
"Hiks kak benarkah Jeremy kritis kak, ijinkan aku menjenguknya kak tolong. Hiks."
"Sebaiknya kamu periksa di sekeliling kamu kalo mau bertemu dengan Jeremy ada mata-mata tidak? Yang mengikutimu apalagi saat bertemu dengan adikku, aku nggak tau seserius apa hubungan kalian berdua yang jelas Adikku sampai rela mati demi kamu, puas kamu sekarang hah?!"
"Sudah Lona cukup, Aditya sudah menyerahkan bukti-bukti kuat terkait penyerangan yang terjadi pada malam itu, komplotan geng motor yang menghajar Jeremy pun sudah di tangkap semua, hari ini rencananya akan di tangkap pula pimpinan dari geng motor itu sekaligus dalang dari percobaan pembunuhan pada Jeremy."
"Maafkan aku kak hiks, maafkan aku, please kak ijinin aku melihat keadaannya, hiks ku mohon kak."
Lona pun melihat kearah Johan seraya meminta ijin apakah Johan setuju apabila Kimberly bersikeras ingin menjenguk Jeremy?
"Yah biarkan gadis itu menjenguk Jeremy siapa tahu dengan adanya Kimberly yaitu gadis yang di sukainya menjenguknya, dengan begitu Jeremy akan termotivasi untuk sadar kembali, aku yakin itu." Setelah mendengar reaksi dari Johan tersebut Alona pun berkata pada Kimberly setelahnya..
"Baiklah, kamu bisa ke kamar VVIP 10 room RS cinta kasih."
"Hiks, thanks kak."
✨
✨
✨
2 jam kemudian..
__ADS_1
🏥 RS Cinta Kasih
VVIP Room 10
Tok .. tok .. tok ..
Cekk .. klek ..
"Permisi kak Alona kak dan Ronald a aku Kimberly.."
"Elo yakin kan nggak diikuti ama suruhannya si Arsen Arsen tunangan Lo itu?"
"Sayang udah, ayo kita ke kamar kita aja kayaknya kamu butuh kasih sayang deh?.yuk kita tinggalinJeremy dan Kimberly Disni." Ajak Ronald agar Lona rileks kembali, bertemu dengan Kimberly hanya membuatnya semakin naik pitam.
"Sayang! Aku kan malu igh, nyebelin!"
"Ahahaha pengen aku makan aja kamu, kalo bibir kamu monyong begitu." Johan pun mengangkat saja tubuh mungil Lona semudah mengangkat kapas ke VVIP room sebelah lewat conecting door. Selama Jeremy opname sepasang kekasih itu harus pindah tidur di Rumah Sakit untuk menemani Jeremy dan memastikan keamanannya.
"Aww sayang turunin!"
"Tuh lihat Jer romantis banget sih kak Lona Ama kak Ronald? Kamu nggak pengen kayak gitu suatu saat nanti, bikin Iri aja kedua orang itu, hmm Jer Im sorry, aku nggak tau kalo kamu ternyata jadi korban kekejaman Arsen, a aku aku hiks, aku menyesal seharusnya aku nggak boleh suka Ama kamu, tapi aku memang nggak pernah nganggap Arsen pacar aku selama ini, aku cuma nganggap dia kakak nggak lebih, Aku nggak tahu kalau ternyata tingkah laku ku selama ini memakan korban, maafin aku Jer maaf sekali lagi maaf."
Jerry yang masih tergeletak tak sadarkan diri selama hampir 4 hari dikarenakan hasil dari MRI awal kepala bagian belakangnya terjadi keretakan diakibatkan pukulan yang sangat keras dari tongkat baseball yang digunakan oleh salah satu anak buah Arsen. Namun kerinduan yang mendalam kepada gadis cantik itu seakan mengobati sedikit luka fisik yang dia rasakan selama hampir 4 hari ini, walau tidak pernah dia tunjukkan kepada Kimberly kalau Jeremy sebenarnya juga mempunyai perasaan yang sama terhadap gadis cantik itu.
__ADS_1
Suara Kimberly seakan menjadi pelipur lara keadaan fisiknya yang begitu memprihatinkan. Tapi beginikah seharusnya rasa cinta itu apabila ditujukan pada orang yang salah yaitu pada gadis cantik yang sudah menjadi milik orang lain? Jeremy berulang kali menepis rasa suka juga pada Kimberly diam-diam Jeremy mencari tahu tentang keseharian Kimberly melalui seseorang yang dibayarnya khusus untuk mendengarkan percakapan antara Kimberly dan Nora sahabatnya. Ternyata perasaan gadis cantik itu sebenarnya berbalas tetapi karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk Jeremy mengungkapkan perasaan yang sesungguhnya hingga Kimberly yang terus berusaha untuk mendekati Jeremy selalu mendapatkan perlakuan yang sebaliknya dari Jeremy.
Jauh sebelum Kimberly menjadi dekat dengan Jeremy sebenarnya Jeremy juga sudah menyukai gadis cantik yang menjadi murid baru di dreamy international High School itu. Dari sejak orientasi siswa Jeremy sering mencuri pandang melihat Betapa cantiknya gadis yang bernama Kimberly tejakusuma itu. Namun saat itu Jeremy hanya bisa memandang cantiknya gadis itu dari kejauhan karena sepertinya banyak sekali senior seangkatan Jeremy yang juga ingin mendekati gadis cantik itu.
Namun setelah tersiarnya kabar bahwa gadis cantik itu adalah pacar dari Arsen sang ketua geng motor para laki-laki yang ingin mendekatinya pun akhirnya mundur berpuluh-puluh langkah untuk menghindar dari jangkauan Arsen nantinya, lebih baik mundur teratur daripada babak belur. Hal ini juga yang dirasakan oleh Jeremy. Jeremy menghindari untuk tidak berurusan dengan arsen jauh sebelum Kimberly ternyata juga suka mencuri-curi pandang padanya
Jeremy yang akhirnya mengetahui bahwa Kimberly juga memiliki perasaan yang sama dengannya lewat Demian ada perasaan yang menggelitik di dalam hatinya bahwa sebenarnya gadis yang dia sukai ternyata juga memiliki perasaan yang sama dengannya walau hal itu belum dia pastikan. Setelah terpaksa bertemu dengan Kimberly dalam keadaan Jeremy yang sedang menangisi sakit yang diderita oleh mamanya hingga Kimberly tersentuh untuk mendekati Jeremy saat Kimberly sengaja datang ke Cafe itu untuk bertemu dan melihat dari jarak dekat wajah dari pujaan hatinya.
Sungguh keduanya merasakan banyak sekali beterbangan kupu-kupu dengan berbagai macam warna di sekeliling mereka berdua di saat Kimberly memberanikan diri untuk memberikan tisu pada pujaan hatinya setelah melihat keadaan pujaan hatinya yang menangis menunduk di salah satu tempat duduk pengunjung setelah Lona dan Ronald meninggalkannya sendiri waktu itu.
Kini saat melihat Jeremy terpuruk dan tidak sadarkan diri Kimberly pun dilanda perasaan yang sangat-sangat bersalah tak anti-hentinya dia memegangi dan menciumi tangan kanan dari Jeremy dengan penyesalan yang begitu besar. Seharusnya Kimberly tidak pernah melakukan pendekatan pada Jeremy kalau tahu bakal seperti ini kejadiannya.
"Jer Aku sayang sama kamu, aku sayang banget sama kamu tolong bangunlah walaupun kamu tidak memiliki perasaan yang sama, please bangunlah untuk terakhir kalinya aku nggak akan lagi gangguin kamu, walaupun berat tapi harus aku hari akhiri demi keselamatan kamu, mungkin setelah ini aku akan melanjutkan kebiasaanku yang sebelumnya yaitu hanya bisa melihatmu dari kejauhan.
Dan satu hal lagi PR yang waktu itu kamu bantu kerjakan, aku dapat nilai sempurna dan guru-guru juga memuji rumus yang kamu berikan itu. Rumus yang membuat kita bisa lebih mudah ngerjain soal yang di berikan dengan sangat mudah. Karenanya aku bisa memecahkan soal yang serumit itu dengan sangat cepat dan mereka juga tidak percaya kalau aku akhirnya bisa mengerjakan soal serumit itu dengan sekejap mata terima kasih Jer terima kasih banyak hiks."
Lalu Jerry terketuk hatinya untuk berjuang sekuat tenaga agar sadar hingga Kimberly pun merasakan ada gerakan dari tangan Jeremy yang masih digenggamnya dan di letakkannya menempel di seluruh wajah Kimberly.
"Jerry jerr, tanganmu bergerak!"
Deg!
To be continued..
__ADS_1