TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)

TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)
Keputusan Alfin dan Jenny


__ADS_3

"Jadi gimana nih Jenny, Perjodohan ini mau di lanjutkan atau di batalkan ? Papi Jenny bertanya sambil tersenyum.


"Iya Al gimana? batalin aja ya. tadi kamu kan gak mau, Mama Alfin juga ikut menggoda Alfin.


Mereka berdua hanya tersenyum malu-malu. Sambil mata mereka saling mengunci.


"Al.. Alfin, mama mengguncang bahu putranya.


mata di kondisikan sayang, kata mama yang dari tadi memperhatikan anak sulungnya memandang gadis cantik di depannya dengan tatapan penuh cinta.


Mereka semua tersenyum.


Pelayan datang membawa pesanan.


"Jenny, Gimana sayang, kok bengong, pandang-pandangannya sudahin dulu ya, itu pesanannya sudah datang. kata mami sambil geleng-geleng kepala.


Eh.. iya ma / mi jawab mereka berdua bersamaan.


Setelah itu mereka menikmati santap malam dalam diam.


****


"Gimana Al, jodoh pilihan mama?


"Kalau mama bilang dari awal bahwa Jenny yang mama jodohin ke Al, pasti Al juga gak bakalan mau ... Alfian menggantung ucapannya.


Mendengar perkataan Alfin, membuat Jenny sedih, padahal dia sudah menaruh harapan bahwa Alfin akan menjadi pendamping hidupnya.


Jenny hanya bisa menunduk, meremas dres yang dia kenakan. Dadanya sesak, air mata nya mulai menggenang, berusaha sekuat mungkin dia tahan.


Betapa malunya dia di tolak mentah-mentah di hadapan orang tuanya dan orang tua Alfin.


"Maksud kamu nak, kata mama dengan suara yang mulai tinggi.


Arwan menenangkan mamanya. Arwan juga heran kok Abangnya nolak Jenny, padahal Arwan tau bang Al menaruh hati pada Jenny.


Alfin menarik nafas panjang, dan mulai melanjutkan kalimatnya..


" Kalau mama bilang dari awal bahwa Jenny yang mama jodohin ke Al, pasti Al juga gak bakalan mau nolak ma, om, Tante.


"Sudah lama aku jatuh hati pada Jenny, sejak Jenny masih kuliah dan sering kerumah bertemu Arwan.


Alfin Berhenti sejenak menghela nafas panjang mengatur debaran jantungnya yang tidak menentu.


"Aku harap Jenny juga mau menghabiskan sisa hidupnya bersama ku, Berbagi suka dan duka, menjadi ibu dari anak-anak ku, aku juga akan selalu menjaganya, menyayangi nya lebih dari hidup ku. Ku harap Jenny mau menerima segala kekurangan ku. Aku tau, aku tidak ada apa-apanya di banding dengan mu Jen. Tapi aku akan berusaha sekuat tenaga membuat mu bahagia, menjadikan mu ratu di hidupku.


Tutur Alfian panjang lebar.


"Bagaimana dengan mu Jen, apakah kamu mau menerima perjodohan ini? tanya Alfin dengan mimik tegang menunggu jawaban Jenny


Suasana hening, semua fokus mendengar kan Alfin berbicara dan menunggu jawaban Jenny


"Jen, bagaimana nak, tanya mami dengan lembut mengusap punggung anaknya memberi kekuatan.


Jenny hanya bisa mengangguk, tidak mamapu mengeluarkan kata-kata, lidah nya kelu, benar-benar terharu dengan apa yang baru saja dia dengarnya. Ternyata pria yang dia kagumi, juga mencintainya sejak dulu.


"Jen jawab dong sayang, jangan cuma nganggur saja. papi juga gak sabar mendengarkan keputusan anak gadis satu-satunya.


"Iya Mi, Pi, Jenny bersedia.

__ADS_1


"Alhamdulillah mereka semua mengucap syukur.


Setelah pertemuan di restoran itu, keluarga Alfin melamar Jenny dengan resmi


Dan di putuskan Enam bulan kedepan mereka akan melangsungkan pernikahan.


Karena Jenny juga harus menyelesaikan kontraknya dengan puskesmas tempat tugasnya, lalu mengurus pindah ke IbuKota.


Mami Jenny dan mama Alfin Yang paling semangat menyiapkan pernikahan putra putri mereka.


****


Hari yang di nanti kedua insan yang saling mencintai tiba. Alfin dan Jenny 1 hari lagi, Alfin dan Jenny akan menikah.


Hampir sepekan Alfin dan Jenny tidak boleh bertemu, jangankan bertemu, bertukar kabar via ponsel saja mereka tidak diizinkan. bagi kedua mempelai, masa pingitan sangat menyiksanya. Karena rindu itu berak kamu gak kan sanggup, biar Dilan saja. hehehe


Di rumah Mamanya Alfin, sanak saudara sudah berkumpul. Keluar Endita si 'Cicak cantik'-nya Arwan sudah sejak kemarin tiba di Jakarta.


Alfin terus saja merayu mamanya untuk memberikan Ponselnya.


"Ma, bentar aja ma, cuma mau nanya kabar. kangen banget nih ma. Alfin merengek ke mama, bagaikan anak kecil yang minta permen.


"Gak boleh Al, ini edisi nabung rindu, biar besok pas ketemuan pas greget deh karena nabung rindunya sukses. mama kekeh tak memberikan ponsel Alfin yang di sita nya hampir sepekan ini .


"Ma plis ma kata Alfin sambil menangkup kan kedua tangannya di depan dada.


"Anak nakal, kalau mama bilang enggak ya enggak. sudah sana jangan gangguin mama, mama lagi ribet banget nih.


Akhirnya Alfin pasrah menerima nasib menahan rindu. Menuju taman belakang duduk termenung di depan kolam renang.


"Dor... Abang Alfin ngapain bengong, awas lho kesambet. suara nyaring bocah cantik tiba tiba muncul mengagetkan nya


"En sini duduk, Alfin menepuk bangku taman di sampingnya.


"Ada apa Bang Al, Endita mendaratkan bokongnya di samping Alfin.


Akal bulus Alfin muncul dia membatin


"Gadis kecil ini masih polos, pasti kalau aku pinjam ponselnya buat nelfon Jenny pasti dia gak keberatan. hahaha tawa jahat Alfin dalam hati.


"Endita Cantik manis, mau ikut Abang beli Es Krim? Mulai melakukan bujukan mautnya. Dia yakin setiap anak kecil akan luluh dengan benda yang satu ini.


"Enggak ah bang. tadi baru saja En sama bang Arwan pulang makan Es krim. dan kata bunda dan ayah. kalau makan es krim jangan banyak-banyak nanti sakit perut.


Alfin mengusap kasar wajahnya.


"Kalau gak mau Es krim ya gak pa-pa, tapi Abang boleh minta tolong? masih berusaha membujuk Endita.


"Abang mau En bantuin apa?


"Tolong dong telfon kan kak Jenny, ponsel Abang di sita mama.


"Abang kangen banget nih sama kak Jenny.


Alfin memasang wajah seimut mungkin agar Endita kasihan.


"Enggak boleh bang, tadi mama udah pesan (Endita memanggil mama Arwan juga dengan sebutan mama) Kalau En gak boleh minjemin ponsel ke Abang.


"Yang sabar ya bang, besok juga ketemu.

__ADS_1


***


"My Queen... My Queen.. suara Arwan bergema di seluruh ruangan.


"Apa sih Abang teriak-Teriak, saat Arwan berpapasan dengan bunda di dapur.


"My Queen mana bunda?


"Gak tau tadi kan sama kamu.


"My Queen..


Mama dari ruang keluarga yang mendengar suara ribut-ribut dari dapur segera menghampiri.


"Apaan si Arwan kok teriak-teriak. bertanya ke Arwan tapi pandangan matanya bergantian kearah bundanya Endita dan Arwan bergantian.


Bundanya Endita hanya mengangkat bahunya saja.


"Mama lihat My Queen tidak ma.


"Tadi kan Endita pergi sama kamu.


"Kamu nih ya Ar, baru juga beberapa menit tidak ngeliat Endita sudah kayak orang kehilangan pacar saja, bingung nya minta ampun. mama berkata sambil geleng-geleng


"Emang gitu mbak, kalau gak ketemu, saling nyari, kalau ketemu berantem kayak kucing sama tikus. tapi disitulah kekompakan mereka bunda menimpali ucapan mama.


"Habisnya My Queen anaknya asyik, seru pokonya menyenangkan. kata Arwan sambil tersenyum


"Mama, bunda, Arwan cari My Queen dulu ya ..


Mama dan bunda hanya geleng-geleng kepala.


"Dek Nita, Apa di sana Arwan gak punya pacar gitu.


"Boro-boro punya pacar mbak, dekat sama perempuan saja gak pernah. Paling sama Jenny dan Radha. emang sih ada gadis yang suka sama dia, biasa kerumah bawa kue buat Arwan, tapi Arwan nya cuek aja mbak.


"Entah lah sampe kapan Arwan mau sendiri. semoga saja Arwan mendapat jodoh yang baik. kata mama.


"Aamiin, Arwan juga masih muda, biarkan dia menemukan jodohnya nanti bunda menimpali.


Ditanam belakang.


"Abang Al.. jangan bang, geli tau bang, kata Endita yang terus berusaha menghindari kelitikan Alfin di perutnya.


"Biarin siapa suruh pelit gak minjemin ponsel ke Abang wlek.. sambil menjulurkan lidahnya.


Endita berlari tanpa di sadari mendekat ke bibir kolam menghindari kelitikan Alfin.


Saat lari, tiba-tiba Endita tersandung, dan... Byuuurr...


Suara dari kolam renang teriakan Minta tolong dan teriakan Alfin yang menyebut nama Endita membuat taman belakang gaduh.


Arwan yang menuju kearah taman belakang lari tergesa-gesa, sangat panik . melihat tubuh Endita berada di dalam kolam renang timbul tenggelam..


"My Queen....


Bersambung...


Terimakasih buat jempolnya 👍

__ADS_1


karena jempol kalian menjadi penyemangat author terus berkarya.


__ADS_2