
"Jadi kamu Ronald Rahadiningrat pengusaha muda dengan predikat sebagai miliarder dan pewaris tunggal raja real estate mall dan hotel Johan Rahadiningrat?" Ami pun mengungkapkan semua yang dia tahu tentang keluarga besar Rahadiningrat
Naura pun sampai menganga mulutnya dan ditutup dengan kedua tangannya karena takjub dan kaget Bagaimana bisa seorang Alona menggait pengusaha sekaya Ronald Rahadiningrat.
"Hei *** *** kamu masih ada urusan denganku Aku masih menunggu bukti-bukti transfer itu.".
"Besok Senin pengacara saya Aditya Sentani akan mengurusi semua hal yang anda minta dari kekasih saya jadi tolong jangan ganggu Lona lagi urusan anda dengan pengacara saya mengerti Bu?"
"Ya Tuhan Kamu pasti udah dipelet sama gadis ja lang ini kok bisa-bisanya kamu membelanya padahal dia itu adalah gadis nakal yang suka menggoda cowok kaya apalagi Om Om juga diembatnya."
"Cukup tante Ami kami hanya ingin menghabiskan waktu berdua selamat tinggal."
"Aku nggak habis pikir Bagaimana sih *** *** itu bisa mendapatkan pengusaha terkaya di negeri ini." ucap Naura. Lona pun pergi tanpa menghiraukan kata-kata syirik dari Ami dan Naura.
Johan pun berbalik lalu menghampiri kedua wanita itu tadi karena sudah mengatakan hal-hal yang kurang enak didengar.
"Tolong jaga mulut kalian berdua kalau perusahaan kalian masih mau bertahan di dunia bisnis. Aku punya kekuatan untuk membalikan takdir dari perusahaan kalian detik ini juga, kalau masih aku lihat kalian membully Alona kekasihku. aku tidak akan tinggal diam sampai kapanpun akan aku binasakan siapapun yang menyakitinya mengerti?"
"Me me mengerti mengerti, mengerti Pak Ronald."
"Atau mau bukti? dan kamu Nyonya Ami uang 2 M bukanlah masalah bagiku, itu adalah uang receh tetapi asal kamu tahu kekasihku Alona melarangku untuk membayarkan uangku padamu karena dia sudah membayarkan sejumlah 2 m itu kepada anak kalian Michael kalau kamu masih tidak percaya maka pengacaraku yang akan mengurusnya.
Kamu mau dituntaskan sekarang maka pengacara aku akan mendatangimu sekarang juga di mall ini dan aku pastikan kalian tidak akan bisa menikmati weekend kalian dengan nyaman."
"Titi tidak Pak Ronald tidak kami tidak berani baiklah kami akan tunggu hari Senin."
__ADS_1
"Kalau memang terbukti bahwa Alona sudah membayar hutangnya maka aku akan melaporkanmu dengan tuduhan pencemaran nama baik mengerti?"
"Oke baik akan aku tunggu tapi kalau memang tidak terbukti bahwa dia sudah membayarkan hutang-hutangnya apa yang akan kamu lakukan?"
"Heh aku akan membayar hutang Alona sebanyak 10 kali lipat." ucap Johan meremehkan sambil tersenyum Smirk.
Seketika Ami dan Naura pun membelakkan kedua matanya terkaget-kaget dan terkejut Betapa Johan kekasih Alona yang baru dan orang terkaya di negeri ini mau menjamin hutang Alona lunas dalam sekejap mata.
...Sebenarnya jompa-jampi apa yang dilakukan oleh Alona sehingga bisa mendapatkan lelaki tampan dan kaya sesempurna Ronald Rahadiningrat?...
John pun mendengar semua isi hati dari Naura dan juga Ami.
"Mau tahu bagaimana Alona bisa mendapatkanku? kalian salah besar Alona tidak pernah mengejarku, sebaliknya aku yang mengejar-ngejar cintanya hingga dia pun menerima cintaku karena aku dengan tulus mengutarakan rasa sayangku kepadanya."
"Sayang Ayo deh nggak usah dipeduliin yuk kita nggak malam mingguan nih nanti ah udah yuk yuk, bye ibu-ibu tukang rumpi." Alona pun menyusul Johan yang sedang adu beradu mulut dengan dua wanita beda generasi yang sirik padanya tadi sambil menarik saja tangan kekar Johan agar mengikutinya untuk segera nonton di kencan pertama mereka itu.
"By the way makasih sayang kamu udah mati-matian membelaku begitulah kehidupanku penuh dengan nyinyiran orang-orang di sekitarku."
"Sudahlah lupakan aku nggak mau ngebebanin pikiranmu sekarang kamu harus happy oke Oh ya kapan kamu akan mengenalkanku pada ayahmu adikmu Aku ingin bertemu mereka atau kita undang aja makan malam di apartemen atau komensiku Oh ya kamu belum pernah aku ajak ke mention ya nanti kapan-kapan aku akan mengajakmu ke sana sudah lama sekali aku nggak pernah berkunjung ke mention itu.
untuk apa juga tinggal di Mansion sebesar itu kalau aku hanya hidup sendiri tanpa pasangan. Hari-hariku aku habiskan dengan para maid yang berlalu lalang mengerjakan pekerjaannya masing-masing membersihkan dan melakukan tugasnya."
"Oh ya jadi kamu ada mention atau mau mengundang orang tuaku ke sana dan menyuruh maid kamu untuk memasakkan makan malam untuk untuk keluargaku?" Alona pun antusias setelah mendengar bahwa Johan ternyata juga mempunyai rumah yang ada halaman rumah dan juga kolam renang di sana.
"Boleh juga kapan kamu bisanya kalau kegiatan syuting kamu sudah agak senggang mungkin?"
__ADS_1
"Bagaimana kalau minggu depan Jumat malam sepertinya aku tidak ada jadwal di hari Sabtu nya.”
"Baiklah terserah kamu, sekarang kita nonton ya, aku beri dua pilihan film horor atau action no drama-drama no drama drama Aku tidak suka film romantis."
"Horor aja aku kan pemberani."
"Baiklah kita akan menonton horor sekarang kita nonton di premiere ya biar duduknya deketan dan nggak sempit-sempitan sama yang lain oke Kamu nggak keberatan kan?"
"Enggak dong kan biar lebih enak lebih deketan ama pacarnya ini."
”Tunggu Lona ya ayo ikut." saat perjalanan masuk ke studio premiere cinema XX1 itu tiba-tiba ada seseorang yang menarik tangan Lona untuk keluar dari pintu masuk penonton.
Johan pun dapat dengan sigap menarik lagi tangan Alona dan mengangkat leher dan mencekik lelaki itu lalu mengangkatnya hingga tingginya melebihi dari tinggi Johan yang seukuran 192 cm.
"Ampun-ampun turunkan aku baiklah baiklah aku tidak akan mengganggu Lona lagi." ucapan itu berulang-ulang dikeluarkan oleh Michael pada Johan padahal waktu itu juga Michael berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi yaitu mengganggu kehidupan Lona yang sudah tenang.
"Michael, urusan kita sudah selesai kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi mengapa kamu masih tidak rela membiarkanku pergi dari sisimu, dasar mantan cabul tak tahu diri."
"Aku tidak bisa aku tidak rela melihatmu bersanding dengan pria lain Lona." Michael pun menangis dan menundukkan kepalanya dia tidak sehat sadar padahal di kejauhan Naura dan Ami sedang memperhatikannya dengan wajah yang geram.
"Pergi atau aku lempar kamu dari lantai lima mall ini ke lantai dasar."
"Wah ada Cynthiara Alona di sini guys dengan cowoknya yang tampan Ayo kita serbu."
DEG
__ADS_1
To be continued