TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN

TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN
Bobo Bareng!


__ADS_3

...🏚️Mansion Rahadiningrat...


Johan Pun memberi minyak kayu putih tepat di hidung istri cantiknya agar siuman lagi seperti sedia kala dan segera memberitahunya kalau pesawat masih di larang terbang karena cuaca tidak memungkinkan. Tampak Dea juga sangat khawatir setelah mendengar kalau Lona jatuh pingsan setelah mendengar keadaan Shinta yang sudah kritis.


"Emmm Joo, mama Joo mama." ucap Ara saat siuman dari pingsan panjangnya.


"Ya sayang sepertinya kita tidak bisa berangkat sekarang karena cuaca yang tidak memungkinkan ada badai Dan hujan sangat deras sekali dikawatirkan awan kumulus nimbus bisa menghadang laju pesawat kita nanti."


"Lalu gimana mama Jo, huaaaaa, aku nggak bisa tenang di sini, sedangkan mama disana sudah tidak ada harapan lagi Jo, hikss Ayoo ke bandara aja kita check in di hotel bandara hingga saat bandara udah dibuka kita langsung stand by, hiks Jo aku nggak tenang tinggal dirumah, please Jo, please kalo boleh memilih aku ingin menggantikan Mama hiks, dosaku banyak padanya Jo huaaaa."


"Sayang mungkin tuhan lebih sayang ke mama hingga mama harus di panggil Sekarang, tuhan sudah menyiapkan tempat terbaik untuk mama di surga, emmm tenanglah." Johan pun memberikan pelukan hangat padanya


"Permisi tuan dan nyonya ada tuan muda Jeremy dan nona muda Kimberly datang." Lucas memberitahu bahwa Jeremy datang bersama kekasih hatinya yang tak pernah lepas darinya. Bahkan hari hari Ily sering di habiskannya di appartment Jeremy dengan alasan belajar.


Mulai detik mereka bersama. Nilai nilai Ily di pelajaran yang dia tidak kuasai seperti pelajaran, kimia, fisika, dan matematika mendapatkan nilai yang sangat memuaskan. Alhasil Cindy pun selalu mengijinkannya keluar rumah dengan alasan belajar walau akhirnya sampai menginap di rumah Nora sekalipun.


Mereka berdua sering menghabiskan waktu bersama di appartment Jeremy. Jeremy yang selalu memantau perkembangan pelajaran dari PR yang guru Ily berikan dapat dengan mudah di kerjakan oleh ily dengan di pandu terus oleh kekasih tampannya itu.


Kimberly sampai mengetahui passcode Appartment pemuda tampan itu sekarang. Hingga saat Jeremy tidak ada jadwal kerja di cafe Jeremy bisa bertemu dan bercengkrama langsung dengan kekasih cantiknya itu setelah pulang sekolah kelas XII yang lebih lama dua jam dari kelas X.


Jeremy jadi rajin pulang ke appartmentnya setelah Ily sering mampir ke appartmentnya sejak mereka berikrar akan terus menghadapi rintangan dan cobaan yang menghadang bersama-sama. Ringan sama dipikul berat sama dijinjing.

__ADS_1


Setelah memantau pelajaran Ily barulah mereka berdua mandi dan berganti baju santai masing-masing dengan Ily selalu memakan makanan hasil masakan kekasih tampannya itu yang mulai terbiasa di konsumsinya. Jeremy suka sekali memasak makanan rumahan seperti.


Opor ayam, Sop iga, Sop timlo, Ily serasa pindah rumah saat sudah merasakan masakan Jeremy. Keduanya pun semakin akrab seperti pasangan pengantin baru.


Pertunangan Ily dengan Arsen pun semakin tidak pernah sama sekali dibahas lagi oleh kedua orang tua Ily karena peningkatan nilai Ily yang signifikan sehingga membuat mereka ingin memberi waktu untuk Ily bersenang senang dengan hobby barunya belajar daripada mengganggunya dengan masalah perjodohan yang pasti menimbulkan polemik berkepanjangan seperti yang sudah pernah terjadi sebelumnya dan orang tua Ily agaknya menyadari akan hal itu.


Orang tua Ily pun tidak mau membebani Ily lagi dengan masalah perjodohan, mereka takut ily akan berontak seperti kejadian tempo lalu yang sempat membuat semua orang di Mansion mewah itu panik ta karuan karena ily tiba-tiba hilang tak tau rimbanya.


"Hey kenapa Ily ikut, gimana kalo orang tua kamu mencarimu Ily? Kaka ngga mau tahu kalo kalian nekat pergi begini tar dikawinin baru tau rasa!"


"Itu memang mau kita kak!" Jeremy dan Ily serentak menjawab bebarengan dan saling menoleh lalu saling merona.


"Aduh sayang! Kenapa dua bocil ini udah melebihi ekspektasiku. Ily katakan hubungan kalian sudah sejauh mana?" Tanya Lona sambil Johan masih bersandar di sandaran kepala tempat tidur berukuran king sizenya dan Lona yang bersandar di dada tegap suami tampannya itu. Johan pun membelai rambut panjang Lona yang sangat menyamankan kondisinya yang sedang hamil.


"Sudah bobo bareng kak." Ily pun menjawab dengan polos dan lugu tak sadar bahwa jawabannya itu mengandung arti ambigu ( arti ganda).


"Apa?! Aduh jantungku sayang aa hh, apa maksudnya dua bocil ini sayang kamu dong marahin mereka giman sih, kamu dong marahin mereka jangan diem aja please deh!"


"Lona sayang, aduhh Jer dan Ily kalian yakin udah ngelakuin hubun gan suami istri?"


"Apa?!" Jerry dan Ily pun menjawab Johan bersamaan serentak.

__ADS_1


"Ohoho kita udah bobo bareng tapi ngga begi tuh." Jerry pun menggambarkan adegan berhu Bungan suami istri dengan melekatkan kedua tangannya.


"Tuuh sayang, selalu deh reaksi kamu tuh berlebihan sih! Udah Jer Ily kita brangkat sekarang ke bandara, kita menginap dulu disana sambil stand by jika cuaca sudah lebih baik kita bisa langsung berangkat ke Jerman, karena perjalanan Indonesia Jerman sekitar 18 jam Kaka khawatir kalo kita tetap berada di rumah, akan lebih lama lagi waktu kita untuk bertemu mama."


Setidaknya kita sudah berusaha secepat mungkin untuk berangkat kesana tanpa bermaksud untuk menunda keberangkatan ya kan?"Johan pun masih menenangkan Lona agar tidak khawatir berlebihan sepertinya memang hormon kehamilan membuatnya sangat sensitif.


"Ya udah kak kita duluan naik mobil, koper-koper kita sudah di mobil juga."


"Okay." Lona dan Johan menjawab bersamaan.


*


*


*


"Je jangan sedih ya, aku mau jadi obat dukamu aku siap jadi perisai saat kamu terpuruk sayang." ucap Ily sambil memberi pelukan hangat di dada bidang Jeremy agar Jeremy tidak terlalu bersedih dan kehilangan jika benar Shinta nanti harus pergi meninggalkan keduanya bersamaan.


10 menit kemudian keduanya pun tidur dengan Ily masih memeluk Jeremy dengan tertidur di atas tubuh bidangnya di jok penumpang di Toyota Alphard yang lumayan luas untuk di tempat 4 orang anak manusia itu.


"Tu kan sayang masa begitu kelakuannya berdua nggak kaya hubungan suami istri kah?"

__ADS_1


...DEG...


To be continued


__ADS_2