
Tak lama kemudian Gisella muncul, membuat pemuda tersebut terkejut kala melihat orang yang sudah meninggal ada di hadapannya, dengan refleks Ayaan berlari memanggil.
"Mama!" teriak Ayaan dari kejauhan, Ariana bangun dari duduknya menatap pemuda yang dipanggil kakak sedang memeluk mamanya, Neol yang melihat adegan pilu tentu terkejut.
Bagaimana bisa orang yang sudah tiada hidup? Tentu menjadi sebuah pernyataan yang membingungkan bagi sang asisten.
Pelukan tak terduga membuat diriku terkejut, melihat seorang pemuda tampan sudah berumur menangis pilu di dekapanku. "Nak, siapa yang kamu panggil mama?" tanyaku bingung.
Ayaan yang mendengar hal tersebut tentu menyadari situasi saat ini, ia pun melepaskan pelukannya pada wanita yang berdiri di depannya.
"Nyonya Aruhi? Anda masih hidup?" tanya asisten menghampiri ku.
Nama itu terasa familiar membuat ingatan samar-samar terlintas di benakku, Ariana yang berdiri kembali memapahku bersama pemuda yang memelukku tadi. Neol segera melapor apa yang ia lihat. Dengan cepat Vendrik meninggalkan rapat yang diadakan demi bertemu dengan istrinya yang menghilang.
Beberapa jam kemudian, di mall tersebut adalah tempat kumpulnya dua keluarga secara kebetulan yang tak terduga. Vendrik yang melihat wanita di depannya tentu saja air matanya menetes. Penantian yang begitu lama akhirnya terbayar.
__ADS_1
Tanpa sadar pria narsis itu memeluk erat istrinya, membuat ketiga orang yang berdiri di depan bingung. "Kamu siapa?" tanyaku penasaran.
"Aku Vendrik suami mu!" ucapnya dengan mata berkaca-kaca, hal itu membuat aku mulai tak mengerti. Siapa aku sebenarnya?
"Tapi nama saya Gisella Trovela," ucapku memperkenalkan diri. Mata yang begitu mencinta tentu hanya tertuju padaku. Membuat rasa aneh muncul, hingga aku jatuh pingsan.
Vendrik yang melihat pujaan hatinya lemas tak berdaya justru panik, ia pun dengan panik meminta asistennya untuk menelepon dokter. Vendrik dengan sigap membawa istrinya ke rumah sakit terdekat.
Beberapa jam kemudian mata yang tertutup, kembali terluka.
"Ish …, dimana aku?"tanyaku dengan bingung menatap orang-orang dengan wajah panik.
"Tuan, dari hasil tes, nona itu mengalami dosis tinggi dari obat S-chip yang beberapa tahun ini sudah merajai!" ucap dokter pribadinya dengan khawatir.
"Obat apa itu? saya baru dengar tentang obat ini!" ujarnya penasaran.
__ADS_1
"Obat ini merangsang ingatannya, dengan bantuan manipulasi ingatan tentu membuat obat ini bekerja dengan cepat, tapi semakin dia sering mengkonsumsi obat ini, itu akan merusak tubuh dan otaknya!" jelas dokter pada Vendrik.
Mendengar pernyataan dokter tentu membuat ia terkejut. "Apa, siapa yang melakukan tindakan kejam ini!" ucap Vendrik mengepalkan tangannya.
"Apa obat ini mempunyai penawar?" tanya Vendrik penasaran.
"Untuk saat ini belum ada, obat ini seperti racun ular yang terus di suntikan di tubuh, dan membuat penggunanya tercandu seperti memakai narkoba!" jawab dokter itu kembali.
"Bagaimana pun caranya tolong sembuhkan wanita itu, dia tidak boleh meninggalkan ku?" Pinta Vendrik menahan amarah.
Dokter yang berdiri di depannya tentu membuatnya kasihan, pasalnya sejak kematian istrinya di seluruh berita, menjadi yang terpanas, apalagi saat Vendrik jatuh terpuruk karena perusahaannya mengalami gonjang ganjing yang tak mengenakan. Karena tubuh Vendrik mengalami luka yang cukup berat. Hingga beberapa bulan ia dirawat pasca mendengar kematian sang istri.
"Apa dia sudah melupakan istrinya!" batin dokter menerawang pria yang sedang khawatir.
Bersambung....
__ADS_1
*Sekadar tambahan: "Halo saya musang mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, dan apa yang kita inginkan di bulan berkah di ijaba oleh Allah 🙏🙏 untuk kesehatan akan terlambat update, mohon maaf jika sekiranya saya punya salah. Terimakasih sudah menantikan episode selanjutnya dari Terjerat Pernikahan Dengan Pria Narsis."
Happy Reading guys 💃💃💃*