
🏨 Johanson Hotel
POV Johan
Aku masih nggak habis pikir apa maksud William dengan meninggalkan Alona. Aku tidak mungkin tiba-tiba menghilangkan Alona dari hidupku. Sedangkan aku sudah jatuh cinta kepadanya.
Aku akan mencoba mendatangi William bersama Alona aku harus tahu bagaimana isi hati William yang sebenarnya. Oh tuhan baru saja aku pikir aku sudah bertemu dengan penawar kutukanku sekarang malah William malah makin membuatku bimbang.
Aku gak percaya William bisa se mencurigakan itu. Tapi mengapa dia sampai nekat menghancurkan persahabatan kita demi keuntungannya? Ah kepalaku pusing sekali mengapa sahabatku sendiri bisa berubah seperti ini dalam waktu satu malam ataukah tentang generasi ke lima belas paranormal itu adalah karangannya saja atau kenyataan?
Argghh!! Alona Aku tidak mau dia menjadi korban. Sebenarnya aku tidak mau lagi melibatkannya tetapi rasanya William tidak bisa apa-apa jika aku berdekatan dengan Alona. Namun William sangat berhati-hati dalam memberiku saran agar mulai sekarang aku harus meninggalkan gadis yang kucintai demi menikahi gadis baru yang merupakan keturunan dari paranormal yang mengutukku.
Tapi bagaimana jika semua itu adalah karangan William saja? Ah apa sebenarnya tujuan William?
End of POV..
Setelah Johan sampai di dalam kamar hotel presiden suite miliknya tadi. Dilihatnya Alona masih tidur cantik tanpa gangguan dari pihak mana pun juga.
"Sayang Alona, bagaimana jika apa yang dikatakan oleh Willy benar?" Ucap Johan sambil mencium puncak kepala Lona dengan mesra. Kekhawatiran Johan yang membuatnya tidak bisa memejamkan matanya sama sekali. Resah gelisah menyelimuti hati dan jiwanya kalah ketakutan akan kebenaran kata-kata William yang menghantui pikirannya saat ini.
Johan pun membawa Lona dalam dekapan hangat pelukannya. Lalu perlahan-lahan mata Johan pun terpejam dan masuk kedalam alam mimpi.
✨
✨
__ADS_1
✨
Flashback On
🏚️ Kediaman William.
"Pa ada tamu."
"Siapa mah?"
"Aku juga nggak tahu, jarang ada pemuda yang seumuran anak kita mencarimu, katanya ada keperluan penting."
*****
"Selamat sore om, saya Narendra Kasyafani, saya kemari hendak memberi informasi terkait manusia srigala jelmaan pangeran dari dinasti Syailendra karena kutukan yang nenek moyang saya ciptakan."
Deg!
"Oh ya? Dari mana kamu tahu dan kenapa kamu tiba-tiba menemuiku, aku tidak tahu apa-apa tentang semua ini?"
"Hahaha, om jangan bercanda, saya sudah menyelidiki tentang hal ini sejak saya sadar bahwa saya juga adalah reinkarnasi dari Nyi Nairi paranormal yang mengutuk pangeran itu, dan mengetahui jejak om yang sudah sejak dua puluh tahun yang lalu menyelidiki tentang saya ah maksud saya Nyi Nairi."
"Hahaha kau pasti mengarang cerita anak muda kalau memang benar kamu adalah reinkarnasi dari nyi Nairi, maka tunjukkan bukti bahwa kamu adalah dirinya?"
"Ini, inilah satu-satunya bukti yang kumiliki buku harian yang kutulis ulang dengan bahasa sansekerta dan kuterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, kalo om tidak percaya dengan kata-kataku disana tertulis semua mengapa nenek moyang saya ngin sekali mengutuk pangeran itu menjadi manusia srigala?
__ADS_1
Karena jauh sebelum pangeran dilahirkan, orang tua Nyi Nairi yaitu orang tuaku terdahulu yang bisa meramalkan masa depan dan juga sedikit ilmu sihir, dibunuh secara keji oleh raja yaitu ayah dari sang pangeran karena di curigai melakukan praktek sihir. Lalu ayah dan ibuku pun diarak keliling kampung lalu digantung di atas tiang panjang dab dijadikan sebagai tontonan warga lalu dibakar hidup-hidup.
Begitulah asal muasal penyebab mengapa Nyi Nairi memberi kutukan itu kepada sang pangeran. Karena rasa dendamnya yang sudah dipendamnya sejak kecil membuatnya memberikan kutukan itu agar raja dan ratu jera dan menyadari kesalahannya selama ini hingga sampai meninggalnya pun pangeran yang waktu itu berumur 17 tahun dibunuh juga oleh sang raja agar tidak menjadi pusat diketahui oleh rakyatnya bahwa anaknya itu adalah jelmaan manusia serigala.
Raja yang sangat gengsi dan malu apabila anaknya nanti diketahui sebagai manusia jelmaan binatang maka saat berumur 17 tahun pangeran itu pun langsung dibunuh secara keji oleh ayahnya sendiri hingga dia bereinkarnasi kembali pada tahun 1922 dengan nama Johan Rahadiningrat Apakah itu benar Om William?"
"Kamu membuatku terkesima anak muda rangkaian peristiwa yang coba aku susun dengan matang selama ini akhirnya terkuak juga. Akhirnya seseorang memberitahuku tentang penyebab Nyi Nairi memberi kutukan kepada sang pangeran. Lalu apa yang akan kau lakukan setelah tahu bahwa aku adalah ilmuwan yang meneliti tentang kutukan yang di alami Johan Rahadiningrat yang sudah meninggal tapi aku sangat berterima kasih kepadamu bahwa kamu sudah memberi jawaban atas pertanyaanku selama ini sampai Johan Rahadiningrat meninggal pun teka-teki itu tidak pernah terjawab maka dari itu aku sangat berterima kasih padamu bahwa kamu telah menunjukkan potongan-potongan puzzle yang berusaha kurangkai namun tidak pernah berhasil."
Johan yang memang sudah mengumumkan surat kematiannya Di saat usianya mencapai 65 tahun waktu itu jadi publik pun beranggapan bahwa Johan Rahadiningrat yaitu kakek dari Ronald Rahadiningrat sudah meninggalkan dunia ini.
"Hahaha Om kira saya akan percaya bahwa Ronald Rahadiningrat akan semudah itu meninggal? Dia adalah manusia abadi om jangan mencoba untuk menipuku karena aku yang menciptakan kutukan itu, dulu sang Raja membunuh pangeran dengan cara keji yaitu dengan memenggal kepalanya hidup-hidup maka barulah dia bisa meninggal. Tanpa memenggal kepalanya maka dia akan tetap hidup sebagai manusia abadi dan dengan fisik yang sama seperti usianya 20 tahun. Hahaha memang aku ini bodoh hahaha jangan bercanda Om jangan main-main denganku."
Semakin kemari semakin panas pembicaraan William dengan pemuda yang mengaku dirinya sebagai jelmaan Nyi Nairi tersebut.
"Apalagi kecurigaanmu padaku anak muda jangan coba-coba bermain denganku maka kamu akan tahu akibatnya?"
"Hahaha Om William Om William harus tahu akulah kunci dari kutukan itu akulah sang pemberi ketukan dan aku juga yang mempunyai penawarnya bukan hal lain, dan aku juga sangat tahu bahwa Johan Rahadiningrat sebenarnya adalah Ronald Rahadiningrat.
"Hahaha dan sebaiknya jangan coba-coba untuk menjodohkannya dengan wanita selain dari adikku sendiri karena jawaban dari kutukan itu adalah salah satu titisan dari Nyi Nairi bukan orang lain satu yang disalah pahami oleh kalian semua bahwa kutukan yang aku ciptakan memiliki penawar yang juga adalah titisan dariku jadi sebaiknya mulai sekarang Om William sampaikan kepada Johan Rahadiningrat untuk segera menikah dengan adikku karena adikku adalah satu-satunya penawar kutukan itu bukan cinta sejati yang selama ini anda semua salah artikan, dan aku akan memberikan ini sebagai imbalannya Kalau Om William bisa membuat Johan Rahadiningrat menikahi adikku, Om William mencari tumbuhan ini kan tumbuhan yang bisa menyembuhkan gangguan mental yang anak perempuan Om derita sedari lahir sampai berumur 15 tahun ."
Deg
Ya Tuhan mengapa pemuda ini tahu semua hal tentang diriku aku yang sudah mencari-cari obat mujarab untuk menyembuhkan penyakit anakku yang tidak tidak bisa disembuhkan oleh teknologi kedokteran sekalipun.
To be continued
__ADS_1