
"Aw... aduh... sakit yank perut ku..
Di tengah perdebatan yang tak kunjung usai
Endita mengaduh...
"Sayang kamu kenapa, panik Arwan dia tidak tau apa yang harus di lakukan nya...
"Ini gara-gara elu Rick.
"Maaf... hanya itu yang bisa Ricko katakan dengan penuh penyesalan.
"Tanggung jawab kalau bini dan anak gue kenapa-kenapa tatapan membunuh Arwan membuat Ricko panik.
"Kita ke Rumah Sakit ya sayang Panik Arwan langsung membopong istrinya akan membawanya ke rumah sakit.
"Gak usah yank aku gak pa pa. istirahat di kamar saja, ini hanya kram biasa mungkin karena kaget kena lemparan kak Ricko
"Coba Abang periksa apa kabar anak-anak Abang. pinta Endita setelah mereka tiba di kamar dan Endita di baringkan di tempat tidur.
"Maaf Abang gak berani dan gak bisa kalau harus meriksa kamu sayang, entah lah... ilmu yang Abang pelajari semua musnah tak berguna kalau liat kamu sakit, yang ada Abang hanya panik. sesal arwan menatap sayang istrinya penuh penyesalan.
"Gak pa-pa bang, yang penting Abang tetap sayang kan saya En, rasa sayang Abang juga jangan berkurang ya.. kata istrinya manja.
"Kalau rasa sayang Abang ke istri kecil ku yang cantik ini gak akan pernah berkurang, malah selalu bertambah dan bertambah terus Sambil terus mengusap lembut perut istrinya.
Sentuhan lembut dan penuh cinta di perut Endita membuat rasa nyaman.
Sementara di luar kamar Ricko hanya bisa panik mondar-mandir khawatir dan merasa sangat bersalah atas apa yang Endita rasakan.
"Semoga Endita dan bayinya baik-baik saja. batinnya.
"Gimana Endita dan bayinya gak pa-pa kan? Ricko bertanya saat Arwan keluar kamar.
"Alhamdulillah gak pa-pa hanya kaget saja saat lu lempar guling.
"Udah jam setengah empat, Endita masih ingin Lemon dan harus elu yang beliin, tolong ya Rick. pinta Arwan sambil menepuk bahu Ricko
"Apa pun untuk menghilangkan rasa bersalah gue. Ricko yang tadi enggan sekarang dengan semangat 45 berlalu dari hadapan Arwan. rasa lega dia rasakan karena Endita dan bayinya baik-baik saja.
"Rick... ini duitnya bro Arwan menyerahkan lembaran merah sebelum Ricko sebelum Ricko jauh meninggalkannya.
"Ya ampun Arwan hanya untuk beli lemon buat ipar gue lu mau ngasih duit. Pelit amat gue kalau beliin lemon aja harus pake duit lu.
Ricko segera berlalu.
"Kalau gitu sekalian beliin gue buah juga ya.. terik Arwan karena Ricko semakin jauh.
__ADS_1
"Ogah teriakan Ricko sambil menjulurkan lidahnya.
***
Satu hari menuju Hari H Riyanti dan Ricko
Mama gelisah mondar mandir di kamarnya.
"tok tok... Mama Aku masuk ya ma.suara Jenny di luar pintu
"Masuk saja sayang... kata mama.
"Mama kenapa dari kemarin sepertinya gelisah banget Jenny dari kemarin Alvin dan Jenny melihat keanehan sikap mamanya
"Jen... suami mu mana masih ngantor? tanya mama.
"Iya ma, sebentar lagi pulang katanya mau pulang lebih awal sebelum makan siang.
sebenarnya Alvin bukan mau pulang lebih awal, tapi Jenny memintanya pulang lebih awal karena sikap mama yang aneh beberapa hari ini, sejak setelah pulang dari lamaran Ricko di rumah Riyanti.
Seperti ada rahasia yang mama simpan.
"Assalamualaikum Alvin ikut masuk ke kamar
mama.
"Panjang umur baru aja diomongin Jenny mengulurkan tangan mencium punggung tangan suaminya, lalu Alvin mencium kening istrinya. dan selanjutnya Alvin menghampiri mama dan menyalami mama sambil mencium punggung tangan wanita yang melahirkan nya.
Tadi mama menghubungi Endita memintanya datang bersama Arwan.
Walaupun mama tidak memintanya datang, Endita juga sebenarnya akan ke rumah mama, selain pagi tadi mendapat telfon dari Kak Jenny, Sudah beberapa hari Endita tidak mengunjungi rumah mama.
"Kita tunggu Adek mu di ruang keluarga saja ajak mama sambil mengajak anak dan menantunya menuju ruang keluarga.
"Assalamualaikum Arwan dan Endita berkata bersaman.
"Ada apa ma, kok serius amat, aku jadi deg degan nih ma.
"Sabar ya mama masih menunggu beberapa orang lagi. kata mama yang semakin membuat Arwan, Endita, Alvin, dan Jenny semakin penasaran.
"Assalamualaikum ibu Riyanti, Riyanti dan adeknya Riyanti masuk.
Tidak lama setelah keluarga Riyanti datang, Ricko dan keluarganya juga hadir di rumah Orang tua Arwan.
"Alhamdulillah yang di tunggu sudah datang.
"Elu Jo, kak Ricko? Endita heran.
__ADS_1
"Entah... Riyanti hanya mengedikkan bahunya tidak paham juga.
"Gak tau... Ricko hanya menggelengkan kepalanya.
Setelah mempersilahkan tamunya duduk, dan menyuguhkan minuman, puding dan brownies, mama mulai berbicara serius.
"Maaf ibunya Riri, mami dan papi Ricko, saya panggil kesini, karena kondisi tidak memungkinkan jika harus berkumpul di rumah Riri atau di rumah Ricko Rumah kalian pasti ramai.
Mama menghela nafas akan memulai ceritanya, yang lain tegang apa gerangan yang akan di katakan mama Arwan.
Ibu nya Riyanti sudah mengetahui apa yang akan di katakan mama Arwan tapi tetap saja tegang dan ada rasa was was di hati.
Flas back on
"Kita harus mengambil tindakan pak harus di lakukan operasi, jika tidak akan membahayakan nyawa ibu dan bayinya
dokter di rumah sakit dengan sangat berat mengatakan kepada tuan Sanjaya.
"Lakukan yang terbaik dok saya akan bayar berapa pun, selamatkan istri dan anak ku dok.. tangis Sanjaya pecah.
"Lindungi anak dan istriku ya Allah doa Sanjaya dalam hati.
Usia kandungan istrinya baru 7 bulan.
"Maaf kan kami berdua papa, raut wajah ketakutan dan penyesalan serta air mata yang terus mengalir dari kedua putranya.
Sanjaya melihat kedua putranya yang ketakutan akhirnya menguatkan hati karena ada kedua anaknya yang harus dia kuat kan.
"Huft ...menghembuskan nafas mengurangi beban di dada.
"Bagaimana mama bisa jatuh sayang, tanya Sanjaya kepada kedua anaknya.
Lalu Alvin mulai menceritakan kejadiannya.
"aw... tolong wanita hamil itu jatuh dan darah keluar dari jalan lahir.
"Mama... Maafkan kami yang menumpahkan air di lantai kedua anak laki-laki yang sedang bermain tembak air tersebut menangis melihat mama nya jatuh dan berdarah.
"Cepat telfon papa dan panggil sopir bawa mama kerumah sakit.
Arwan Berlari sambil berteriak memanggil sopir
"Halo papa mama jatuh dan berdarah kami menuju rumah sakit X setelah telfon tersambung mereka sudah di dalam mobil.
"Maafkan kami ya pa... kami yang ____
"Iya sayang papa segera kesana potong Sanjaya saat anaknya mau menjelaskan kejadiannya. kalian jagain mama ya.
__ADS_1
"Ya Allah apa yang terjadi... semoga kamu baik baik saja sayang, gumam Sanjaya saat sudah berada di perjalanan menuju rumah sakit.
Bersambung .....