
"Hah lega akhirnya ditutup juga, sayang maaf yah baru pacaran aja aku udah ngerepotin kamu terus. gimana nan.. eh nggak jadi."
"Kok nggak di terusin ngomongnya? gimana apa?"
"Nggak, hehe, udah ah nonton yuk, masa mau di appartment terus kan bosen."
"Nggak Lona jangan di potong ngomongnya lanjutin, Lona aku nggak mau ada rahasia di antara kita, sebaiknya mulai sekarang katakan padaku semua persoalan hidupmu."
"Nggak aku nggak mau ngebebanin kamu dalam pesoalan hidupku Jo, nggak aku nggak mau di anggap orang cewek matre seperti dengan Michael dulu."
"Lalu kamu anggap aku apa? kalo nggak mau berbagi kondisimu di susah dan sedih?"
"Kamu pacarku Jo aku nggak mau manfaatin kamu, nggak."
"Baiklah kalo aku jadi suamimu apa kamu mau manfaatin aku Lona?"
"Apa?! pernikahan bukan mainan Jo, apa kamu yakin mau memperistri, perempuan yang banyak masalah sepertiku?"
"Lona aku cinta ama kamu, nggak perduli ama semua latar belakangmu, permasalahanmu, aku hanya ingin membahagiakanmu, aku ingin bertanggung jawab atas kamu, kalo kamu belum siap menikah sekarang, nggak apa aku akan nunggu, tapi bergantunglah padaku seperti aku ini suamimu, kamu mau kan? Lona pleaseĀ aku serius, aku nggak main-main."
Lona seketika menundukkan kepalanya lalu memeluk erat tubuh tegap kekasih tampannya itu dan menangis.
__ADS_1
"Trimakasih Jo, mimpi apa aku akhirnya di pertemukan dengan lelaki sepertimuyang mau nerima aku apa adanya, aku bersyukur Jo, aku bahagia."
"Lona aku juga punya sisi lain, rahasia yang ku pendam selama puluhan tahun, kamu juga sudah tahu tentang rahasia itu, aku mau istriku kelak tidak menyembunyikan rahasia sekecil biji jarah pun padaku, hmmm? jangan nangis dong nanti hilang cantiknya, sekarang kamu mau terbuka kan ama suamimu? hahahaha pede ya aku padahal belum di terima."
"Jadi tadi ngelamar? nggak mau ah, masa ngelamarnya gitu?"
"Jadi diterima nih? kalo lamarannya secara resmi?"
"Hmmm nggak juga, ya iseng aja bilang."
"Hei gadis nakal ini emang selalu bisa menggodaku ya, awas ya kamu? mau aku masuki si Onal lagi ya? biar kamunya mau jawab dengan jujur hmmmppffhh?"
"Hmmm pffhh sayang kamu doyan banget sih me lu mat bibir aku, nggak bisa ngelihat bi bir aku monyong sedikit aja, udah nyerang lagi dia, oke oke aku cerita."
"Apaan sih, jadi gini, mama aku kan suka bergaya hidup mewah gitu dari muda, karena kakek dan nenek dulu adalah mantan konglomerat yang akhirnya bangkrut, terakhir karena papa adalah pegawai pns biasa, mama mulai mengikutkan aku ke ajang-ajang festival modelling yang sering dapat juara 1 dan juga casting. Alhasil aku pun di terima di saat pertama kali aku mencoba ikut casting karena prestasiku di dunia model.
Kesempatan dan tawaran terus berdatangan di usiaku 16 tahun dengan mama sebagai managerku yang belum di kontrak oleh Agency manapun. Dari situ mama mulai merubah gaya hidupnya, mama mulai tampil dengan baju-baju branded yang menguras gaji papa yang seharusnya untuk satu bulan kebutuhan kami.
Dari situlah pertengkaran mama dan papa timbul sampai akhirnya setahun berikutnya mama dan papa harus bercerai karena udah nggak sejalan. mama mulai ikut grup arisan sosialita yang mulai memaksa Mama untuk meminjam uang sana sini agar menjaga gengsi.
Lalu penghasilanku pun meningkat setelah itu mama mulai mengambil harta yang udah aku tabung dengan seenaknya. saat usiaku 20 tahun Michael mulai menggoda mama dengan uang saat aku menjadi brand ambassador antara grup.
__ADS_1
Mama pun Tak dindingnya untuk menyuruhku menerima ajakan dari Michael yang selalu ku tolak. aku yang tidak memang tidak mudah jatuh cinta menolak ajakan Michael makan malam makan siang mengantarku pulang atau apalah apalah dan selalu kutolak karena aku tidak punya perasaan apa-apa padanya.
Seiring berjalannya waktu karena kegigihannya akhirnya aku mulai sayang dan mama juga memanfaatkan hal itu untuk membuat Michael mengeluarkan pundi-pundi uangnya dengan alasan untuk kebutuhanku. penghasilanku pun meroket saat tawaran iklan membanjiri jadwalku di tiap bulannya.
Bahkan aku sempat menjadi pemeran utama di salah satu film walaupun filmnya tidak seberapa booming. Mungkin rezekiku ada di modeling dan iklan. lambat laun ada agensi yang merekrutku aku pun dikontrak dan memiliki gaji pasti tiap bulannya.
Mereka pun memberi aku asisten pribadi sekaligus manager yang siap dengan mobil kantor untuk keperluanku sehari-hari karena padatnya jadwalku. Michael yang lama-kelamaan tidak mau mengerti akan kesibukanku pun akhirnya menuntut untuk bertemu denganku lebih sering. maaf sayang bukan maksudku untuk membuka hubunganku dengan Michael tapi ini ada hubungannya sih jadi aku harus membuka semuanya kepadamu."
"Hei iya toh semuanya kan udah berlalu dan keperawananmu pun aku yang mengambilnya jadi ya aku harus berbangga diri ternyata kekasih cantikku ini tidak suka mengobral tubuhnya untuk laki-laki lain."
"Michael sering mengajakku untuk bermalam di hotel atau bermalam di apartemennya tapi aku selalu menolak. dan ternyata lama-kelamaan gelagat dari asistenku sangat mencurigakan. suatu ketika Michael sudah membooking kamar hotel untuk Kita bermalam bersama dan aku selalu menolaknya dengan alasan ini dan itu.
Setelah itu karena nomor ponselnya tiba-tiba mati aku pun merasa bersalah karena sudah menolaknya terus-menerus aku berinisiatif untuk mendatanginya di kamar hotel itu dengan harapan untuk bertemu dengannya saja tanpa harus menginap. sialnya malam itu mungkin dia lupa kalau meninggalkan satu akses key di resepsionis.
Resepsionis itu yang sepertinya mengenalku dengan mudahnya dia memberiku akses Ki itu untuk memudahkan aku memasuki kamar itu. mungkin Tuhan memberikan petunjuk kepadaku setelah masuk ke dalam kamar ternyata asistenku sofi dan Michael sedang bercumbu di atas tempat tidur mewah itu.
Aku pun syok dan kaget setengah Mati bisa-bisanya asisten pribadi yang sangat kupercaya malah merebut kekasihku. dari situlah akhirnya aku meminta putus dan Michael mulai mengusikku dengan bukti-bukti transfer Yang dia keluarkan selama ini untuk memenuhi kebutuhan mewah mama.
Dengan menambah jadwal job ku menerima tawaran ini itu akhirnya hutang sebesar 2 miliar itu pun bisa aku selesaikan selama 6 bulan Jadi kamu bisa bayangkan bukti transfer sebanyak itu bagaimana bisa aku kumpulkan aku sudah lupa dan aku harus ke bank dan lain sebagainya. aku harus bagaimana sayang?"
"Oh Lona Yang Malang ternyata kamu harus mengalami pahitnya bekerja keras sebagai tulang punggung keluarga selama ini, tenanglah sudah ada aku sekarang yang akan menyelesaikan permasalahanmu oke?"
__ADS_1
To be continued