beri dalaman ini, ah aku tidak peduli daripada dia juga gerah tidak ganti dalaman." gumam Surya pelan.
Kemudian Surya pun kembali ke pintu kamar mandinya untuk memberikan dalaman itu agar Natali mengganti pakaian dalamnya dengan pakaian dalam baru yang diberikan olehnya.
...Tok.. tok.. tok...
__ADS_1
Cek..klek
"Ya mas?"
"Ini pakailah ini dalaman ini masih baru." ucap Surya sambil memalingkan badannya hingga hanya tangannya saja yang menjangkau ke arah pintu kamar mandi itu."
"Oh Trimakasih."
BLAMM
"Hei jangan terlalu keras menutup pintunya dari tadi kamu menutup pintu kamar mandi ini begitu keras Natalie."
"Maafkan aku aku terlalu bersemangat mas hehehe, karena aku terbiasa menutup pintu rumahku sekeras ini, mengertilah jangan marah-marah terus nanti makin tua loh." teriak Natali dari dalam kamar mandi itu.
*****
30 menit kemudian Natali pun selesai mandi dan berganti dalaman yang Surya berikan tadi lalu dengan tidak sengaja saking senangnya mendapatkan ukuran yang pas Natalie pun tidak sengaja memamerkan bentuk dalaman yang pas dengan tubuhnya kehadapan Surya sambil membuka saja bathrobenya.
"Ups maafkan aku mas bukan maksudku untummmmpppfhhh hmmppffhh." karena kesadaran dan juga kelaki-lakiannya yang sangat normal akhirnya sekian lama naf sunya yang ditahan tahan tadi pun akhirnya runtuh juga karena lagi-lagi Natalie yang tidak bermaksud menggoda Surya yang sekuat tenaga berjuang mati-matian menahan gaira hnya yang sudah sekian lama tidak tersalurkan.
Akhirnya dengan segala upaya menahan tadi Surya pun langsung saja menyerang bibir se ksi milik Natalie hingga Natalie yang tidak pernah melakukan ciu man dengan lelaki itu pun tidak bisa mengimbangi permainan luapan naf su yang Surya berikan hingga Natalie pun sampai kehabisan nafas.
"A hhh bernafaslah gadis nakal."
"Emmm ma aasss ssshhh kamu kok tahu kalo aku masih gadis mas." Natalie pun mendorong saja dada bidang Surya agar sedikit menjauh untuk memberinya ruang agar bisa menghirup oksigen lagi.
"Yah ini firasatku saja, karena kamu terlihat seperti gadis remaja yang tidak tahu bagaimana memperlakukan lelaki dewasa sepertiku, jadi jangan salahkan aku jika aku menghukummu sekarang hmmppffhh hmmppff." lalu Surya pun mengangkat saja tubuh mungil gadis cantik itu ala bridal style ke atas tempat tidurnya yang tidak pernah dijamah oleh wanita manapun. Natalia adalah wanita pertama yang tidur di atas ran jang berukuran king size itu.
__ADS_1
Natalie yang memang sudah jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Surya tadi pun pasrah saja menerima serangan demi serangan ciuman maut dan pertukaran saliva hingga mengabsen seluruh rongga mulutnya tanpa terlewati sedikitpun.
"Ikuti gerakanku nanti kamu akan terbiasa dengan hal ini." Natali pun masih betah melingkarkan kedua tangannya ke leher jenjang dan bidang milik pria matang dan tampan itu hingga kedua matanya terpejam merasakan betapa nikmatnya pertukaran saliva yang baru saja dia rasakan selama 45 tahun masalah lajangnya.
"Kamu sangat cantik memakai dalaman ini tapi aku lebih suka jika seperti ini." surya yang sudah ditutupi oleh kabut gai rah sudah tidak bisa menahan Ga irah dan na fsu yang sudah berada di ubun-ubun. Surya pun melempar saja b ra merah yang baru diberikannya kepada Natalie tadi lalu menyerang kedua buah pepaya gantung yang masih mengkal dan sintal karena di usia yang sudah matang seperti itu Natali tidak pernah dijamah oleh laki-laki manapun.
Beruntung Surya seperti mendapatkan durian runtuh saat bertemu dengan seorang gadis walaupun usianya sudah matang. tetapi kecantikannya yang cantik paripurna tidak mempengaruhi usianya yang sudah matang hingga penampakannya pun seperti gadis berusia 30 tahunan.
"Natalie apakah aku boleh meminta lebih?"
"Masss aku masih vir gin mas, a aku aku takut kamu nanti ninggalin aku jika sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan."
"Hmm aku tidak tahu ini perasaan apa tapi yang jelas aku tanya kamu sekarang, apa laki-laki yang bernama Johan itu adalah mantan kekasihmu?"
"I iya mas.."
Natalie menjawabnya dengan terbata-bata dengan memalingkan mukanya karena malu melihat penampakannya yang sudah setengah bug il, Natali pun menjawab pertanyaan dari Johan tadi dengan menganggukkan kepalanya sambil kedua tangannya menutupi buah pepaya gantung yang sudah tidak tertutupi oleh b ra lagi.
"Emmm apakah kamu masih mencintainya?"
Natali pun menggelengkan kepalanya karena sejatinya natalie sudah bisa move on dan memulai lembaran Baru bersama Surya apabila Surya menanyakan ingin mencoba menjalin hubungan dengannya nanti.
"Lalu apakah kamu mau mencobanya denganku, maukah kamu menjadi kekasihku?"
"Apakah mas suka padaku?"
"Yah aku sudah suka padamu sejak pertama kita bertemu?"
DEG
__ADS_1
To be continued