
"Jadi kekantor Abang kan sayang, Abang jemput ya... suara Arwan di seberang telefon.
"Jadi lah Abang kesanganku, gak usah di jemput aku kesitunya sama Jojo dan Erin kok bang, ada Erina yang siap jadi supir aku. Gak apa kan mereka ikutan? Tanya Endita.
"Gak apa lah My Queen, aku juga kangen sama mereka, walaupun kalau ada mereka akan ganggu kencan kita hehe.. kata Arwan sambil terkekeh
Kebetulan tadi Endita menelfon suaminya mengaktifkan mode loudspeaker, jadi kedua sahabatnya pasti mendengarkan.
"Hadeh pengantin tua, udah basi bang Arwan sama Endita pake acara kencan-kencan segala.
Riyanti menimpali dengan suara keras dari jok belakang.
"Sirik aja lu, Walau udah pengantin lama, tapi bagi kami tetap kayak rasa pengantin baru iya kan Abang kesayangan ku? tanya Endita.
"Iya My Queen Serasa baru kemarin nikahnya, bahkan semakin hari semakin sayang aku mah sama kamu, iya kamu. jawab Arwan.
"So sweet nya Abang ku, Erina menimpali sambil tetap fokus ke jalan.
"Abang, undang kak Ricko kita sekalian jalan-jalan, Nonton, makan malam bareng, besok kan libur, boleh ya bang. kata Endita di seberang telfon.
"Apapun keinginan nyonya Akan hamba turuti. iya biar si Ricko gak keluar siapa tau dapat jodoh, terlalu fokus sama ngembangin usaha kulinernya dia jadi jarang maen. kata Arwan menyetujui usulan istrinya.
Dalam hati Arwan punya misi yang sama ingin menjodohkan Ricko dan Riyanti, karena Arwan tau Ricko dan Riyanti keduanya orang baik, walau Ricko mantan play boy cap karung.
"Kasih tau Erina Hati-hati nyetirnya. Abang tunggu di kantor ya, Assalamualaikum.
"Waalaikumsalam... balas Endita dan di ikuti oleh kedua sahabatnya. lalu Enditaenekan tombol merah mengakhiri panggilan telfon.
***
tring....
Notifikasi pesan chat masuk ke ponsel Endita.
My Prince "Lama amat, dah nyampai mana.
__ADS_1
My Queen "Nyampe parkiran. Sabar atuh yank.
My Prince "Kangen banget.
My Queen "Hadeh, baru aja pisah beberapa jam, lebay. sambil memutar bola matanya malas.
Erina memarkirkan mobilnya di parkiran khusus petinggi rumah sakit, dan parkiran khusus yang di sediakan untuk keluarga pemilik rumah sakit.
Awalnya sempat petugas parkir menghentikan mobil Erina, yang akan parkir di tempat parkir istri Bos nya, namun setelah Endita membuka kaca dan petugas parkir melihatnya, langsung saja mempersilahkan mobil Erina masuk.
Sampai di loby lantai 5 Endita dan kedua sahabatnya mendengar ada kehebohan di depan meja resepsionis.
"Kamu kerja gak becus liat ini lantai nya pada basah semua, kata seorang suster pada seorang office boy.
"Maaf suster, tadi kan suster yang nabrak saya saat saya akan keruangan dokter Arwan bawakan beliau kopi.
"Masih berani ngelawan ya, kamu aja yang ngeleng jalannya gak liat apa kalau ada calon istri pemilik rumah sakit ini lewa hah? Tanya suster itu semakin nyolot.
"Calon istri dokter Arwan gimana? Dokter Arwan kan udah punya bini, mana bininya cantik lagi. kata perawat yang lain sambil kusak-kusuk di belakang meja resepsionis.
"Kamu cepat bersihin lantai dan lap sepatu saya yang kena percikan kopi yang kamu tumpahkan, untung saja gak kena baju saya.
"Baik suster akan saya bersihkan, tapi Maaf suster ini bukan semata-mata kesalahan saya sendiri, suster yang jalannya ngeleng sambil main HP, office boy itu juga gak mau kalah mempertahankan pendapatnya, karena memang dia tidak bersalah.
"Berani ya kamu ngelawan saya, mau saya pecat? Awas aja, nanti kalau Dokter Arwan udah nikahin saya, saya pecat kamu kata suster Alexa sambil mencengkram kerah baju bagian depan OB tersebut lalu mendorongnya kasar, membuat OB tersebut jatuh terduduk di lantai.
Ada yang melihat adegan itu tapi tidak berani bertindak.
Endita dan ke dua sahabatnya dari kejauhan melihat itu lalu berlari cepat kearah kegaduhan tersebut, dia tidak ingin ada yang ditindas dan mendapat keadilan di kantor milik suaminya itu.
"Ada apa ini pak, kata Endita dan kedua sahabatnya yang berusaha membantu OB tersebut berdiri.
"Bapak gak pa pa kan tanya Endita dengan ramah, memang begitulah nyonya pemilik rumah sakit ini, Cantik, baik, sederhana dan selalu Ramah kepada siapa pun. Tapi jangan salah dibalik kelembutannya ada kekuatan dahsyat.
"Eh enggak apa apa kok Bu, kata OB tersebut yang memang sudah mengenal Endita sebagai istri dari pemilik rumah sakit tempatnya bekerja.
__ADS_1
"Kalau gitu bapak silahkan kembali kerja lagi. kata Endita masih dengan senyum khasnya yang manis banget.
"Makasih Bu, saya ambil alat pel dulu untuk bersihkan tumpahan kopi milik pak Dokter, dan nanti saya buatin lagi OB itu berkata dengan sopan.
"Gak usah pak biar nanti saya buatin, kembali Endita berkata.
Lalu OB tersebut berlalu sambil menunduk hormat.
Sedangkan suster alex yang belum pernah bertemu langsung dengan Endita masih memasang mode sombong bin juteknya.
"Kamu siapa beraninya menolong OB itu suster Alexa masih berkata dengan nada dan gaya sombongnya
Sedangkan suster lain yang bertugas di resepsionis saling berpandangan menyesalkan kebodohan suster Alexa yang berhadapan dengan nyonya Arwan.
"Oh pegawai baru kayaknya, belum tau siapa gue batin Endita.
"Gak penting siapa saya, yang perlu kamu tahu, bersikap sopan lah pada orang yang lebih tua.
Endita berkata sambil melipat kedua lengannya di depan dada, begitu juga Erina dan Riyanti yang berdiri di samping kiri dan kanan Endita.
"Kamu sendiri siapa? Kok berani sekali bikin keributan di sini? kata Endita masih melanjutkan ucapannya.
"Oh kenalkan saya suster Alexa asisten Dokter Arwan, dan perlu kamu tahu saya adalah Calon istri Dokter Arwan pemilik rumah sakit ini, kata suster Alexa dengan penuh percaya diri sambil mengulurkan tangannya.
"Mampus gak tau apa si Alexa kalau itu nyonya Arwan.. kecentilan amat. kata suster yang berdiri di belakang meja resepsionis.
Endita menyambut uluran tangan suster alexa, masih dengan wajah tersenyum "Aku Endita dan ini saudara ku Riyanti dan Erina.
"En, bilang aja kalau elu bininya dokter Arwan, neg gue liat tampangnya. Riyanti mulai panas mengepal tangannya ingin menyumbat mulut suster itu dengan bogem mentah nya. berkata pada Endita sambil berbisik.
Endita hanya menggeleng, memberi kode agar jangan membocorkan dulu.
"Suster Alexa baru ya kerja di sini? Apa Suster Alexa gak tau kalau Dokter Arwan Sudah Punya Istri? Dengan lembut tapi penuh penekanan di kata 'Sudah punya Istri'
Bersambung.
__ADS_1
Like, komen, ya biar aku semangat buat Up. makasih