
"Hei Sayang dengar orang nikah muda itu tidak enak kamu masih perlu sekolah kamu masih perlu konsentrasi belajar setelah sekolah nanti kamu harus bekerja toh kalau kamu tidak ingin bekerja ikut orang kamu ikut andil dalam perusahaan papa kamu atau perusahaan Jeremy kelak jadi sebaiknya dipikirkan ulang untuk menikah muda." ucap Surya kemudian.
"Jadi papa nggak setuju nih?" tanya Jeremy kemudian
"Aduh Sayang Nata Tolong jelaskan kepada anak kita ini?"
"Hahaha bukan sayang Jeremy Kimberly kami mama dan papa sangat setuju dengan hubungan kalian Namun bukan pernikahan dini yang kami maksud Oke kami setuju kalau kalian itu saling mendukung sebagai kekasih saling belajar bersama saling mendukung setiap kesempatan jika Kimberly berada di sini selalu ada Jeremy Chika Jeremy ada di sini selalu ada Kimberly kita tidak masalah tetapi kalau untuk naik ke level pernikahan nanti kalau Jeremy sudah bekerja Kimberly sudah bekerja kalian sudah tidak memikirkan tentang tanggung jawab kalian sebagai pelajar fokusnya sudah beda sudah dewasa sekarang mama tanya Kimberly usianya berapa?"
"16 tahun mah."
"Ya Tuhan 16 tahun itu belum cukup umur Sayang kamu masih baru kelas 10 kan belum 17 tahun di 17 tahun itu adalah usia remaja usia kalian masih memapaki kehidupan ini usia kalian dalam perubahan antara beliau dan remaja, kami semua memberi restu untuk Kimberly dan Jeremy bersama tapi nanti setelah urusan sekolah dan perkuliahan selesai lalu kalian mempunyai penghasilan sendiri tanpa harus meminta kepada orang tua oke kalian mama izinkan untuk menikah dan bukan hanya Mama semuanya pasti memberi Restu Kak Alona Kak Ronald tentu saja papa jangan juga mama kami akan selalu mendukung bila sekolah sudah tuntas dan kalian memiliki penghasilan sendiri.
"Jadi Jer kalau tunangan dulu bagaimana, Apa itu mau kalian kamu takut kan kalau Kimberly nanti ditunangkan dengan pria lain?" ucap Natalie menebak-nebak dan ternyata tebakannya itu adalah sangat benar adanya. Jeremy memang sangat menginginkan untuk mempersunting Kimberly saat ini tetapi, karena usia yang tidak memungkinkan keduanya untuk menikah saat ini maka usul dari Natalia adalah mengadakan acara pertunangan antara Jeremy dan Kimberly agar keduanya tenang dan bisa berkonsentrasi belajar untuk kedepannya.
"Iya mau mah." perubahan panggilan dari Tante ke mamah yang mereka tidak sadari karena Natalie yang memperlakukan mereka dengan tulus seperti anak Natalie sendiri sehingga otomatis membuat kedua anak Surya merubah panggilan tante menjadi mama dengan sendirinya.
"Mama sih setuju setuju aja mengadakan acara tunangan untuk Jeremy dan Kimberly agar mereka tidak minta dinikahkan lagi karena mereka masih tidak yakin untuk bisa bersama terus ke depannya. kalau keduanya sudah diikat seperti itu maka Kimberly pun akan yakin bahwa Jeremy adalah untuk Kimberly juga sebaliknya."
"Lalu Alona Johan Surya pun saling menoleh dan saling menggeleng-gelengkan kepala mereka. betapa cinta sedari remaja membuat Jeremy dan Kimberly begitu diperbudak oleh cinta sehingga menginginkan untuk segera diikat agar Jeremy dan Kimberly tidak berlarian ke mana-mana nantinya
"Baiklah papa mengizinkan papa akan mendiskusikan ini dengan papa dan mama Kimberly untuk acara pertunangan kalian Puas?" tanya surya pada kedua bocilnya yang memang sangat agresif sekali dan sangat menginginkan untuk diikat segera.
"Iya Pah aku dan Kimberly sangat ingin diikat oleh tali pertunangan terlebih dahulu karena aku pribadi tidak mau nantinya kehilangan Kimberly lagi untuk kesekian kalinya."
__ADS_1
"Iya sama Pah aku juga begitu aku nggak mau lagi dimanipulasi oleh rencana papa dan mamaku yang tiba-tiba berubah lalu mengganti pasanganku nanti bukan lagi Jeremy ah aku tidak mau. bahkan hanya dengan membayangkannya saja Aku tidak berani permintaanku hanya satu Jeremy seorang harus menjadi tunanganku sekarang dan suamiku nanti kedepannya.
"Gmana ini mas semuanya ingin dinikahkan begitupun juga kita Aku ingin tertawa terbahak-bahak jadinya?"
Lalu dengan jaminan pertunangan tadi akhirnya ketiga pasangan itu pun memisahkan diri masing-masing untuk pulang ke kediamannya masing-masing.
"Bye sayang Alona, bye sayang Kimberly sini peluk Mama dulu.”
Natalie pun bergegas memberikan pelukan hangat kepada Alona dan juga Kimberly lalu berpamitan dan mereka pun berpisah untuk pulang ke kediamannya masing-masing.
🚘
🚘
🚘
"Mas kangen sayang, mas merindukanmu, merindukan ini ini ini ini, Terakhir Kamu main di kantorku waktu itu keesokan harinya kamu sudah tidak pernah menginap di rumah lagi kamu bilang kalau Dedi akan mencarimu padahal dari tidak pernah khawatir sejak kita berhubungan malah jadi sudah mempercayakanmu kepadaku, Ahahaha baiklah kita lanjutkan di rumah ya..
"Sayang terima kasih banyak kamu sudah sangat pengertian terhadap keadaan keluargaku."
"Sayang mas keluargamu tuh keluarga yang terbaik dan terkompak yang pernah kulihat selama hidupku."
"Aku bahagia mas aku sangat bahagia Aku Ingin secepatnya menjadi istrimu menemani hari-harimu menampilkan di saat senang dan susah bersama. tadinya memang sepertinya Lona tidak menyetujui jika mas memilihku menjadi pasangan mas tetapi karena kegigihanku aku tunjukkan rasa kasihku padanya dan pada Jeremy juga Kimberly akhirnya Ronaldo juga betapa sedih hatiku jika salah satu anak dari mas tidak menyetujui aku bersanding bersama mas menjadi pengganti Sinta. Syukurlah tuhan masih memberiku kesempatan untuk berkeluarga walau jalan menuju ke sana sangatlah tidak mudah perjuangan ini belum berakhir mas aku masih harus membuktikan pada Alona pada Jeremy bahwa aku pantas menjadi pengganti cinta aku akan membuktikan bahwa aku pantas menjadi istrimu mas aku siap mengabdi dan melayanimu setulus cintaku padamu Aku siap menjadi Bu Camat mas.
__ADS_1
"Mbak benarkah sayang kamu siap menjadi Bu camat kamu yakin kamu tidak akan menyesal nantinya?"
"Kok pertanyaannya begitu sih mas kok bisa aku menyesal bukannya mas yang menyesal mempersunting ku?"
"Kok jadi saling menyesal begitu sih pertanyaannya?"
"Habisnya Mas sih bikin gara-gara aja aku kan jadi insecure lagi nih."
"Ya sudah kemarilah."
"Mas kok berhenti lagi ngapain berhenti di pinggir jalan begini?"
"Sayang aku ingin memelukmu dari tadi Ya Tuhan masa memeluk calon istrinya sendiri nggak boleh?"
"Hahaha bener cuman mau meluk? awas ya kalau minta yang lain merambat ke sini merambat ke situ."
"Ye memangnya kenapa kamu tuh sudah jadi milikku sayang bahkan dirimu sendiri Kamu tidak berhak untuk memilikinya kamu harus izin kepadaku."
"Ya Tuhan calon suamiku ini posesif sekali."
"Siapa suruh punya wajah cantik dan tubuh seksi penampilan glamour sungguh perfect siapa sangka dia adalah istri pak camat harusnya kan istri DPR istri anggota MPR.".
"Tidak Mas sayang no Aku bukan wanita seperti itu Aku tidak pernah melihat lelaki dari hartanya atau dari kedudukannya aku melihatnya semata-mata karena aku jatuh cinta padanya bukan karena kedudukannya dan jabatannya aku melihatmu Karena Kamu tampan kalau kamu jelek Aku nggak bakalan mau melirikmu!"
__ADS_1
...DEG...
To be continued