TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN

TERJEBAK GAIRAH MONSTER TAMPAN
Perjaka Tua


__ADS_3

Setelah ber cinta sampai dini hari Lona pun di buat tak berdaya oleh kakek tampan jelmaan monster itu sampai di gendong ala bridal style oleh Johan.


"Lona Lona apa kamu baik-baik saja? sakitkah?"


Lona yang pingsan tak berdaya saking dahsyatnya serangan yang di berikan oleh monster tampan itu membuatnya lemas sampai tertidur pulas. Alhasil Johan pun terpaksa memakaikan dalaman sampai baju tidur untuk Lona kenakan. Ingin hati mengajak Lona untuk ber cinta sekali lagi namun niatnya itu diurungkannya karena sang kekasih sudah tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kehidupan.


Johan yang masih memakai Bathrobe mandinya dan hanya memakai celana boxer karena ini kali pertamanya mengunjungi appartment yang baru di tempati oleh kekasih cantiknya itu.


"Hmmm sayang dimana jangan pergi, peluk sini, udah gitu aja abis dapat jatah terus pergi? aku mau di ke lonin kamu," Lona pun memanggil Johan dengan berteriak takut kekasih tampannya itu tiba-tiba raib meninggalkannya sendiri setelah has ratnya terpuaskan. Sungguh kekasih tak tau diri.


"Iya iya Lonaku aku nggak akan kemana-mana tidurlah, aku nggak lari kok aku pasti akan tanggung jawab."


"Heh si kakek bercanda Mulu."


"Kelewatan dia yang udah ngambil keperjakaan di kakek." Johan pun akhirnya membuka pilu nasibnya selama ini yang sudah hidup tersiksa sebagai monster yang ditakuti ternyata juga masih perjaka dan yang mengambil keperjakaannya adalah kekasih cantiknya itu.


"Oh ya? masak? beneran serius? mangganya aku ternyata si Onal masih perjaka aku harus berbangga diri dong karena yang ngambil keperjakaan Onal pertama kali adalah aku."


"Perawan dan perjaka ya?"


"tapi kan nggak ada buktinya kalau si Onal perjaka kalau perawan kan memang selalu ada bukti kalau masih orisinil."


"Jadi kamu nggak percaya nih mau dibikin basah lagi biar percaya?"


"Aa udah deh bobo aja, takut takut akunya nggak bisa jalan entar bisa berabe deh kan Senin harus syuting lagi."


"Iya Iya bawel ih mau digigit lagi bibirnya pakai di monyongin gitu?'


"Udah deh kek diem ah bawel nih kakek mah di sini bobo di sini di dadaku aja."


"Tuh kan dia menggoda lagi gimana mau diem coba si Onal dia tidur sebentar eh kena dada eh kena bibir, ya jangan salahin juga sih onalnya salahin aja gadis genit ini yang menggoda terus-menerus."


New message just now


Lona's Mom


Ronald terimakasih banyak karena sudah menyelesaikan hutang hutang Tante terimakasih


Me

__ADS_1


Sama-sama tante adakah masalah lain yang ada hubungannya dengan utang Tante?


Lona's Mom


Apa Tante boleh jujur?


Me


Ya tante katakan saja


Lona's Mom


Lona pernah berhubungan dengan Michael Antara Grup apa Lona udah cerita Ama kamu?


Me


Iya


Lona's Mom


Ibunda dari Michael melabrak Tante menyerang Tante karena tidak terima dengan uang yang dulu Michael beri untuk Tante kalo nggak salah jumlahnya mencapai 2 Milyard tapi Lona sudah mengembalikan uang itu sebelum mereka akhirnya putus. Ibundanya tetap tidak terima karena Michael ternyata memakai uang perusahaan untuk keperluan pribadinya dan sampai sekarang uang itu tidak pernah dikembalikan.


Me


Lona's Mom


Tante takut dia minta lagi ya ke Tante karena nggak ada bukti kalo Lona sudah mengembalikan uang sebanyak itu Ronald.Tante harus bagaimana?


Me


Yah Tante tenang aja nanti saya bereskan, Tante baik-baik aja kan? apa orang itu juga mengancam Lona Tante?


Lona's Mom


Iya Ronald, Tante takut selanjutnya Lona akan jadi sasarannya.


Me


Apa Tante yakin Ibu cecunguk itu akan mengganggu Lona?

__ADS_1


Lona's Mom


Iya, dia minta bukti transfer kalo Lona sudah menyelesaikan hutang-hutang tante ke Michael.


Me


Baiklah besok akan saya cari tahu tentang hal ini Tante, ya sudah Tante istirahat yang cukup dan jaga kesehatan.


Lona's Mom


Baik Trimakasih Ronald kamu memang calon menantu idaman Tante.


✨✨✨✨


🌄07.00


Pagi ini Johan bangun tepat jam 5 pagi untuk jogging sehingga total istirahatnya hanya 3 jam saja setelah berkirim pesan dengan dengan Shinta sampai Pagi jam 2 dinihari tadi. Johan sudah menyiapkan menu sarapan untuk keduanya agar Lona tidak merasa kelaparan saat bangun tidur nanti.


"Hmmm sayang, say.." Lona perlahan-lahan membuka matanya untuk mencari keberadaan kekasih tampannya itu jangan-jangan Johan pergi meninggalkannya lagi. Dilihatnya tempat tidur king size itu tampak lengang tidak ada Johan disana. seketika Lona turun dari tempat tidurnya dan mencari keberadaan kekasihnya itu.


Namun terlebih dahulu Lona mencuci mukanya sejenak dan menggosok gigi putihnya di kamar mandinya


"Johan Johan di mana kamu?" Lona pun turun dari lantai dua setelah keluar dari kamarnya tadi dan menemukan kekasih hatinya yang baru saja masuk Apartemennya dengan berkeringat sangat se xy sekali.


"Ada apa? baru bangun ya? kok panik gitu sih?"


"Kamu kemana aja sih? bikin kaget aja! aku takut kamu ilang tau?"


"Hmm masa sih, ciu m dong, hmmmpphhhff." Johan masih ba sah kuyup dengan setelan Hoodie dan celana trainingnya menci um saja kekasih cantiknya itu mesra dengan memasukkan kepala Lona kedalam Hoodie itu.. dengan kedua tangan Johan di selipkan ke dalam celana hot pants yang di pake Lona sambil meremas pan tat polos Lona dengan gemas.


"Sayang tangan kamu masih pagi udah nakal ih nanti celanaku melar semua nih," ucap Lona setelah kehabisan nafas karena Johan membekapnya sambil memainkan Li dah satu sama lain sampe kekasih cantiknya itu kehabisan oksigen.


"Biar memang mau aku robek saja celana minimmu ini lagian lebih bagus juga nggak pake apa-apa kan? Lonaku ini paling cantik kalo di depanku saja dan nggak pakai apa-apa."


"Hmmm pphhhff Lona Lona ku, bisakah kita seterusnya seperti ini? aku ingin selalu seperti ini sama-sama terus ama kamu, apa kamu merasakan yang sama Lona atau udah malas denganku dan semua permasalahan manusia serigala sepertiku?" Sambil masih saling mengendus satu sama lain Johan pun seketika mengangkat saja tubuh ramping nan se xy gadis cantik itu untuk duduk di atas minibar mewah appartment itu.


"Iya aku juga merasakan perasaan yang sama sepertimu, kita kan bisa sewaktu-waktu ketemu dan menghabiskan malam-malam bersama seperti ini lagi ya kan?"


"Apa sewaktu-waktu? nggak aku nggak bisa sewaktu-waktu bertemu kamu nggak mungkin?"

__ADS_1


"Hah? lalu apa kamu sudah malas bertemu aku lagi begitu? katakan apa kamu sudah bosan denganku?"


To be continued..


__ADS_2