
Tak terasa hari pun telah berganti. Endita sudah melahir kan tiga bayi kembar semua jagoan.
Prince Arkana Sanjaya
Prince Adnan Sanjaya
prince Akram Sanjaya
Ketiga nama jagoan Arwan Endita
Hari ini tepatnya pagi tadi, adalah syukuran Aqiqah 3 bayi kembar putra pasangan Arwan Endita
Para tamu sudah pulang, tinggal para keluarga dan sahabat yang masih di rumah Arwan, mereka akan menginap kebetulan hari ini weekend.
"Selamat En gue udah jadi mama Riri sekarang"
"Manggil nya mama Riri aja ya sayang, biar segera ketularan punya yang lucu gini juga" kata Riyanti sambil menimang salah satu si kembar.
"Tenang sayang kita usaha aja lebih giat lagi" kata Ricko sambil mengedipkan sebelah matanya sambil memandang istrinya penuh cinta.
"Insya Allah akan indah pada waktunya Jo, kalian juga baru beberapa bulan kan nikahnya, pacaran aja dulu, usaha lebih giat lagi, lu masih kuat kan Rick? atau udah....hahaha" Arwan tertawa terbahak - bahak dan menggantung ucapannya.
"Enak aja lu, gue juga masih kuat bikin adek lu tepar wlek" Sewot Ricko sambil menjulurkan lidahnya.
"Durhaka nih anak, sama kakak ipar main melet aja". Arwan berkata sambil meninju lengan Sahabatnya sekaligus suami dari adiknya.
"Idih mentang-mentang Abang sombong umur gue lebih tua dari elu" kata Ricko tak mau kalah.
"Gue tau umur lu lebih tua tapi tetap gue kakak dari bini lu dodol" Arwan juga tak mau kalah.
Yang lain hanya menyaksikan Perdebatan dua sahabat itu dengan tersenyum dan geleng-geleng kepala.
Begitulah tingkah para sahabat ini. kalau sudah ketemu, Meraka selalu berdebat tak ada yang mau kalah, tapi di balik semua perdebatan mereka, mereka sangat saling menyayangi.
__ADS_1
Tapi jika mode serius, maka Ricko tetap akan memanggil Arwan dengan sebutan Abang.
"Ken Lu kapan meresmikan hubungan lu sama Erina?"
"Jangan kelamaan menggantung status, di tikung orang baru tau rasa lu." Arwan berkata serius.
"Insya Allah Pekan depan nunggu mami papi pulang akan ke rumah Erina bang"
"Sebenarnya aku juga mau mengundang mama, ibu, Abang dan Endita serta Jojo dan kak Ricko untuk naganterin aku ke rumah Erina lamaran, belum di undang secara resmi Abang udah nodong aja, ya akhirnya udangannya gak resmi bang" Ken berkata panjang lebar
"Alhamdulillah insya Allah kami datang, sodara yang mau nikahan pasti lah kami jadi barisan pendukung garda terdepan". Kata Arwan yang di acungi jempol para sahabatnya.
"Selamat ya Er... akhirnya jodoh lu ternyata dia si tengil ini" kata Endita sambil memelukku bahagia sahabat nya.
"Tapi gue baik, ganteng, tidak sombong dan rajin menabung kan" kata Ken mulai narsisnya.
***
"Sayang aku kok bawaannya lemes pengen tiduran terus ya." Riyanti berkata pada suaminya yang baru saja masuk kamar setelah olah raga keliling kompleks perumahannya.
"Aku juga heran, biasa klu akhir pekan liburan kamu paling rajin ngajakin joging". Ricko juga heran sudah dua pekan ini, istrinya menjadi lebih manja dan selalu mengeluh lekas lelah.
"Aku mandi dulu ya, bentar"
"Gak usah mandi sini peluk"
"Tapi aku bau yank habis keringetan"
"Tapi aku pengen peluk sekarang aroma keringetnya menenangkan" kata Riyanti
"Ya udah deh demi istri ku tercinta"
Riyanti memeluk suaminya dan menikmati aroma suaminya yang membuat dirinya yang tadinya lemes kembali on. Seperti baterai yang baru di charger full
__ADS_1
"Astaghfirullah yank... aku baru ingat bulan ini aku kok belum datang bulan ya" kata Riyanti setengah berteriak.
"Ya Allah Riri bikin kaget aja"
"Beneran? oh iya ya kan bulan ini aku gas puoll terus." Kata Ricko mengingat-ingat
"Entar agak sorean kita ke dokter" kata Ricko dengan begitu bahagia yang tak terkira.
"Alhamdulillah ya Allah... semoga ada bayi kecil yang tumbuh di sini" sambil mengusap dan mencium perut istrinya penuh sayang.
"Aku kabari mama, ibu dan Abang ya" Semangat 45 Ricko hendak meraih ponselnya.
"Jangan sayang, biarkan ini jadi kejutan takutnya belum tentu kan kalau aku hamil.
Setelah periksa ke dokter ternyata Riyanti benar-benar hamil.
Berita kehamilan Riyanti menjadi kabar yang membahagiakan untuk seluruh keluarga dan juga para sahabatnya.
Satu bulan yang lalu, Erina resmi menjadi nyonya Kenzo.
Tamat.
Terimakasih.
untuk para pembaca yang sudah memberi dukungan di karya recehan ku ini.
Maaf sempat menghilang beberapa saat karena urusan dunia nyata yang padat.
maklum emak-emak
Terimakasih juga..
Untuk sahabatku masa putih abu-abu yang terbaik. kangen kalian (Er, An) kisah persahabatan ini terinspirasi dari indah nya persahabatan kita.
__ADS_1