TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)

TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)
SAH


__ADS_3

Tunggu dulu, Arwan dan Endita boleh minta no telfonnya. Lucy sekalian minta no ponsel Endita, dia tau pasti adiknya menginginkan..


"Boleh.. kata Arwan


Endita sudah mulai kesal. Abangnya masih saja mau berbincang dengan wanita di depannya.


padahal dari tadi Endita sudah menarik-narik ujung baju Arwan.


"Awas aja ya kalau nomer ponsel aku Abang kasih ke mbak ganjen ini bantin endita jengkel.


Lucy dengan secepat kilat mengambil ponsel dari dalam tasnya.


"Berapa... Lucy dan Dani menunggu Arwan menyebut nomer ponsel nya dan Endita.


"Maaf, ternyata gue lupa ponsel gue, tadi ponselnya nyemplung ke kolam, sampe nomernya juga ikutan nyemplung ,hilang deh tuh nomernya larut di air kolam, kata Arwan asal.


Endita hanya senyum-senyum dengan jawaban Abangnya yang tidak masuk akal.


"Baiklah kami permisi. Arwan dan Endita meninggalkan tempat itu dengan tersenyum puas.


Sementara Lucy dan Dani merasa kecewa karena tidak mendapatkan nomer ponsel keduanya dan merasa dipermainkan dan di tolak.


padahal selama ini, tidak ada yang bisa menolak pesona Lucy. Di kampus dia menjadi primadona yang selalu menjadi rebutan. Parasnya memang cantik, ditambah polesan make up yang selalu setia nangkring di wajahnya.


Dani, siswa SMP kelas 2 itu juga tampan. Di sekolahnya selalu menjadi rebutan gadis-gadis. baru kali ini, dia di tolak. Sikap Endita yang cuek membuatnya semakin penasaran.


"Dani, gue merasa tertantang. barusan ada cowok nyuekin gue, akan gue dapatin lu Arwan bagaimanapun caranya.


"Iya kak, gue juga barusan ada cewek nolak pesona gue. apalagi anak SD. anak SMA saja gue deketin mau, lah ini anak SD nyuekin gue.


"Misi , kita mulai kak untuk istri masa depan gue. dan suami masa depan Lu kak. kata Dani semangat.


****


Ditempat yang berbeda


Setelah selesai belanja dan menyimpan barang belanjaan di mobil, Arwan kembali ke Toko Ponsel untuk membeli ponsel baru.


"Mau aku beliin bang, tanya Endita dengan mimik wajah mencibir.


"Memalukan dunia persilatan, dan menjatuhkan reputasi kegantengan Dokter Arwan kalau sampai di beliin ponsel sama cewek apalagi usia cewek itu masih 9 tahun. hahaha.. mereka berdua tertawa bersama.


"Walau usia ku baru 9 tahun tabunganku banyak, Aset ayahku juga banyak, secara aku kan anak tunggal bang, dengan gaya sombongnya membusungkan dada dan menepuk-nepuk dadanya.


Dan Arwan tau Endita hanya bercanda. Selama ini Arwan tau bahwa Endita tidak pernah sombong walaupun memiliki orang tua yang kaya, punya perkebunan, hotel, toko Roti. Dan dia pewaris tunggal semua kekayaan orang tuanya.


"Sombong Amat hahaha. lagi lagi mereka berdua tertawa bahagia bersama.


****

__ADS_1


Hari pernikahan Alfin


Ballroom hotel bintang Lima milik Ayah Tiyo, sudah di hias begitu indah dan mewah.


Karena ini adalah pernikahan pertama putranya dan dari keluarga Jenny juga ini adalah pernikahan putri satu-satunya.


Alfin sangat gugup, namun Arwan setia mendampingi Abangnya


"Tarik nafas, hembuskan perlahan Bang. ini hari yang Abang tunggu-tunggu kan bang.


Sudah satu pekan Alfin tidak berkomunikasi dengan Jenny. Rindunya benar-benar sudah memuncak setinggi gunung Himalaya.


Alfin juga tidak tau kejutan yang akan Jenny berikan. Stelah memutuskan menikah, Jenny memutuskan memakai hijab, dihari pernikahannya sebagai gerbang menuju kehidupan baru, maka dia juga akan belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Tapi keinginan berhijabnya tidak pernah Jenny sampaikan ke Alfin.


Dengan satu tarikan nafas dengan lantang dan lancar Alfin menghalalkan Jenny.


SAH.. Semua yang hadir bahagia.


Waktunya mempertemukan kedua insan yang sedang bahagia.


Alfin terperangah melihat kecantikan Jenny yang kini sudah Sah menjadi istrinya. Berbalut Gaun putih cantik dengan hijab dan mahkota dengan riasan wajah yang natural semakin membuat kecantikan Jenny meningkat berkali-kali lipat.


"Abang Air liur tuh bang udah mau jatuh. kata Arwan menggoda abangnya yang melongo melihat istrinya.


"Berisik lu Ar. Jenny cantik banget.


Lalu Jenny di antar duduk di samping suaminya.


"Kamu semakin cantik menggunakan hijab.


Mendapat pujian dari suaminya, Jenny tersipu malu, wajah putihnya sudah memerah seperti kepiting rebus.


"Jangan bisik-bisik bang. nanti aja lanjut bisik-bisik nya di kamar. Masih banyak tamu.


Alfin hanya tersenyum menanggapi kata-kata adiknya.


Berjalan kearah kursi kebesaran Raja dan ratu sehari. Semua yang hadir kagum dengan pasangan yang begitu serasi. yang pria sangat tampan, yang wanita juga sangat cantik.


Benar-benar melelahkan.


Di kamar hotel kedua pengantin baru melepas lelah, setelah seharian, bahkan hingga malam, Resepsi pernikahan mereka baru selesai. Benar-benar esepsi yang cukup menguras tenaga.


Semua keluarga sudah kembali ke rumah. tinggal sepasang pengantin baru yang masih di hotel


Alfin sudah mandi dan mengganti pakaiannya dengan pakaian santai.


Sedangkan Jenny di kamar mandi sudah lama, namun belum juga keluar, membuat Alfin khawatir, lalu Alfin mengetuk pintu kamar mandi.


"Jenny, sayang, kamu gak pa pa kan? tanya Alfin khawatir.

__ADS_1


"Enggak Abang.


Jenny sebenarnya dari tadi sudah selesai berpakaian mengenakan baju tidur terusan panjang selutut. Tapi karena dia malu, harus sekamar dengan seorang pria, akhirnya Jenny mengulur waktu dengan berlama-lama di kamar mandi.


Jenny membuka pintu kamar mandi perlahan, kepalanya menengok keluar.


"Sini sayang kok pake acara ngintip-ngintip segala. Gak usah malu- malu kita kan sudah SAH. kata Alfin tersenyum penuh arti.


Ternyata setelah Alfin tadi mengetuk pintu kamar mandi. Alfin tetap berdiri menunggu istrinya didepan pintu kamar mandi.


"Astaghfirullah, Abang bikin kaget saja. Jenny berteriak kaget sambil memegang dadanya. sambil buru-buru berlalu meninggalkan Alfin.


Tapi gerakan Alfin lebih cepat dari Jenny


Alfin lalu menarik istrinya dan memeluk nya dari belakang.


Jenny yang mencepol rambutnya membuat leher jenjangnya yang putih terlihat jelas. Membuat Alfin menelan salivanya, Alfin memberi kecupan dan gigitan kecil di sana. sehingga meninggalkan bekas kemerahan, Jenny hanya mendesah merasakan sensasi yang baru di rasakan nya.


Jenny hanya bisa pasrah dan menikmati apa. pun yang suaminya lakukan. Toh mereka sudah halal.


Alfin lalu memutar tubuh istrinya memberikan kecupan bibir istrinya, awalnya hanya kecupan lama kelamaan lebih dalam lagi.


"Kita belum shalat isya Bang. Jenny berkata di sela-sela aktifitasnya.


Akhirnya adegan romantis itupun terjeda.


Setelah shalat isya berjamaah berdua dikamar hotel, Jenny yang sedang melipat alat shalatnya kaget tanpa konfirmasi lebih dulu Alfin membopong tubuh istrinya ketempat tidur.


Mereka berbaring berhadapan. debaran jantung keduanya berdebar seperti genderang mau perang.


" Kamu cantik Sayang, semakin cantik malah setelah menjadi istri ku.


"Aku seneng banget kamu mau berhijab. Benar-benar kejutan buat ku di hari pernikahan kita. Alfin berkata sambil tangannya mengusap lembut pipi mulus istrinya.


"Sebenarnya sudah lama aku pingin berhijab. Tapi mungkin belum pas aja momennya atau aku belum yakin.


"Dihari pernikahan kita, itu adalah awal baru lembaran hidup aku. menjadi seorang istri dan insya Allah akan menjadi ibu dari anak-anak mu bang. Jadi aku harus menjadi lebih baik.


"Terimakasih sayang sudah mau menjadi bagian dari hidupku, menghabiskan sisa usia mu bersama ku.


"Terimakasih juga sudah menjadikan aku kekasih halal mu bang Al


Akhirnya malam panjang nan romantis yang di inginkan setiap pasangan suami istri pun terjadi, dengan durasi yang panjang, dan melelahkan, walau melelahkan namun membuat mereka berdua sama sama tersenyum puas, peluh membanjiri tubuh mereka.


"Terimakasih sayang kau telah menjadi milikku seutuhnya, dan kau telah menjaganya hanya untuk suami mu. Alfin mengecup kening istrinya lama. menyalurkan rasa sayangnya.


"I Love You Jenny sayang.


"Love you too Abang Alfin...

__ADS_1


Bersambung....


Jempol dan komen kalian sangat membahagiakan Author.


__ADS_2