TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)

TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)
35 Cerita Ricko


__ADS_3

Pulang dari restoran tempat pertemuan Dua keluarga antara keluarga Ricko dan keluarga gadis pilihan mami Ricko


Mami Ricko sejak di mobil tadi tidak berhenti ngomel, sebab Ricko menolak perjodohan tersebut.


Papi Ricko orangnya memang pendiam. Hanya sesekali bicara.


"Dia anaknya cantik, baik, anak orang terpandang pula, Cerdas, Lulusan luar negeri.


"Apa lagi sih yang kamu cari Hem? mami Ricko ngomel-ngomel karena anaknya menolak perjodohan yang sudah di atur oleh maminya


"Cantik.... memang dia cantik,


Kaya dan terpandang... memang dia gadis kaya dan terpandang,


Cerdas ... memang dia gadis cerdas lulusan luar negeri.


tapi menurut Ricko, dia kurang sopan mam,


Mami liat tadi kan caranya berpakaian, minim bahan mam. Aku memang b*jad, tapi aku ingin berubah jadi lebih baik, makanya aku pingin punya istri yang bisa bikin aku jadi lebih baik mami, aku gak mau jika kelak punya anak gadis berpakaian kayak perempuan yang mami jodohkan buat aku tadi.


"Mami heran sama kamu Rick, gadis bagaimana lagi yang kamu inginkan. mami Ricko semakin pusing karena Ricko terus saja menolak.


"Cukup, kalian diam. Sekarang, dengar keputusan papi Ricko, kalau kamu menolak perjodohan ini, kamu keluar dari rumah ini.


kamu boleh kembali kalau kamu sudah bisa sukses, dan bisa berubah tidak jadi anak manja yang hanya bisa hambur - hamburkan uang dan Gonta-ganti perempuan.


"Papi akan cabut semua fasilitas kamu, sekarang ambil pakaian kamu, keluar dari sini.


"Baik papi, Ricko akan buktikan kalau Ricko bisa. Berjalan meninggalkan kedua orang tuanya menuju kamarnya.


Di ruang keluarga hanya ada mami dan papi Ricko.


Sesaat sebelum sampai di lantai 2 Ricko berhenti di anak tangga paling atas, Ricko masih mendengar perdebatan orang tuanya


"Papi, papi kok tega amat sih, ngusir anak kita. mami Ricko protes.


"Biarkan dia mandiri mi, biar dia tau rasanya nyari duit itu susah. Mami liat kan anak manja itu, duitnya hanya untuk berfoya-foya sama perempuan-perempuan yang dia kencani sudah seperti ganti baju saja, Hari ini lain besok lain lagi... Papi Ricko menghela nafas berat.

__ADS_1


"Dan mami liat, rata-rata perempuan yang dikencani Ricko hanya menginginkan uangnya saja, tidak tulus.


"Biarlah Ricko 'ngegembel' dulu, semoga dia dapat jodoh yang bisa tulus sayang sama dia, dan bisa merubah Ricko jadi lebih baik. kata papi bijak.


"Tapi Pi, gimana kalau Ricko dapat gadis yang bukan dari keluarga kaya dan terpandang. Kita bisa malu dapat menantu yang tidak selevel dengan kita papi. mami masih saja protes.


"Papi gak peduli mi, walau dia bukan dari keluarga kaya, kalau dia baik dan bisa ngerubah Ricko jadi lebih baik, papa setuju.


"Sebenarnya papi sependapat dengan Ricko, papi kurang setuju dengan perempuan yang mami pilihkan untuk Ricko. Tapi papi ikut mami saja, siapa tau setelah menikah dan punya istri Ricko berubah. Tapi ternyata Ricko tidak setuju.


"Biarlah mami, kita kasih pelajaran buat anak manja itu bagaimana susahnya hidup, biar dia belajar. Papi Ricko masih berusaha meyakinkan istrinya


"Tapi apa papi tega, mencabut semua fasilitas yang Ricko punya, dia tidak terbiasa hidup susah Pi.. mami masih tidak tega jika papi benar-benar mencabut semua fasilitas yang Ricko miliki.


"Papi akan kasih modal dia 20 juta untuk dia buka usaha, kalau dia tekun dan tidak berfoya-foya, maka Ricko akan sukses.


"Ha apa?? Papi hanya ngasih 20 juta, itu juga gak Cukup buat jajan Ricko sehari Pi, biasanya Ricko habiskan uang ratusan juta Pi mami Shok suaminya hanya akan ngasih uang 20 juta.


"Mami ini gimana sih, katanya mau merubah anak manja itu jadi lebih baik, masih saja mau ngasih fasilitas, itu dulu, Ricko bisa ngabisin uang ratusan juta setiap hari, SEKARANG TIDAK ITU K PUTUSAN PAPI 20 JUTA UNTUK MODAL RICKO DAN RICKO HARUS KELUAR DARI RUMAH INI !!!


Setelah selesai mendengar perdebatan kedua orang tuanya, Ricko kembali melangkahkan kakinya dengan gontai menuju kamarnya.


"Uang 20 juta, gimana caranya aku bisa hidup...


mau usaha apa dengan uang segitu. arkh.. Ricko mengacak rambutnya frustasi.


Setelah selesai mengemas bajunya dan beberapa barang kesayangannya, Ricko turun menemui kedua orangtuanya dan pamit.


"Mami, Papi, Ricko pamit, maafkan kalau Ricko selama ini sellau bikin mami dan papi kecewa.


"Ricko janji akan berubah. kata Ricko yang duduk di sebelah maminya.


"Baiklah Rick, ini papi kasih kamu buat modal dan biaya hidup, kalau kamu tepat menggunakan uang ini, papi yakin kamu bisa sukses.


"Mami papi, Ricko pamit. Sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya.


"Tapi kamu mau kemana Rick mami masih belum tega melepas anak nya.

__ADS_1


"Mami tenang aja, aku baik-baik saja mami.


"Ricko pergi dulu. dengan membawa sebuah tas ricko pergi meninggalkan orang tuanya.


"Rick tunggu, kata papi mencegah Ricko pergi.


Mami tersenyum berharap suaminya berubah pikiran.


"Ini, sambil melemparkannya kunci motor matic yang biasa di pakai ART jika ada keperluan disekitar kompleks perumahan.


"Terimakasih papi, kata Ricko tersenyum,


"Lumayan lah dari pada jalan kaki batinnya.


Malam itu Ricko mulai menyusuri jalan ibu kota, sebenarnya dia akan melajukan motor matic nya kerumah Arwan sahabatnya tapi dia urungkan,


"Aku harus bisa, akan ku buktikan pada mami dan papi bahwa aku akan sukses. Telat ku bulat, harus bisa berubah.


Ricko melajukan motornya membelah malam mencari kos-kosan murah yang bisa dia tempati.


Setelah mendapatkan kos-kosan yang murah tapi bersih, Ricko lalu beristirahat merebahkan tubuhnya di atas kasur lantai tipis.


Di kamar kosnya itu hanya ada 1 buah lemari pelastik, 1 buah meja kursi, cermin kecil, tak ada kamar mandi di kamarnya, kamar mandi umum yang di pakai bersama, hanya itu.


Bahkan luas kamar kosnya hanya ukuran 2x3 saja, jauh beda dari kamar mewahnya yang sangat luas.


Bukan hanya sebagai kamar, tapi di situ juga digunakan sebagai dapur.


Ricko bingung apa yang harus dilakukannya esok hari. Ricko memikirkan akan membuat warung kopi dan menjual aneka jus, Ricko punya keahlian meracik kopi dan jus yang sangat nikmat.


Sisa uangnya sudah ricko bayarkan kamar kos 6 bulan ke depan, karena itulah aturannya harus membayar minimal 6 bulan.


"Masih ada uang bisa aku gunakan untuk membeli bahan-bahan secukupnya dulu. Semangat Ricko kamu pasti bisa.... sambil mengepalkan tangannya meninju ke udara, memberi semangat pada dirinya.


Bersambung....


Maaf pembaca yang baik, di episode "KEGALAUAN RICKO" Ada sedikit revisi, untuk mencocokkan dengan alur yang ada di episode ini. Kalau penasaran bisa kembali ke BAB tersebut. terimakasih

__ADS_1


__ADS_2