
🏚️Kediaman William.
"Nah ini dia yang kita tunggu-tunggu pangeran kita sudah datang, Ronald perkenalkan ini Narendra dan ini Natasha."
Narendra
🤝
Ronald
Natasha
🤝
Ronald
Natasha pun merasakan hati dan jiwanya menghangat saat melihat ketampanan Johan yang begitu paripurna.
"Arrghh apa maksud dari semua ini Will rahasia apa yang kau sembunyikan dariku hingga tiba-tiba kamu berubah pikiran. Pasti ada sesuatu hal yang kamu simpan rapat-rapat hingga aku pun tidak kamu beritahu Will. Tidak perlu ada rahasia diantara kita, asal meminta padaku maka permintaanmu akan kukabulkan Wil. Daripada harus mengkhianati kepercayaanku seperti ini." Gerutu Johan dalam hatinya.
New Message Just Now
Lona
Sayang udah sampai?
Me
Yah baru saja, kamu lagi ngapain sayang?
Lona
Tumben mesra?
Me
Emangnya nggak boleh kalo sedikit berubah? lagi ngapain sih kok nggak di jawab?
Lona
Lagi baru aja selese mandi
Me
Mau dong dikirim fotonya
Lona
Igh genit, nggak biasanya, lagi di mana sayang?
Me
Lagi ke rumah Willy, sayang fotonya dong mana?
__ADS_1
Lona
Sayang malu igh nanti kalo ketemu kan biasa siaran langsung
Me
Lona, kamu suka menyiksaku, please fotonya dong?
Lona
Nggak, nanti sayang, sshhh aku lagi jelek, nggak mau , di rumah dokter Willy? emangnya ada acara apa sih?
Me
Makan malam dan perkenalan
Lona
Perkenalan apa maksudmu?
Me
Yah William mencoba memisahkan kamu dan aku secara tiba-tiba, aku ingin mencari tahu makanya aku datang kemari, tapi tetap sjnaku tidak bisa menggunakan kekuatanku membaca pikirannya. Sebenarnya aku ingin meminta bantuanmu sayang. Tapi aku takut kamu malah berpikiran yang tidak-tidak. Aku takut kamu malah berpikir aku ini aneh.
Lona
Dasar bodoh, berikan alamatnya! Breng sek! apa maksud dokter William mau mengenalkanmu dengan gadis lain hah? Apa kamu mau selingkuh dariku Johan?
Me
Lona
Ya sudah aku berangkat aku jemput kamu! Awas ya kalo kamu macam-macam
Me
Tunggu tunggu Lona Lona..
*****
"Ayo kita makan sekarang, makan malam sudah siap." Larasati pun mengajak tamu-tamunya untuk beranjak ke meja makan untuk memulai acara makan malam itu dengan beramah tamah.
"Ayo ayo silahkan, nikmati hidangan yang telah disiapkan, Nald kamu ajaklah Natasha ngobrol berdua agar lebih akrab."
"Sial lagi-lagi Willy memojokkanku ingin rasanya aku lari dari tempat ini sekarang juga!" Gerutu Johan dalam hatinya
"Ohh kamu salah ma Ronald itu tidak pernah mendatangi wanita lebih dulu, dia lebih suka wanita yang berani dan agresif yang menunjukkan keakrabannya. Ayo Natasha dekati pangeran tampan itu jangan sampai lepas." Saran Wiliam kepada Natasha, padahal William sangat tahu sifat Johan yang sangat membenci wanita yang agresif. Karena Johan akan menunjukkan ketertarikannya dan melakukan pendekatan dengan sendirinya jika dia merasa tertarik dengan wanita itu.
"Baik Om, hai kak bolehkah aku duduk di samping Kaka?" Natasha pun langsung menuruti kata William dan mulai beraksi untuk mendekati Johan.
"Silahkan, siapa nama kamu tadi?" Johan yang tidak nyaman dengan kecanggungan yang memuncak mulai memecah keheningan itu dengan obrolan.
"Saya Natasha kak."
__ADS_1
"Natasha berapa usia kamu?"
"Aku 22 tahun kak."
"Masih kuliah? Bekerja?"
"Saya tidak kuliah kak saya sudah bekerja."
"Oohh ya, kenapa kamu nggak kuliah?" sambil menganggukkan kepalanya tanda mengerti Johan pun sadar satu hal mengapa gadis ini nggak kuliah. Karena tidak mampukah? Atau alasan lain, karena ingin cepat menikah? Entahlah yang jelas Johan sudah mengetahui ada aura lain di balik ketenangan sang Kakak yaitu Narendra yang di yakini William adalah titisan Nyi Nairi, pemberi penyakit terkutuk pada Johan.
"Hmm karena aku nggak mau lagi merepotkan kakak, kakak sudah menjadi tulang punggung keluarga sejak usiaku 14 tahun setelah ayah dan ibu pergi meninggalkan kami ke surga, makanya aku ingin sekali meringankan beban kakak dengan bekerja.
"Apakah juga termasuk menerima perjodohan ini?"
"Oh," ucapan Natasha pun sontak terhenti karena pertanyaan Johan agaknya terlalu menjurus menurutnya.
"Asal kalian semua tahu, prinsip aku tentang cinta adalah kejujuran, keikhlasan, mengalir secara alami, tanpa ada unsur kesengajaan atau pun keterpaksaan, apabila ada cinta yang timbul di akibatkan oleh salah satu hal yang tadi ku sebutkan, maka itu bukanlah cinta melainkan ambisi yang timbul karena ada tujuan terselubung atau keinginan yang terselubung.
...DEG ...
"Sepertinya kak Ronald begitu menolak perjodohan ini, ya tuhan apa yang sudah kuperbuat hingga pangeran tampan ini begitu murka padaku." Gerutu Natasha dalam hatinya.
"Apa pendapat kamu jika suatu saat nanti kamu mengetahui suatu rahasia yang disimpan oleh suamimu rapat-rapat?"
"Rahasia seperti apa itu kak?"
"Rahasia yang dibawanya sampai sekarang yang ternyata suamimu itu adalah seorang siluman jelmaan binatang."
DEG
"Cukup jangan di teruskan!" Narendra pun memotong saja obrolan keduanya yang seolah-olah menjurus pada pengungkapan identitas Johan yang memang belum diketahui oleh Natasha. Rendra melakukan perjodohan tanpa mengungkapkan identitas Johan yang sebenarnya pada adiknya. Jadi bisa dibilang Natasha tidak tahu sama sekali tentang asal usul Johan yang adalah jelmaan srigala.
"Ah jadi kamu kakaknya Natasha, kamu yang dengan sengaja ingin menjodohkan aku dengan adikmu? kamu yang mengaku sudah mengetahui tentangku luar dan dalam?"
"Mah sebaiknya ajak dulu Natasha pergi dari ruang makan, karena pembicaraan kita sudah memasuki tahap yang lebih dalam." William pun berbisik pada Larasati agar segera memindahkan Natasha ke tempat dia tidak bisa mendengar percakapan horror pria dewasa.
"Hmmm baiklah, sebaiknya tante ajak saja Natasha berkeliling ke taman belakang rumah ini, yuk sayang tante temenin berkeliling sambil meneruskan memakan makanan kecil disana."
Larasati pun mengajak Natasha pergi dari kerumunan para lelaki yang sepertinya sudah tidak tahan untuk segera beradu mulut. Dikarenakan ketidak tahuan gadis itu tentang semua yang terjadi agar dia juga tidak terlalu shock maka, William pun berinisiatif agar Larasati segera mengamankan gadis itu dari sana.
"Sekarang adikmu udah pergi dari sini, sebaiknya kamu jelaskan padaku apa tujuanmu yang sebenarnya?"
"Brengsek! bedebah ini mengapa tidak menunjukkan ketertarikannya sama sekali pada Natasha, apa ada yang salah dengan ramuan yang aku buat?"
"Aku tahu kalian merencanakan sesuatu di belakangku, terus terang aku kecewa sekali padamu Wil, aku nggak nyangka kamu tega padaku, kamu sudah mengkhianati persahabatan kita Will."
William pun terdiam begitu lama, setela itu Narendra pun memotongnya.
"Ronald Rahadiningrat, sebaiknya anda diam dan menurut kalo anda ingin segera hidup seperti manusia normal." Narendra memotong.
"Oh iya karena setahuku tanpa harus menikah dengan adikmu pun progresku sekarang sudah banyak mengalami perkembangan, oke aku menolak mentah mentah perjodohan yang nggak masuk akal ini."
To be continued..
__ADS_1
Hai zeyenknya ippiiee semua jangan lupa sedekah Vote like dan comentnya ippiie tunggu.. mmmuuaahhh!