
...🌁 Johanson Appartment Residence...
Hmmm." Jeremy yang malas menanggapi ocehan Lona yang semakin kemari semakin panas saja di telinga.
"Eh dia berubah dingin lagi! Ayo janji kamu nggak akan lagi berhubungan dengan Gadis itu dengan begitu kamu tidak akan lagi disentuh oleh kekasihnya yang nggak terima kalau punya saingan setampan kamu aku yakin itu aku yakin dia mengajarmu bisa-bisan karena dia kalah tampan dan kalah pamor kekayaan sih memang kamu yang kalah tapi yang lainnya aku yakin kamu jauh di atas dia Ya nggak sayang!"
"Sepertinya kamu memang benar benar hamil Sayang karena saat normal kamu tidak secerewet dan sebawel ini, cukup deh nyerocos nya panjang kali lebar kali tinggi tuh telinga Jeremy sampai merah karena nggak kuat ngedenger lagi ocehan kamu!"
"Pffttt hahaha makasih Kak Ronald sudah membelaku."
"Yah cinta emang harus diperjuangkan kalau cinta susah didapat akan susah untuk dipisahkan tapi berbeda dengan cinta yang mudah didapat maka akan mudah sekali untuk dipisahkan!" ucapan Ronald yang memang ada benarnya juga seperti perjuangan cintanya dengan Alona yang penuh dengan kerikil tajam yang apabila nanti di pertengahan bulan ternyata Ronald masih berubah menjadi serigala apa boleh buat berarti Lona bukanlah jodoh yang dicari-cari Ronald selama ini.
Semuanya masih penuh dengan teka-teki benarkah Lona lah Yang bisa menyembuhkan kutukan yang dideritanya selama 100 tahun ini ataukah masih ada wanita lain di sudut bumi ini yang ditakdirkan untuk bersanding dengan Johan di sisa hidupnya.
"Ya sudah kamu istirahat Jeremy kakak menemani Kakak kamu dulu di lantai 70."
"Semoga kak Lona beneran hamil amiiinnn," teriakan Jeremy pun didengar oleh Alona. Alona yang masih belum siap untuk memiliki anak itu pun ikutan geram setelah mendengar teriakan dari sang adik tampannya.
...Blamm...
Cekk.. klek..
"Hiks hikss Jerr, seburuk itukah aku di Mata Kak Lona, hiks mengapa Kak Lona begitu benci kepadaku Jerr?"
"Sebenarnya dia tidak bermaksud seperti itu tapi kamu tahu sendirilah keadaanku seperti apa waktu itu? walaupun aku berhasil membekuk keenam orang anak buah arsen tapi aku pun tumbang setelah kepala bagian belakangku dipukul dengan sangat keras oleh satu orang anak buah Arsen yang lain."
__ADS_1
"Iya aku ngerti padahal aku lah yang menyadarkanmu dari tidur panjangmu waktu itu aku menangis di tangan sebelah kiri kamu hingga Kamu akhirnya merespon dan aku yakin setelah aku pergi dari kamar pasien waktu itu kamu langsung sadar kan kamu tahu kan kalau tangan sebelah kiri kamu basah karena air mataku aku tahu kamu mendengarku karena sejatinya perasaanmu sama dengan perasaanku. Aku senang saat akhirnya aku tahu ternyata kita memiliki perasaan yang sama."
"Sudah jangan diambil hati jalan kita masih jauh untuk bisa membuktikan pada Kak Lona bahwa kita ada untuk bersama, Kemarilah, mau melanjutkan sesuatu Yang tertunda tadi?"
...DEG...
✨
✨
✨
"Jo malam ini pas tengah bulan, kita lihat apakah kamu berubah wujud atau tidak nanti, aku kawatir kamu kenapa-napa. Lo Lo ngapain kamu mau ajak aku kemana?"
...Cekk klekk...
...Krieekkk...
Johan pun mengajak Lona menaiki lift yang ada di penthouse mewahnya itu untuk membawanya ke lantai dasar tempat di mana ruang isolasinya dibuat.
"A h sayang aku tidak bisa membayangkan sebesar apa sakit yang telah kau rasakan selama 100 tahun ini. jika melihat rantai-rantai besi yang tergantung di ruang isolasi ini yang begitu besar dan beratnya mencapai 50 kg pasti sangat berat sekali menjadi kamu Aku ingin mulai sekarang kamu bagi penderitaan kamu denganku jangan dipendam sendiri ya sayang semoga kamu segera sembuh aku nggak mau kamu kenapa-napa lagi Johan aku sangat mencintaimu Aku tidak tega jika harus melihatmu berubah lagi seperti waktu itu.
Aku nggak sanggup melihatmu menderita pasti sangat sakit ya bener nggak sih kalau kamu berubah bagaimana rasanya? Apa kamu masih mengingat saat kamu berubah menjadi monster adakah sedikit ingatanmu tentang Kita?"
"Saat aku berubah menjadi monster yang ada dalam diriku adalah kemarahan dendam dan rasa yang menggebu-gebu ingin menghancurkan dunia ini ingin membunuh ingin membasmi semua orang yang lihat dengan mata batinku yakni mata yang hanya melihat kejahatan di sana. bisa kamu bayangkan Lona bahwa aku sebagai jelmaan serigala selama ini tidak bisa menahan untuk membunuh mencabik-cabik jantung seseorang yang terlihat sangat jahat dari penglihatan mata batinku."
__ADS_1
"Lalu mengapa waktu itu kamu bisa menahan amarahmu saat aku memelukmu Apakah kamu akhirnya bisa mengontrol kekuatan monster kamu apabila berada di dekatku? ataukah waktu itu hanya kebetulan saja? ah Tolong jangan jawab bawa hal itu adalah kebetulan saja Johan, beritahu aku bahwa kamu bisa mengontrol kekuatanmu selama ini."
"Tidak Lona walaupun pahit tapi harus aku katakan bahwa aku tidak bisa mengontrol kekuatanku sendiri kalau tidak mengapa aku harus membangun ruang isolasi seperti ini karena kekuatanku yang begitu dahsyat yang selama ini tidak bisa aku kontrol sebelum aku bertemu denganmu. waktu itu sepertinya ada seseorang yang membisikkan ke dalam lubuk hatiku bahwa jangan lagi membunuh sesamamu jangan lagi melakukan hal-hal yang nantinya akan melukai gadis cantik yang sedang memelukku saat itu, Hmmm Argghh!"
"Johan tidak apa kamu ingin berubah sekarang apa yang harus aku lakukan aku tidak pernah takut walaupun kamu berubah menjadi monster terburuk di dunia sekalipun aku akan tetap setia menunggumu di sini Johan."
"Tidak Lona pasangkan borgol untuk tangan dan kakiku sekarang juga!"
"A h tidak rantai ini berat sekali ini 50 kg Johan sedangkan beratku saja cuman 40 kg apa kamu bercanda?” tanya Alona pada Johan lalu Johan pun mengangkat tali seberat 50 kg untuk kaki dan tangannya itu dengan begitu mudahnya.
...Krekk krekk.....
Lona pun berhasil mengunci borgol Johan dari kedua kaki dan kedua tangannya dengan bantuan Johan tentunya.
"Lona Sayang jika aku berubah nanti kunci pintu isolasi ini dari depan oke karena perasaanku tidak enak saat ini, ini sangat berbeda dengan kondisi saat aku berubah di hotel saat itu."
"Hah Berbeda bagaimana?"
"Aku ingin memakanmu sekarang juga! jangan sampai sisi monsterku memakanmu! pergiiii Lona pergiiii.."
DEG
To be continued
Yuk zeyeng jangan lupa Bungan kopi dan Votenya untuk Johan dan Lona dong, ditunggu zakatnya mamaciihhh banyak mmmuuaahhh😘😘
__ADS_1